Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mencari Pemimpin Memahami Arti Kalwedo

Mencari Pemimpin Memahami Arti Kalwedo

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
  • visibility 113
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tulisan dengan thema besar ini pernah saya bicarakan dengan beberapa rekan yang telah duduk sebagai wakil rakyat di Maluku Barat Daya. Bahwasanya, Bumi Kalwedo ini harus dibangun dengan vondasi utamanya adalah Kultur dan Budaya yang dilihat hari ini dalam bentuk simbol Kalwedo itu. Mengapa, karena sebelum negara ini hadir, leluhur kita membangun peradaban itu hanya dengan mengandalkan kehidupan berbudaya tidak dengan lainnya. Simbol besar kita Pancasila saja hadir setelah tatanan ini sudah dibentuk para leluhur. Karena itu, jika pemimpin salah memahami arti kalwedo itu dalam ruang kebijakan politik, sama artinya memperuncing/memperbesar sentimen kelompok dan lainnya.

Kita harus belajar dari Provinsi Papua Barat atau Papua yang mampu melakukan terobosan politik menghadirkan satu lembaga yang namanya Majelis Rakyat Papua (MRP). Lembaga ini adalah representasi kultural orang Papua yang mampu menjaga dan melindungi tatanan kehidupan orang disana. Hal ini saya bicarakan bukan karena mereka memiliki otonomi khusus kemudian lembaga itu hadir, tetapi niat dan pikiran mereka untuk menjaga kekuatan kultural itu ada dan mereka lakukan itu. Mengapa Maluku Barat Daya tidak bisa lakukan itu? Apakah daerah kita harus memiliki otonomi khusus baru hal itu terwujud? Tentu tidak. Semua ini sangat tergantung bagaimana pemimpin itu sendiri. Bagi saya sangat mungkin itu dilakukan.

Oleh. Freni Lutruntuhluy, S.Pd*)

Saya secara pribadi belum melihat para elit dan politisi kita berbicara kearah sana. Mereka masih terpola dengan model/gaya berpolitik yang biasanya, alias mempesona dimana-mana yang mengatur kekuatan “balas dendam” dan kemudian mendapat keuntungan. Model ini menurutku hanya akan mebuahkan generasi yang ikut mengikis atau bahkan merusak peradaban kultural Maluku Barat Daya.

Dipertengahan hingga akhir tahun 2020 ini kita pasti lebih sering disuguhkan dengan berita-berita menarik soal politik itu, karena tepat pada agenda pergantian kepala daerah. Banyak elit politik dan pegiatnya ikut bertebaran dan menebar pesona bahkan berpotensi banyak hal masuk ke ranah hukum jika akhirnya ada yang memilih lajur itu, apakah model ini yang kita inginkan? Tentu tidak.

Saya mengambil thema besar bagaimana kita mampu mendesain makro pembangunan dengan dasar simbol daerah kita Kalwedo itu. Artinya visi dan misi pemimpin kita bisa mengukur sampai dimana kadar Kalwedo itu dalam arah dan kebijakan pembangunan lima tahun mendatang. Maksudnya agar dikemudian hari, kita jangan selalu menggunakan alasan Kalwedo itu hanya untuk menutupi aib yang sudah terjadi. Kalwedo, harusnya bukan sekedar simbol, slogan atau kata/ucapan yang mempersatukan, tetapi harus bisa menyelesaikan masalah pada jalur kulturalnya. Kira-kira pendapat saya begitu.

Pada hari ini, saya juga mengatakan luar biasa kepada generasi milenial kita yang begitu cepat mereka menanggapi apa yang terjadi di jagat maya. Begitulah kira-kira dunia sekarang mengalami pergeseran zaman dengan pendekatan teknologinya. mereka tidak sulit untuk bertemu dan bertatap muka, tetapi sangat rumit menjelaskan alasan dan tujuan apa harus bersama. Mereka masih lupa bahwa komunikasi jalur maya terlalu bersifat konkrit dan tidak tuntas. Tetapi apa yang terjadi di maya kita ikut sadari ternyata memiliki daya dorong yang kuat dan mampu mempengaruhi psikologi komunikasi politik. Yang menjadi persoalan adalah generasi milenial masih sulit memisahkan antara ruang praktis politik dan ruang idealisme. Semoga ini tidak melunturkan kultur dan budaya Kalwedo kita meski berbeda politik.

Kembali pada thema besar kita soal Mencari Pemimpin Memahami Arti Kalwedo. Kita sangat berharap kepada rakyat, semoga dengan proses politik yang ada, rakyat lebih cerdas, dewasa dan berani mengambil sikap untuk satu kebaikan bagi generasi berikutnya.

