Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Daerah » Embung Moa Dibangun Senilai Rp. 22 Miliar Lebih

Embung Moa Dibangun Senilai Rp. 22 Miliar Lebih

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
  • visibility 124
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Moa, EXPO MBD

Pemerintah Pusat kembali membangun Embung Moa di bawah kaki gunung kerbau, kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara senilai Rp. 22.531.924.015,21. Waktu pelaksaaan 240 hari kalender dengan tanggal kontrak sejak 3 Januari 2024 dalam 1 tahap pekerjaan.

Site Manager PT Sabar Jaya Karyatama, Ahadiar Galih Herlambang, ST, ketika dijumpai wartawan, Kamis (27/6/24) mengatakan Embung Moa adalah embung konservasi langsung by dekrit Presiden, Dimana secara teknis kapasitas tampungannya adalah 400.000 kubik/per liter. strukturnya dilengkapi dengan kolam genangan ada main dam (tubuh embung ), spillway, rumah jaga, reservoir dan kubangan kerbau.

Pembangunan Embung Moa merupakan proyek staretis nasional oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air SM/T pemanfaatan jaringan air Provinsi Maluku. Dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja  Negara (APBN) tahun 2024. PT Sabar Jaya Karyatama, selaku Eksekutor pelaksana pembangunan Embung Moa. Telah mengejerkan kurang lebih 62 persen pembangunan.

Galih menjelaskan,  embung ini fungsionalnya adalah untuk menjaga kelangsungan hidup ternak untuk masyarakat . Dimana diketahui dulu ternak kerbau mati hingga ratusan ekor, sehingga dengan adanya embung tersebut maka ternak ada yang dapat bertahan hidup lebih lama dan berkembangbiak lebih banyak.  Agar dapat menghidupkan daerah setempat dari sektor peternakanan, juga embung diharapkan dapat menghidupkan lahan sekitar yang mati akibat kekeringan.

Lanjutnya, adapaun pemilihan lokasi saat ini sebagai lahan pembangunan embung. Karena memang diapit dua gunung , tepat di kaki gunung kerbau dengan debit intensitas tada hujan yang luar biasa. Kemudian fungsionalnya juga akan menampung dari air-air hujan yang dari gunung, agar dapat mengatasi musim kemarau, Dimana air tersebut  nantinya akan langsung dialirkan ke reservoir.

Galih menambahkan,  pada reservoir nanti akan ada dua filterisasi. Jadi fungsi filter tersebut, agar air dapat langsung diminum oleh kerbau sehingga disediakan kubangan kerbau. Bahkan air tersebut dapat dikonsumsi oleh gembalanya.

“jadi air yang dihasilkan embung nantinya dapat diminum langsung oleh manusia sekaligus dapat mengakomodir kebutuhan kerbau. Dimana kita tahu bahwa, kerbau membuthkan 40 liter per hari untuk minum. Selain itu untuk kubangan yang dibangun, memiliki kapasitas tampung minimal 2000 ekor,” terangnya.

Ia mengatakan, selain pemenuhan kebutuhan ternak. Tujuan kedua pembangunan Embung Moa adalah destinasi wisata.Dimana pembangunan seluruh infrastruktur embung, full dengan estetika arsitektur yang memang di desain sedemikian rupa untuk bisa jadi percontohan nasional dan daya tarik dari desa setempat.

Terkait dengan struktur Embung Moa lanjutnya, didesain sebagai penahan tebing tepat di kolam genangan. Ada talud di sisi kanan kiri kolam untuk antisipasi longsor, kemudian ada grosil di hulu. Tujuannya untuk mereda sedimen-sedimen tanah yang terbawa oleh aliran air, jadi yang ditampung airnya itu sudah air bersih yang sebelumnya tergenang atau terkumpul kemudian di filter kembali lewat reservoir.

“Adapun infrastruktur lain yang dibangun yakni, rumah jaga yang didesain secantik mungkin , karena di situ akan menjadi simbol dari MBD. Nanti akan ada taman dengan vegetasi, kemudian ada bangunan sarana prasarana untuk toilet , paving block untuk ruang parkir, ruang publik dan kemudian di sekitar genangan akan kita pasangkan Handraill,” paparnya.

Fungsi henril tersebut katanya, sebagai batas pada aksesjalan bagi masyarakat di sekitar kolam genangan. Dimana jalannya akan dibuat dengan beton tebal 20 cm, agar masyarakat dapat mengintari kolam genangan.

Dalam pelaksanaan proyek ungkapnya, pihak Perusahaan selalu berkoordinasi dengan pemerintah-perintah desa sekitar, baik Desa klis maupun Desa Touwawan. Agar dapat menerima aspisari masyarakat  terkait pemanfaatan Embung Moa untuk disampaikan ke pemerintah daerah.

“sejauh ini kami telah berprogres sebesar 62 persen, mayornya adalah pekerjaan tanah dan tanahnya pun posisinya juga kami menggunakan tanah-tanah pilihan yang memang uji laboratoriumnya sudah keluar teruji melalui UKI maupun Poltek Ambon,” jelasnya.

