Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Dibingkai “Nyolilieta” Perbedaan Pilihan Itu Biasa dan Wajar

Dibingkai “Nyolilieta” Perbedaan Pilihan Itu Biasa dan Wajar

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2020
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tiakur, EXPO MBD

Semakin dekatnya masyarakat kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) pada Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada). Maka substansinya adalah merupakan proses politik, semestinya setiap individu maupun kelompok harus memiliki pemahaman bahwa perbedaan pilihan itu hal yang biasa dan wajar sebab dibingkai semboyan “Nyolilieta”. Ketika tidak ada perbedaan maka tentu tidak ada pesaing.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten MBD, Jhon A. Mose ketika ditemui wartawan media ini di ruang kerjanya, kamis (03/09). Politik adalah cara untuk mendapatkan sebuah harapan dan kesempatan, untuk memiliki kekuasaan di dalam periode kepemimpinan tertentu.

Dikatakan Jhon begitu sapaan akrabnya, oleh karena itu kepada seluruh masyarakat diharapkan dapat memberikan pendidikan politik yang benar. Jangan lalu kemudian perbedaan pilihan mengakibatkan ada potensi terjadi keretakan di tengah-tengah masyarakat. Kepada pihak-pihak yang bertanggungjawab harus mampu mencegah timbulnya isu-isu miring.

Menurut jhon, karena pada prinsipnya bahwa dimanapun berada dalam wilayah kabupaten MBD pada dasarnya memiliki hubungan kekeluargaan (orang saudara). Ketika ada kalimat-kalimat yang di unggah pada media sosial, untuk mencerca satu dengan lainnya. Semoga ini dapat diminimalisir, kalau dapat juga tidak boleh sampai terjadi untuk memecah belah kehidupan orang saudara.

Sebab ketika itu terjadi dapat berujung pada penyelesaian hukum. Sebab media sosial itu semestinya dipakai sebagai sarana untuk memberikan edukasi sebagai bentuk pembelajaran kepada masyarakat. Kendatipun di media sosial itu banyak dimuat kekurangan seseorang, di dalam pelaksanaan tanggungjawab, ungkapnya.

Tentu merupakan hal yang wajar-wajar saja, tetapi marilah sejenak berpikir. Karena setiap orang memiliki hak untuk menyuarakan pendapat tetapi mesti ada etikanya. Namun sebagai masyarakat berbudaya dengan semboyan “Nyolilieta”, harus mampu mempraktekan dengan baik dan benar. Bukan dalam implementasi berbanding terbalik, ucapnya.

Pada prinsipnya kemasan dasar adalah bagaimana dapat memberikan pendidikan politik yang benar kepada seluruh masyarakat di bumi bertajuk kalwedo ini berdasarkan semboyan “Nyolilieta”, tegasnya mengakhir. (VQ)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Noach Minta Maaf Atas Ketiadaan Kuota CPNS

    Noach Minta Maaf Atas Ketiadaan Kuota CPNS

    • calendar_month Selasa, 8 Jun 2021
    • account_circle admin
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Sebagai pemerintah daerah kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menyampaikan permintaan maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh rakyat di bumi bertajuk kalwedo ini. Dari timur pulau Marsela (Serily) sampai ke barat pulau Lirang (Ustutun). Atas ketidakcakapan sehingga mengakibatkan ketiadaan kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2021. Hal ini disampaikan Bupati MBD, Benyamin Thomas […]

  • MBD Dapat Jatah Terbesar 1.081 Kuota CPNS

    MBD Dapat Jatah Terbesar 1.081 Kuota CPNS

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Jakarta, EXPO MBD Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mendapatkan jatah terbesar 1.081 kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Berdasarkan surat Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Republik Indonesia Nomor : 293 Tahun 2024 tanggal 2 Juli 2024 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Instansi Pemerintah. Bupati Maluku Barat Daya, […]

  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan MBD Berlakukan PJJ

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan MBD Berlakukan PJJ

    • calendar_month Rabu, 17 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), selama 10 (Sepuluh) hari kedepan. Terhitung sejak tanggal 16-26 pebruari 2021. Untuk pendidikan tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), khusus yang berada di Kelurahan Tiakur, desa Wakarlely dan desa Kaiwatu. […]

  • Warga Tiakur Antusias Beli Minyak Tanah Murah

    Warga Tiakur Antusias Beli Minyak Tanah Murah

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Warga kelurahan Tiakur begitu antusias datang ke pasar rakyat Tiakur, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) guna mendapatkan minyak tanah murah berkat kerjasama Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Kabupaten MBD bekerjasama dengan Pangkalan Berkat agen dari PT. Sumber Mas Manise, Jumat (15/08/2025). Warga rela mengantri […]

  • Wabup Kilikily, Siklas ke-39 Sebagai Forum Pergumulan Strategis

    Wabup Kilikily, Siklas ke-39 Sebagai Forum Pergumulan Strategis

    • calendar_month Minggu, 19 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Momentum Sidang Klasis (Siklas) merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat Klasis Gereja Protestan Maluku (GPM) Pulau-pulau Leti Moa Lakor (Lemola) setiap tahun berjalan. Namun jangan dimaknai sebagai suatu rutinitas seremonial belaka, tetapi dimaknai sebagai forum pergumulan yang sangat strategis bagi pelayanan keumatan dan jemaat. Hal ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Maluku […]

  • Gustu MBD Bantu Penumpang Sanus 34 Selama di KKT

    Gustu MBD Bantu Penumpang Sanus 34 Selama di KKT

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2020
    • account_circle admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Setelah berlayar hingga tiba dini hari rabu (02/09) di pelabuhan Saumlaki Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), KM. Sabuk Nusantara (Sanus) 34 tidak diizinkan sandar di dermaga. Alasannya karena salah satu penumpang berinisial AS (28 tahun) dinyatakan positif Covid-19. Selama menunggu waktu penanganannya, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), […]

expand_less