Koko Akse Minta Distribusi BBM Pengecer Dibatasi
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 89
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tiakur, EXPO MBD
Anggota DPRD Kabupaten Maluku Barat Daya, Winnetou Akse atau yang akrab disapa Koko Akse kepada media ini saat On The Spot bersama Komisi III DPRD Kabupaten MBD, Senin (29/06/2026) meminta agar distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dari SPBU Sumber Mas dan SPBU Tribers kepada pengecer Pom Mini dibatasi.
Menurut Koko Akse, langkah tersebut diperlukan agar ketersediaan BBM lebih diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara langsung, sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.
Ia menilai, apabila distribusi kepada pengecer tidak dikendalikan, maka harga BBM di tingkat masyarakat akan terus mengalami perbedaan yang cukup tinggi. Saat ini, harga BBM di sejumlah pengecer maupun pom mini berkisar antara Rp18.000 hingga Rp20.000 per liter, jauh di atas harga yang diharapkan.
Koko Akse berharap melalui pembatasan distribusi kepada pengecer, masyarakat dapat memperoleh BBM dengan harga yang lebih terjangkau dan seragam, yakni sebesar Rp16.650 per liter.
Ia juga mengajak pihak pengelola SPBU Sumber Mas dan SPBU Tribers untuk bersama-sama mendukung kebijakan distribusi yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, sehingga kebutuhan BBM di Kabupaten Maluku Barat Daya dapat terpenuhi secara merata dan harga tetap terkendali.
Menurutnya, pengawasan distribusi BBM perlu diperkuat agar tidak terjadi penyaluran yang berlebihan kepada pengecer, sehingga pasokan bagi masyarakat umum tetap tersedia dan tujuan mewujudkan satu harga dapat tercapai. (exp01)
- Penulis: admin








Saat ini belum ada komentar