Selain itu kata Galih, ada juga penggunaan rumput sintetik untuk memperindah dan mempercantik. Fungsinya juga untuk mendistribusikan air, bilamana skala air pada kolam genangan terjadi kelebihan  maka air dapat langsung menuju ke reservoir dan untuk pemanfaatan tahap duanya, jadi dibekali main dam dan sub dam.

Jelasnya, proges 62 persen tersbeut majoritinya pekerjaan tanah, sisanya adalah pekerjaan arsitektur. Direncanakan proyek tersebut dapat selesai pada akhir Agustus. Karena dalam pelkasanaan proyek perusahaan membrdayakan sekitar 82 persen masyarakat lokal.

“Selain pembangunan infrastruktur, Perusahaan kami juga memiliki program pembelajaran kepada rekan-rekan pekerja. Harapannya adalah dari masyarakat yang tadinya belum tahu konstruksi, dari hanya di level pekerja kemudian bisa naik ke level mandor atau ke level tukang, karena memang dibekali ilmu seperti itu. Untuk massyarakat non lokal sendiri hanya sekitar 9 sampai 10 persen, yang bertugas untuk  memberikan pelatihan terkait konstruksi embung, bendungan dan lain sebagainya,” ucap Galih.

Pengawasan terhadap proyek Embung Moa lanjutnya, supervisi engineering ada di CV Srikandi yang sangat intens mengawasi pelaksanaan proyek. “Kita berharap, proyek ini bisa tepat guna, tepat mutu, tepat waktu dan tepat estetikanya,” harapnya. (Tim)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Debat Kanditat di Ambon Merupakan Keputusan Bersama

    Debat Kanditat di Ambon Merupakan Keputusan Bersama

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pelaksanaan debat kandidat pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) pertama di kota Ambon tanggal 24 oktober 2020 di studio TVRI. Merupakan keputusan bersama Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) MBD, bersama tim penghubung paslon nomor urut 1, 2 dan 3. Dengan berita acara Nomor : 57/BA/8108/KPU-Kab/X/2020, tertanggal […]

  • BKPSDM Gelar Seleksi Kompetensi, Ujian Dinas dan Sosialisasi SKP

    BKPSDM Gelar Seleksi Kompetensi, Ujian Dinas dan Sosialisasi SKP

    • calendar_month Selasa, 10 Mei 2022
    • account_circle admin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) bekerjasama dengan Kantor Regional (Kanreg) IV Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Makasar menggelar kegiatan Seleksi Kompetensi Manajerial dan Sosio Kultural, Ujian Dinas dan Sosialisasi Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) berlangsung sejak tanggal 10 Mei hingga 16 Mei 2022. Hal ini disampaikan Kepala […]

  • Pemda Gelar Seminar Akhir Sejarah Kabupaten MBD

    Pemda Gelar Seminar Akhir Sejarah Kabupaten MBD

    • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
    • account_circle admin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pemerintah kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) kembali menggelar seminar akhir sejarah terbentuknya kabupaten MBD. Setiap daerah berhak memiliki sejarahnya, tetapi belum tentu sejarah itu tertulis secara baku. Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach, ST berkenan membuka kegiatan tersebut, bertempat di gedung serbaguna Tiakur, Senin (22/11). Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach, ST dalam sambutannya […]

  • Jepang Bangun Pelabuhan Perikanan dan Pasar Ikan Tiakur Tahun Ini

    Jepang Bangun Pelabuhan Perikanan dan Pasar Ikan Tiakur Tahun Ini

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2020
    • account_circle admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), telah menandatangani kerjasama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). Untuk mengembangkan enam pulau terluar di Indonesia, salah satunya pulau Moa yakni Tiakur dalam bidang perikanan pada tahun ini (2020 Red).  Dengan membangun pelabuhan perikanan, pasar ikan dan fasilitas penunjang, diharapkan akan ada peningkatan pendapatan dan kualitas. Hal […]

  • JJK, AG, ST Bertanggungjawab Atas Kasus Pabrik Es MBD

    JJK, AG, ST Bertanggungjawab Atas Kasus Pabrik Es MBD

    • calendar_month Kamis, 29 Jul 2021
    • account_circle admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Dalam Laporan Audit Perhitungan Kerugian Negara atas Audit Perhitungan Keuangan Negara terhadap Pembangunan Pekerjaan Pabrik Es Berskala Kecil Tenaga Surya , di desa Moain kecamatan Moa dan desa Nuwewang kecamatan Letti kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Ada Kerugian Negara sebesar Rp. 1,751 Miliar. Pihak yang paling bertanggungjawab atas pekerjaan tersebut dengan inisial […]

  • Koko Akse Suarakan Aspirasi Rakyat di Kementerian Perhubungan

    Koko Akse Suarakan Aspirasi Rakyat di Kementerian Perhubungan

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pada Februari 2025 lalu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) Winnetoe Akse yang disapa Koko Akse bersama Komisi III DPRD Kabupaten MBD, menyuarakan aspirasi rakyat di Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Laut dan Udara. Hal ini disampaikan Koko Akse kepada media ini, diruang kerja Komisi […]

expand_less