Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Bupati MBD Serukan Damai Bebar Barat-Kumur

Bupati MBD Serukan Damai Bebar Barat-Kumur

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tiakur, EXPO MBD

Bupati Maluku Barat Daya (MBD) melalui Kepela Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Arestoules J. Ezauw menyerukan perdamaian bagi masyarakat di desa Bebar Barat-Kumur, Kecamatan Damer yang terlibat bentrokan. Melalui press release yang disampaikan kepada media ini, Kamis (01/05/2025).

“Kita belum tahu pasti persoalan yang memicu konflik ini terjadi, namun sesuai laporan yang diterima, terdapat satu korban luka panah dari Desa Bebar Barat dan dua orang luka peluru senapan angin dari Kumur”, ungkap Esau.

 

Esauw mengingatkan agar masyarakat terutama kedua warga desa tidak bertindak gegabah yang justru memicu konflik antar orang bersaudara menjadi lebih besar. Semua pihak harus dapat menahan diri dan menjadi agen untuk menebar pesan damai.

“Kita tidak boleh melakukan hal-hal yang memicu ketegangan antar kedua belah pihak. Pendekatan persuaif dan dialog menjadi langkah paling ampuh yang dapat dilakukan”, tegasnya.

Ia melanjutkan, apapun persoalan yang terjadi ditengah masyarakat harusnya dapat diselesaikan dengan tatap muka dan dialog. Pertikaian adalah tindakan yang tidak akan memberikan keuntungan apapun, bahkan menjadi luka bagi setiap pihak.

Oleh karena itu, untuk meredahkan konflik yang terjadi maka pemerintah kabupaten dan Polres MBD telah berkoodinasi, mengirimkan 50 personil gabungan anggota Polres, Brimob dan Kodim 1511/Pulau.

“Pak Wakapolres MBD, Kompol. Djessy Batara bersama Pak Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten MBD, Simon Dahoklory serta aparat kepolisian telah berangkat menuju Damer menggunakan KM. Cantika Lestari pagi ini”, ungkapnya.

Ia berharap, pemerintah kecamatan dan desa serta tokoh agama, pemuda dan masyarakat kedua desa dapat mengambil peran dalam meredahkan dan mendamaikan kedua belah pihak. Setiap kelompok harus tenang dan menahan diri sehingga konflik ini dapat diselesaikan, karena hubungan kekerabatan antara orang saudara mesti tetap dijaga.

“Mari kita bergandengan tangan, hidup rukun antar saudara, apabila ada masalah sebaiknya serahkan ke pihak berwajib untuk diselesaikan”, harapnya. (exp01)

 

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup MBD Launching Aplikasi e-Arsip Disdukcapil

    Wabup MBD Launching Aplikasi e-Arsip Disdukcapil

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Wakil Bupati Maluku Barat Daya, Agustinus Lekwarday Kilikily melaunching Aplikasi e-Arsip aksi perubahan peningkatan tatakelola perkantoran yang digagas oleh sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Maluku Barat Daya, Joana F. M. Norimarna sebagai peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan XI Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Maluku Tahun 2024. Bertempat di Aula […]

  • Presiden Serap Aspirasi Peternak Kerbau Moa Soal Kesulitan Air

    Presiden Serap Aspirasi Peternak Kerbau Moa Soal Kesulitan Air

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Dalam kunjungan kerjanya di Provinsi Maluku, Presiden Joko Widodo meninjau dan bertemu dengan peternak kerbau di Desa Werwaru, Pulau Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya pada Kamis, 15 September 2022. Selain itu, Presiden juga berkesempatan untuk berdialog dengan para peternak kerbau dan menyerap aspirasi mereka. Kepala Desa Werwaru Elias Tenggawna yang turut berdialog […]

  • Wabup Kilikily, Siklas ke-39 Sebagai Forum Pergumulan Strategis

    Wabup Kilikily, Siklas ke-39 Sebagai Forum Pergumulan Strategis

    • calendar_month Minggu, 19 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Momentum Sidang Klasis (Siklas) merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat Klasis Gereja Protestan Maluku (GPM) Pulau-pulau Leti Moa Lakor (Lemola) setiap tahun berjalan. Namun jangan dimaknai sebagai suatu rutinitas seremonial belaka, tetapi dimaknai sebagai forum pergumulan yang sangat strategis bagi pelayanan keumatan dan jemaat. Hal ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Maluku […]

  • Satpol PP MBD Tertibkan Puluhan Pedagang Ikan Tiakur

    Satpol PP MBD Tertibkan Puluhan Pedagang Ikan Tiakur

    • calendar_month Kamis, 23 Nov 2023
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menertibkan puluhan pedagang ikan Tiakur, tepatnya diperempatan jalan didepan bangunan ruko Tiakur. Beralasan karena harus memakai tempat yang telah ditentukan yakni arah samping timur pasar rakyat tiakur II. Hal ini disampaikan Kasatpol PP Kabupaten MBD, Richy H. Petrusz, S.Pd, MM.Par saat […]

  • DPC GSKI MBD Gelar Sidang Pleno I

    DPC GSKI MBD Gelar Sidang Pleno I

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Siswa Kristen Indonesia (GSKI) Maluku Barat Daya (MBD) periode 2021-2023, menggelar sidang pleno I di ruang rapat kantor Bupati MBD, Sabtu (25/09). Periode kepengurusan kali ini akan lebih difokuskan kepada penataan organisasi, melalui perekrutan anggota baru dan implementasi pola dasar sistem pendidikan kader. Menurut Ketua DPC GSKI […]

  • Dibingkai “Nyolilieta” Perbedaan Pilihan Itu Biasa dan Wajar

    Dibingkai “Nyolilieta” Perbedaan Pilihan Itu Biasa dan Wajar

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2020
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Semakin dekatnya masyarakat kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) pada Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada). Maka substansinya adalah merupakan proses politik, semestinya setiap individu maupun kelompok harus memiliki pemahaman bahwa perbedaan pilihan itu hal yang biasa dan wajar sebab dibingkai semboyan “Nyolilieta”. Ketika tidak ada perbedaan maka tentu tidak ada […]

expand_less