Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Daerah » Mencari Pemimpin Memahami Arti Kalwedo

Mencari Pemimpin Memahami Arti Kalwedo

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tulisan dengan thema besar ini pernah saya bicarakan dengan beberapa rekan yang telah duduk sebagai wakil rakyat di Maluku Barat Daya. Bahwasanya, Bumi Kalwedo ini harus dibangun dengan vondasi utamanya adalah Kultur dan Budaya yang dilihat hari ini dalam bentuk simbol Kalwedo itu. Mengapa, karena sebelum negara ini hadir, leluhur kita membangun peradaban itu hanya dengan mengandalkan kehidupan berbudaya tidak dengan lainnya. Simbol besar kita Pancasila saja hadir setelah tatanan ini sudah dibentuk para leluhur. Karena itu, jika pemimpin salah memahami arti kalwedo itu dalam ruang kebijakan politik, sama artinya memperuncing/memperbesar sentimen kelompok dan lainnya.

Kita harus belajar dari Provinsi Papua Barat atau Papua yang mampu melakukan terobosan politik menghadirkan satu lembaga yang namanya Majelis Rakyat Papua (MRP). Lembaga ini adalah representasi kultural orang Papua yang mampu menjaga dan melindungi tatanan kehidupan orang disana. Hal ini saya bicarakan bukan karena mereka memiliki otonomi khusus kemudian lembaga itu hadir, tetapi niat dan pikiran mereka untuk menjaga kekuatan kultural itu ada dan mereka lakukan itu. Mengapa Maluku Barat Daya tidak bisa lakukan itu? Apakah daerah kita harus memiliki otonomi khusus baru hal itu terwujud? Tentu tidak. Semua ini sangat tergantung bagaimana pemimpin itu sendiri. Bagi saya sangat mungkin itu dilakukan.

Oleh. Freni Lutruntuhluy, S.Pd*)

Saya secara pribadi belum melihat para elit dan politisi kita berbicara kearah sana. Mereka masih terpola dengan model/gaya berpolitik yang biasanya, alias mempesona dimana-mana yang mengatur kekuatan “balas dendam” dan kemudian mendapat keuntungan. Model ini menurutku hanya akan mebuahkan generasi yang ikut mengikis atau bahkan merusak peradaban kultural Maluku Barat Daya.

Dipertengahan hingga akhir tahun 2020 ini kita pasti lebih sering disuguhkan dengan berita-berita menarik soal politik itu, karena tepat pada agenda pergantian kepala daerah. Banyak elit politik dan pegiatnya ikut bertebaran dan menebar pesona bahkan berpotensi banyak hal masuk ke ranah hukum jika akhirnya ada yang memilih lajur itu, apakah model ini yang kita inginkan? Tentu tidak.

Saya mengambil thema besar bagaimana kita mampu mendesain makro pembangunan dengan dasar simbol daerah kita Kalwedo itu. Artinya visi dan misi pemimpin kita bisa mengukur sampai dimana kadar Kalwedo itu dalam arah dan kebijakan pembangunan lima tahun mendatang. Maksudnya agar dikemudian hari, kita jangan selalu menggunakan alasan Kalwedo itu hanya untuk menutupi aib yang sudah terjadi. Kalwedo, harusnya bukan sekedar simbol, slogan atau kata/ucapan yang mempersatukan, tetapi harus bisa menyelesaikan masalah pada jalur kulturalnya. Kira-kira pendapat saya begitu.

Pada hari ini, saya juga mengatakan luar biasa kepada generasi milenial kita yang begitu cepat mereka menanggapi apa yang terjadi di jagat maya. Begitulah kira-kira dunia sekarang mengalami pergeseran zaman dengan pendekatan teknologinya. mereka tidak sulit untuk bertemu dan bertatap muka, tetapi sangat rumit menjelaskan alasan dan tujuan apa harus bersama. Mereka masih lupa bahwa komunikasi jalur maya terlalu bersifat konkrit dan tidak tuntas. Tetapi apa yang terjadi di maya kita ikut sadari ternyata memiliki daya dorong yang kuat dan mampu mempengaruhi psikologi komunikasi politik. Yang menjadi persoalan adalah generasi milenial masih sulit memisahkan antara ruang praktis politik dan ruang idealisme. Semoga ini tidak melunturkan kultur dan budaya Kalwedo kita meski berbeda politik.

Kembali pada thema besar kita soal Mencari Pemimpin Memahami Arti Kalwedo. Kita sangat berharap kepada rakyat, semoga dengan proses politik yang ada, rakyat lebih cerdas, dewasa dan berani mengambil sikap untuk satu kebaikan bagi generasi berikutnya.

