Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mozes Lohy Ingin “Kalesan Negeri Membangun MBD”

Mozes Lohy Ingin “Kalesan Negeri Membangun MBD”

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2020
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tiakur, EXPO MBD

Sebagai perwujudan program pemerintah provinsi Maluku untuk Kalesan Negeri Membangun Maluku. Maka kabupaten Maluku Barat Daya lewat Pjs. Bupati, Drs. Mozes Lohy, MT juga melaksanakan hal yang sama yakni Kalesan Negeri Membangun Maluku Barat Daya (MBD). Pada hari jumat dijadikan bakti bersih, pakai topi ayaman, syal tenunan khas MBD, konsumsi pangan lokal di rumah dan warung makan.

Menurut Lohy, Lingkungan bersih masyarakat sehat. Maka pencanangan tanda dimulainya program dan komitmen untuk melaksanakan Kalesan Negeri Membangun MBD tepatnya pada, jumat (16/10) di lapangan Kalwedo. Sehingga kelak nantinya pada beberapa tahun mendatang tidak ada lukisan kenangan lingkungan pahit yang akan dikenang, tetapi abadi untuk dinikmati misalnya Gunung Kerbau.

Dikatakannya, oleh sebab itu merupakan sebuah kewajiban bersama untuk memikirkan kemasan lapangan kalwedo sebagai situs untuk pertemuan semua orang. Sehingga dapat digunakan untuk sajian olahraga, lantunan music khas, kuliner-kuliner khas daerah dan tempat kreasi untuk menyampaikan kreatifitasnya bagi kaum generasi milenial mencirikan khas daerah.

Pasalnya, menjadikan jumat bersih tolak ukur untuk start membangun negeri ini (MBD Red). Bersih lingkungan pantai, rumah, pasar, sekolah, perkantoran, tempat ibadah dan lainnya. Dengan bersih akan memberikan ruang bagi kesehatan bersama. Sebab ketika tidak bersih dan sehat, maka belum tentu dapat memberikan yang terbaik bagi pembangunan negeri.

Membantu masyarakat meningkatkan pendapatannya dengan mengkonsumsi pangan lokal pada hari jumat, dengan tidak makan nasi beras. Dapat dikoordinasikan untuk semua warung makan yang ada untuk menyiapkan makanan khas MBD. “Yang ada harusnya nasi jagung, petatas, pisang dan kasbi rebus. Bunga papaya dan daun kasbi rebus, ini makanan khas yang sehat,” ungkapnya.

Himbauan kepada seluruh jajaran instansi vertikal maupun pemerintah daerah di wilayah kabupaten MBD, untuk hari jumat bakti bersih bersama dapat menggunakan topi anyaman dan syal tenunan khas negeri. Sebagai semangat baru untuk membangun MBD dari budaya. Sebab yang menghargai dan menghormati budaya akan bertumbuh dalam peradaban yang baik, tuturnya. (VQ)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • BKP–BTR Konsisten Salurkan Beasiswa Pendidikan Anak Wetar

    BKP–BTR Konsisten Salurkan Beasiswa Pendidikan Anak Wetar

    • calendar_month Sabtu, 8 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Wetar,  EXPO MBD Batutua Kharisma Permai (BKP) dan PT. Batutua Tembaga Raya (BTR), dua anak perusahaan dari PT. Merdeka Copper Gold (MCG), kembali menegaskan komitmennya terhadap pembangunan Sumber Daya Manusia di Pulau Wetar melalui penyaluran program beasiswa pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa lokal. Tahun ini, cakupan penerima beasiswa diperluas ke sejumlah desa baru seperti Naumatang, […]

  • BKP-BTR Rayakan Idul Adha Bersama Masyarakat

    BKP-BTR Rayakan Idul Adha Bersama Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Lurang, EXPO MBD Batutua Kharisma Permai dan PT Batutua Tembaga Raya (BKP-BTR) merayakan Idul Adha bersama masyarakat. Wujudnya berupa penyerahan sejumlah hewan qurban berupa terdiri dari sepuluh ekor sapi dan tiga ekor kambing kepada masyarakat Muslim di Desa Lurang, Kecamatan Wetar Utara, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), pada Jumat (6/6/2025). Acara ini diawali dengan penyerahan […]

  • Perumdam Tirta Kalwedo Terima Penghargaan Opini WTP

    Perumdam Tirta Kalwedo Terima Penghargaan Opini WTP

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kalwedo Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) kembali menerima penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Tahun 2024 oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Rahman dan Sucipto WS asal Bandung, Selasa (06/05/2025). Hal ini disampaikan oleh Ketua Dewan Pengawas Perumdam Tirta Kalwedo Kabupaten MBD, Oktovianus Saununu kepada media […]

  • Pj. Sekda MBD Launching Buku Panduan Kelengkapan Dokumen SPJ

    Pj. Sekda MBD Launching Buku Panduan Kelengkapan Dokumen SPJ

    • calendar_month Selasa, 27 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Daud Reimialy melaunching Buku Panduan Kelengkapan Dokumen Surat Pertanggungjawaban (SPJ) di Lingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Bertempat di ruang rapat Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten MBD, Selasa (27/08/2024). Menurut Pj. Sekda Reimialy, tidak dipungkiri opini WTP oleh BPK RI […]

  • Wabup MBD Tiba Di Bumi “Duan Lolat”

    Wabup MBD Tiba Di Bumi “Duan Lolat”

    • calendar_month Selasa, 22 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Saumlaki, EXPO MBD Wakil Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Drs. Agustinus Lekwarday Kilikily, M.Si di dampingi Ketua Bidang I TP-PKK kabupaten MBD, Johana H. Kilikily,  bersama rombongan tiba di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) bumi bertajuk “Duan Lolat”, Selasa (22/03/2022), menggunakan pesawat komersil jenis Wings Air. Wakil Bupati Kilikily bersama rombongan disambut panitia penyelenggara MTQ ke-XXIX […]

  • Masyarakat Pulau Luang Butuh Dermaga

    Masyarakat Pulau Luang Butuh Dermaga

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Keluhan masyarakat pulau Luang kecamatan Mdona Hyera, kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) sampai saat ini belum juga ditindaklanjuti. Bagaikan terisolir, namun pemerintah kabupaten (Pemkab) terus saja “tutup mata”. Jangankan akses jalan untuk transportasi darat yang nyata-nyata tidak ada, bahkan sebuah dermaga untuk transportasi lautpun tidak dimiliki. Hal ini disampaikan salah satu masyarakat […]

expand_less