Sekilas mengingatkan kita anak-anak yang dibesarkan oleh adat. Dalam sejarah hidup saya, almarhum opa saya Romelus Alerbitu sewaktu masih hidup, dalam banyak pertemuan Ia selalu menjadi orang pertama disuguhkan satu sloki Sopi, Ia kemudian bertutur dalam bahasa adatnya. Setelah selesai, sopi itu kemudian tiba-tiba saja diambil oleh salah satu anak yang berada di sampingnya dan langsung diminum. Pulang dari tempat itu saya kemudian bertanya kepada almarhum, “Apa maksud anak itu mengambil sopi itu dari tangan Opa dan ia menum tadi? Opa kemudian menjawab, “anak itu memahami dan ingin melanjutkan apa yang opa sudah lakukan suatu saat nanti”. Pemahaman ini memiliki arti yang begitu dalam bahwa sebagai orang yang di besarkan dari adat, menjadi satu kewajiban untuk menjaga dan merawat adat itu sendiri.

Kalwedo!

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Maluku-Malut Berkontribusi Bagi Pembangunan MBD

    Bank Maluku-Malut Berkontribusi Bagi Pembangunan MBD

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Ternate, EXPO MBD Bank Pembangunan Daerah Maluku-Maluku Utara (Malut) ikut memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Peran strategisnya dalam mendorong pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di bumi bertajuk Kalwedo ini, melalui pembiayaan yang berkelanjutan dan akses layanan keuangan yang baik. Hal ini disampaikan Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach saat menghadiri […]

  • Pembangunan Jalan Masuk Air Werwaru Jadi Catatan

    Pembangunan Jalan Masuk Air Werwaru Jadi Catatan

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pada perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) tahun 2022, pemerintah daerah tidak lagi membuka jalan baru. Tetapi karena air bersih bagi masyarakat adalah kebutuhan mendasar, maka pembangunan jalan masuk unit produksi air Werwaru menjadi catatan Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) MBD. Hal ini disampaikan […]

  • Sidang Ke-20 Jemaat GPM Wakarlely Sukses Terselenggara

    Sidang Ke-20 Jemaat GPM Wakarlely Sukses Terselenggara

    • calendar_month Minggu, 4 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Wakarlely, EXPO MBD Waktu tidak akan berhenti, maka komitmen anak-anak Negeri Ilwiaru Watumera untuk terus berkarya jadi bagian pada semaraknya tampilan Tarian, Pujian, Bunyi Tifa dan Tahuri sebagai kearifan budaya yang mencirikan kekayaan spiritual iman, tanda sukses terselenggaranya sidang ke-20 Jemaat GPM Wakarlely, Klasis Lemola bertempat di gedung Gereja Raapsari, Minggu (04/02/2024). Ketua Klasis Lemola, […]

  • Dinas Perikanan Gandeng TP PKK MBD Gelar Lomba Masak Serba Ikan

    Dinas Perikanan Gandeng TP PKK MBD Gelar Lomba Masak Serba Ikan

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Dinas Perikanan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten MBD menggelar lomba masak serba ikan (LMSI). Dilombakan dalam 3 kategori menu yakni Non live untuk menu kudapan dan menu Balita, sedangkan live untuk menu keluarga dengan durasi waktu 90 menit.  Bertempat di gedung serbaguna Tiakur, Rabu (12/06/2024). Ketua […]

  • Dugaan Tindak Pidana Korupsi MBD Masuk Tahap II

    Dugaan Tindak Pidana Korupsi MBD Masuk Tahap II

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Maluku Barat Daya (MBD) telah melakukan pelimpahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) terhadap tersangka SOL mantan bendahara secretariat DPRD Kabupaten MBD dan JE mantan Kepala Desa Tutuwawang, kecamatan Babar Timur, kabupaten MBD. Penyerahan ini dipimpin oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari MBD, Dwi Kustanto di […]

  • Karyawan BKP-BTR Terima Vaksin Booster

    Karyawan BKP-BTR Terima Vaksin Booster

    • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Lurang, EXPO MBD Batutua Kharisma Permai dan Batutua Tembaga Raya (BKP-BTR) mulai berusaha menangkal Omicron, varian baru COVID-19 yang memiliki daya penyebaran jauh lebih cepat daripada varian sebelumnya. Perusahaan penambang dan pengolah tembaga tersebut menyelenggarakan vaksinasi ketiga COVID-19 atau booster untuk lebih dari 1.600 karyawannya. Vaksinasi ketiga tersebut akan berlangsung selama satu bulan, sejak pertengahan […]

expand_less