Sekilas mengingatkan kita anak-anak yang dibesarkan oleh adat. Dalam sejarah hidup saya, almarhum opa saya Romelus Alerbitu sewaktu masih hidup, dalam banyak pertemuan Ia selalu menjadi orang pertama disuguhkan satu sloki Sopi, Ia kemudian bertutur dalam bahasa adatnya. Setelah selesai, sopi itu kemudian tiba-tiba saja diambil oleh salah satu anak yang berada di sampingnya dan langsung diminum. Pulang dari tempat itu saya kemudian bertanya kepada almarhum, “Apa maksud anak itu mengambil sopi itu dari tangan Opa dan ia menum tadi? Opa kemudian menjawab, “anak itu memahami dan ingin melanjutkan apa yang opa sudah lakukan suatu saat nanti”. Pemahaman ini memiliki arti yang begitu dalam bahwa sebagai orang yang di besarkan dari adat, menjadi satu kewajiban untuk menjaga dan merawat adat itu sendiri.

Kalwedo!

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upaya Germas, MBD Laksanakan Gerakan Posyandu Aktif dan Cegah Stunting

    Upaya Germas, MBD Laksanakan Gerakan Posyandu Aktif dan Cegah Stunting

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggelar Upaya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat melalui Pelaksanaan Gerakan Posyandu Aktif dan Pelaksanaan Gerakan Cegah Stunting. Bertempat di aula gedung serbaguna Tiakur, Rabu (02/07/2025). Ketua PKK Kabupaten MBD juga Ketua Tim Pembina Posyandu dan Ina Parenting, Rely Noach saat membuka kegiatan ini […]

  • Perumdam Ambil Langkah Atasi Kesenjangan Suplai Air

    Perumdam Ambil Langkah Atasi Kesenjangan Suplai Air

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kalwedo Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menghadapi kesenjangan suplai air akibat distribusi yang tidak konstan. Terjadi perbedaaan kapasitas pompa pada unit produksi Werwaru dan unit distribusi Kaiwatu. Langkah yang diambil yakni memesan pompa baru disertai pergantian travo menjadi solusi yang tepat. Hal ini disampaikan Direktur […]

  • Pemda MBD Bantah Batalkan Keberangkatan KM. Cantika Lestari 99

    Pemda MBD Bantah Batalkan Keberangkatan KM. Cantika Lestari 99

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Keberangkatan Kapal Motor (KM) Cantika Lestari 99, yang direncanakan berangkat pada senin (03/08). Dari Ambon menuju wilayah Maluku Barat Daya (MBD), tidak dibatalkan oleh pemerintah daerah tetapi oleh pihak operator kapal. Sebuah kewajiban untuk mengirim daftar nama penumpang kepada Gugus Tugas (Gustu) percepatan penanganan Covid-19 kabupaten MBD paling lambat 24 jam sebelum […]

  • BKP-BTR Dukung Generasi Muda Kisar Melalui PKL

    BKP-BTR Dukung Generasi Muda Kisar Melalui PKL

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    WETAR, EXPO MBD Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal, Tambang Tembaga Wetar melalui Departemen Learning & Development (L&D) menyelenggarakan program Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi siswa SMK Pertambangan Reiyotto, Kisar. General Manager Operation BKP-BTR, Jimmy Bob Suroto, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan pengalaman kerja nyata sekaligus membekali siswa dengan […]

  • Dishub MBD Tetapkan 4 Trayek Angkutan Dalam Kota Tiakur

    Dishub MBD Tetapkan 4 Trayek Angkutan Dalam Kota Tiakur

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) telah membahas bersama pemerintah daerah dan mendapat persetujuan tentang penetapan jalur lintasan dalam kota. Ditindaklanjuti dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Nomor : 55.22/273 tahun 2020 tentang penetapan jalur lintasan umum perkotaan dan pedesaan dalam trayek tetap di pulau Moa, yakni Ada 4 trayek angkutan […]

  • Dinkes MBD Gelar “Going To Healthy Campus 2024”

    Dinkes MBD Gelar “Going To Healthy Campus 2024”

    • calendar_month Kamis, 9 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Menjelang peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 Tahun 2023 pada tanggal 12 Nopember 2023, Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggelar kegiatan Pengendalian Penyakit Prioritas serta Kebugaran Jasmani “Going To Healthy Campus 2024”. Kegiatan ini berlangsung di Kampus Program Study di Luar Domisili (PSDKU) Universitas Pattimura Kabupaten MBD, Kamis (09/11/2023). Dalam […]

expand_less