Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Sanus 87 Tenggelamkan Satu Jolor Luang Timur

Sanus 87 Tenggelamkan Satu Jolor Luang Timur

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
  • visibility 69
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Luang Timur, EXPO MBD

Akibat olah gerak yang dilakukan oleh Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara (Sanus) 87 sehingga satu unit perahu motor berukuran kecil (Jolor) tenggelam. Tapi naas pemilik tak lagi memilikinya, hilang tertelan laut. Jolor tersebut milik seorang warga Desa Luang Timur, Kecamatan Mdona Hyera. Yang saat tenggelam, dinahkodai oleh Davidko A. Mosse, hendak menjemput barangnya di kapal tersebut.

Kejadianya terjadi pada Sabtu (8/7). Saat itu, KM Sanus 87 bertolak dari pelabuhan Mahleta, pulau Sermata dan berlabuh di pulau Luang. Lantaran cuaca yang kurang bersahabat, kapal tersebut tak bisa berlabuh dengan baik, setelah beberapa kali berusaha menambatkan pada sebuah tambatan yang biasa digunakan untuk berlabuh.

Dari kondisi tersebut, KM Sanus 87, akhirnya dihempas dan hanyut begitu saja. Sauhnya pun tak dilabuhkan. Sehingga dengan begitu sangat terbatas, seluruh penumpang harus bertarung nyawa untuk turun dan naik. Mulai dari penumpang anak-anak hingga yang sudah tua, beradu cepat dengan gulungan ombak yang datang silih berganti.

Karena memang tak ada pilihan lain selain harus menaklukan rasa takut untuk mengakses dua tangga dari lambung kiri dan kanan KM Sanus 87.

“Kami merasa sangat prihatin dengan kondisi ini. Kasihan penumpang dari pulau Luang harus ikut kapal sampai di tengah laut,” kesal, salah satu tokoh pemuda dari Luang Timur kepada EXPO MBD, Yansen Minuk, Sabtu (8/7).

Menurutnya, saat tiba di pelabuhan Luang, KM. Sanus 87, sudah terlambat dari jadwalnya. Yang disebutnya, dijadwalkan tiba pada pukul 06.30 WIT, di pelabuhan Luang. Sayangnya, setelah terlambat, kapal tersebut dikesal tak berusaha untuk berlabuh dengan baik. Hanya sekali mencoba berlabuh, setelah itu, dibiarkan hanyut dan menjauh di tengah laut.

“Hanya satu kali katong lihat, kalau kapal ada coba berlabuh dengan cara mengikat tali, bukan buang jangkar. Tapi karena talinya putus atau terlepas, akhirnya kapal semakin jauh dari pelabuhan, makanya jolor-jolor yang bawa penumpang dan mau ambil barang, harus ikut kapal ke tengah laut,” kata Yansen.

Dari keadaan itulah, Yansen pun kembali meluapkan keprihatinanya. Sebab, kondisi itulah yang diduga mengakibatkan tenggelamnya sebuah jolor dari Desa Luang Timur. Bahwa, semakin kapal menjauh dari pelabuhan, semakin pula mendapat gelombang besar. Ditambah arus yang dipengaruhi pasang surut air laut. Ditaklukan walau harus menelan korban material.

“Tapi mau bilang apa lai, dari pada menunggu kapal yang belum pasti kembali lagi di pelabuhan, maka jolor-jolor terpaksa harus ikut. Dan sangat kasihan sekali lihat para penumpang yang harus lawan rasa takut untuk turun dan naik. Apalagi pemilik jolor yang jadi korban, karena tenggelam dan hilang. Beruntung tak sampai ada korban jiwa,” ungkapnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun oleh EXPO MBD, beberapa pihak pun tak menampik kejadian tersebut. Mereka ikut menyatakan rasa empatinya, dan berharap korban bisa diperhatikan. Rasa empati tersebut dituangkan dalam bentuk berita acara. Bahwa tak hanya Syahbandar, sang Nahkoda pun ikut menyatakanya, dengan membubuhkan tanda-tangan.

Di mana, dalam salinan berita acara yang terigister dengan nomor : 07.08/01/BA/801/2023, berperihal : BA perahu motor tenggelam, Anapa Uleng, sebagai Nahkoda KM Sanus 87, mengaku telah menginformasikan. Yang diakuinya disampaikan dengan menggunakan pengeras suara.

