Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » “Kerbau” Cari makan Sendiri-sendiri

“Kerbau” Cari makan Sendiri-sendiri

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2020
  • visibility 25
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Catatan : Vecky Kufla

Pola dan kebiasaan hidup masyarakat diseluruh wilayah kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), tercermin dalam tradisi budaya dan adat istiadat. “Potong di kuku rasa di daging”, ini yang disebut dengan Nyoli, Snyoli dan Honoli. Hubungan baik orang basudara “Ale Rasa, Beta Rasa”, saling mencukupi diantara satu sama lain ketika menyelesaikan sebuah masalah.

Pola dan kebiasaan ini mampu unggul di luar wilayah MBD, sehingga menempatkannya pada tataran nominasi dan menjadi konsumsi mereka yang ada diluar Nusa Kalwedo. Menjadikan tradisi, budaya dan adat-istiadat “Nyoli, Snyoli dan Honoli”, jadi buah bibir sekaligus teladan bagi wilayah-wilayah yang saling berdampingan dengannya.

Realitas dari pola dan kebiasaan hidup masyarakat di wilayah MBD, pada satu sisi memberikan nilai yang sangat positif karena nilai-nilai tradisinya. Menjadikan realitas ini sebuah referensi utama dan sangat penting sebagai fungsi pada aras praksis. Namun pada sisi lain dapat saja memberikan peluang untuk terbuka sesuatu yang negatif.

Inilah yang ditakuti kalaupun dampak dari perubahan zaman sehingga terjadi peradaban, yang mampu mengikis semua nilai-nilai dari “Nyoli, Snyoli dan Honoli”. Nilai-nilai luhur ini telah diwariskan turun temurun dari leluhur, datuk-datuk dan moyang-moyang (pendahulu). Herannya, pendidikan era itu tidak lebih baik dari pendidikan hari ini.

Tetapi pola dan kebiasaan itu diadopsi anak cucu hingga kini. Kalaupun realitas itu seperti ini tentu terdapat nilai positifnya. Namun pada sisi lainnya, jika dibandingkan di era sekarang semua wajib mengeyam pendidikan yang layak. Artinya, pendidikan yang bermutu dan berkualitas. Mestinya memberikan sumbangsi yang jauh lebih baik dari leluhur, datuk-datuk dan moyang-moyang zaman dahulu.

Ternyata realitas yang terjadi zaman ini malah terbalik. Berpendidikan tinggi namun tidak dapat menambah dan memperbaharui nilai-nilai positif tradisi yang telah dibuat. Tetapi pada kenyataannya memberikan ruang yang terbuka untuk nilai-nilai negatif, terhadap pola dan kebiasaan hidup yang tercermin dalam tradisi budaya dan adat istiadat “Nyoli, Snyoli dan Honoli”.

Nilai positif dan negatif dalam kebiasaan hidup yang tercermin pada tradisi budaya dan adat istiadat “Nyoli, Snyoli dan Honoli” terpola juga dalam gambaran hidup kawanan ternak kerbau peliharaan masyarakat pulau Moa. Sejenak kembali pada suasana sebelum pembangunan kabupaten, Ketika ibukota belum diisi dengan pembangunan.

Manakala Tiakur adalah sebuah wujud kubangan kawanan ternak kerbau. Dimana ketika siang hari keluar mencari makan secara bersama, mandi bersama dalam sebuah kelompok keluarga yang utuh dan harmonis. Saat malam menjelang kawanan kelompok ternak kerbau kembali menggambarkan kebersamaan keperaduannya.

Tetapi semuanya sirna dimakan usia waktu ketika kubangan itu berubah menjadi sebuah kota yang indah nan memukau. Aktivitas terfokus pada tempat itu, maka pembangunan dan bisingnya kota mengusik dan menggeserkan kawanan ternak kerbau.

Kaget diusik oleh pembangunan dan bisingnya kota, kawanan ternak kerbau itu berlarian keluar mencari kubangan yang baru sebagai tempat hidup. Ketika keluar mereka (Kawanan Ternak Kerbau) saling berebutan dan bergesek satu sama lainnya, seakan berlomba dalam sebuah persaingan yang ketat. Demi mendapatkan tempat terbaik untuk sebuah keberlangsungan kehidupan.

Pastinya dalam perebutan dan pergesekan untuk mendapatkan tempat terbaik ada realita yang perlu diceritakan bahwa yang lemah akan jatuh tertindas, kuat akan keluar mencari makan sendiri-sendiri. Hidup juga kini berubah, tidak seperti dulu lagi. Sebab seiiring juga dengan perubahan wilayah dan pola berpikir sehingga ada perubahan dalam realitas hidup.

Cerita kawanan ternak kerbau ini, memperlihatkan kepada kita akan relaitas hidup dari perubahan zaman. Mampu mengikis nilai-nilai positif tradisi, budaya dan adat istiadat “Nyoli, Snyoli dan Honoli” yang telah dibuat leluhur, datuk-datuk dan moyang-moyang. Semoga cerita ini akan membawa masyarakat untuk terus menjaga, merawat dan memupuk nilai-nilai positif tradisi di MBD. Sehingga membawa rakyat MBD kepada pembangunan yang sesungguhnya.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU MBD Gelar FGD Evaluasi Penyelenggaraan Tahapan Pemilu

    KPU MBD Gelar FGD Evaluasi Penyelenggaraan Tahapan Pemilu

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka evaluasi atas Penyelenggaraan Tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2024. Bertempat di aula penginapan Golden Nusantara Tiakur, Kamis (20/02/2025). Hadir dalam kegiatan FGD tersebut Pemerintah Daerah, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. KPU Kabupaten MBD juga menghadirkan mantan […]

  • Lohy Ingatkan 3 Hal Jelang Tes CASN PPPK

    Lohy Ingatkan 3 Hal Jelang Tes CASN PPPK

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) melakukan persiapan menjelang pelaksanaan tes Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Bina mental spiritual dengan pelaksanaan ibadah bersama tenaga non ASN. Bertempat di gedung serbaguna Tiakur, Rabu (23/10/2024). Penjabat Sementara Bupati MBD, Melky Lohy dalam sambutannya mengawali ibadah bersama tenaga non […]

  • DPD PAN MBD Ucap Selamat Atas Dilantiknya Widya Pratiwi Sebagai Anggota DPR RI

    DPD PAN MBD Ucap Selamat Atas Dilantiknya Widya Pratiwi Sebagai Anggota DPR RI

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Antonias Lowatu mengucapkan selamat atas dilantiknya Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Maluku, Widya Pratiwi sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2024-2029. Pelantikan ini menandai langkah baru dalam upaya meningkatkan kualitas legislasi dan pengawasan […]

  • Bawaslu MBD Gelar Fasilitasi Sentra Gakkumdu Tahapan Penetapan Hasil Pemilu

    Bawaslu MBD Gelar Fasilitasi Sentra Gakkumdu Tahapan Penetapan Hasil Pemilu

    • calendar_month Minggu, 19 Mei 2024
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Maluku Barat Daya menggelar kegiatan Fasilitasi Sentra Penegakan Hukum Terpadu Tahapan Penetapan Hasil Pemilu Tahun 2024, bertempat di Kafe Koko, Kelurahan Tiakur, Sabtu (18/05/2024). Koorninator Devisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Maluku Barat Daya, Anthony Sopakua menyampaikan bahwa kalau dalam tahapan penetapan hasil pemilu itu tentu […]

  • SD Inpres Klis Tuan Rumah Perkemahan Pramuka Moa Tengah

    SD Inpres Klis Tuan Rumah Perkemahan Pramuka Moa Tengah

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Klis, EXPO MBD Sebanyak 5 Gugus Depan (Gudep) yakni Gudep Sergergain berpangkalan di SD Kristen Nyama, Gudep Tiempawan berpangkalan di SD Kristen Upunyor, Gudep Martha Kritina Tiahahu berpangkalan di SD Negeri Syota, Gudep Seltieman Irsida berpangkalan di SD Inpres Klis, Gudep Kliha Kleur berpangkalan di SD Negeri Klis mengikuti Perkemahan Pramuka Siaga Penggalang Gugus Moa […]

  • Disdukcapil MBD Gelar Sosialisasi di Mdona Hyera

    Disdukcapil MBD Gelar Sosialisasi di Mdona Hyera

    • calendar_month Kamis, 1 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Mdona Hyera, EXPO MBD Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggelar kegiatan sosialisasi. Terkait Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 73 Tahun 2022 tentang pencatatan nama pada dokumen kependudukan. Permendagri Nomor 74 Tahun 2022 tentang pendaftaran penduduk nonpermanent dan sosialisasi juga tentang pembuatan akte kematian. Sosialisasi yang di gelar oleh […]

expand_less