Tetapi, informasi tersebut rupanya tak didengar oleh semua penumpang, terlebih yang hendak turun. Termasuk pengguna beberapa jolor yang sedang sandarkan perahunya di lambung kapal. Sebelum kapal bergerak, sudah diinformasikan untuk seluruh penumpang dengan menggunakan pengeras suaradari lambung kiri agar perahu menjauh,” tulis Nahkoda Anapa Uleng, dalam berita acara tersebut.

“Namun, perahu milik pak David, tak mendengar informasi tersebut, sehingga pada saat kapal bergerak, perahu terbalik oleh hempasan ombak dari kapal,” sambung Anapa. (TIM)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Lintas Sektor Dalam Transformasi Layanan Primer

    Kolaborasi Lintas Sektor Dalam Transformasi Layanan Primer

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Advokasi, Koordinasi, dan Bimtek bagi Kelompok Kerja Operasional Posyandu, Puskesmas, Camat, PKK, dan Posyandu mitra dalam transformasi layanan primer. Bertempat di Gedung serbaguna Tiakur Beach Inn, Kamis (4/12/2025). Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten MBD, Tely Venty Etwiory dalam laporannya menyampaikan […]

  • Perumda MBD Putus Sambungan Air Pelanggan Menunggak

    Perumda MBD Putus Sambungan Air Pelanggan Menunggak

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kalwedo Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) akan melakukan pemutusan sementara sambungan air bagi pelanggan yang memiliki tunggakan rekening air selama dua bulan atau lebih. Hal ini disampaikan Direktur Perumdam Tirta Kalwedo Kabupaten MBD melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Hubungan Langganan (Hubla), Reskim Tetletlora, kepada […]

  • BKP–BTR Perkuat Pemberdayaan Nelayan Lokal di Pulau Wetar

    BKP–BTR Perkuat Pemberdayaan Nelayan Lokal di Pulau Wetar

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD PT Batutua Kharisma Permai (BKP) dan PT Batutua Tembaga Raya (BTR), dua anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MCG), terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir melalui program pemberdayaan nelayan lokal di Pulau Wetar, Kabupaten Maluku Barat Daya. Melalui kerja sama yang dijalankan bersama Yayasan Ama Kefe di Desa Uhak, […]

  • Bupati MBD Ucap Terima Kasih PMI dan ICRC

    Bupati MBD Ucap Terima Kasih PMI dan ICRC

    • calendar_month Senin, 6 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Th. Noach, ST bersama Ibu Rely Noach meninjau RSUD Tiakur sebagai lokasi pelaksanaan Bakti Sosial Pemeriksaan Mata, Operasi Katarak, Operasi Pterygium serta Pembagian 500 kacamata baca gratis, Jumat (03/11/2023). Bupati Noach pada kesempatan tersebut mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan oleh Komite Palang Merah Internasional (ICRC) dan PMI Pusat […]

  • Marak Kasus Pencurian Uang di Dusun Werwawan Lakor

    Marak Kasus Pencurian Uang di Dusun Werwawan Lakor

    • calendar_month Senin, 26 Apr 2021
    • account_circle admin
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Werwawan, EXPO MBD Warga masyarakat dusun Werwawan, kecamatan Lakor kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) diresahkan dengan maraknya kasus pencurian uang tunai jutaan rupiah. Setidaknya sudah ada dua kasus pencurian uang sejak beberapa hari terakhir. Pada kios sembilan bahan pokok (Sembako) milik Roberd Tutupasar dan Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA). Dikisahkan pemilik kios sembako Roberd Tutupasar […]

  • 9 KKKS Besar Lampaui Target Lifting

    9 KKKS Besar Lampaui Target Lifting

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Jakarta, EXPO MBD Ditengah pandemi Covid-19 yang masih terjadi yang menyebabkan belum optimalnya operasional hulu migas karena pembatasan mobilitas dan penerapan protokol kesehatan yang ketat, hulu migas masih bisa mencatatkan capaian lifting migas yang tinggi. Sampai triwulan 3 tahun 2021, realisasi lifting minyak dan gas sebesar 1,640 barel oil equivalent per day (BOEPD) atau sebesar […]

expand_less