Musda Golkar MBD Ricuh Usai Odie Orno Ditetapkan, Kader Diminta Tempuh Jalur Konstitusional
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 135
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tiakur, EXPO MBD
Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Golkar Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) berakhir dengan dinamika internal setelah Desianus Odie Orno ditetapkan sebagai pimpinan terpilih. Perbedaan pendapat antar kader sempat mewarnai jalannya Musda.
Ketua Harian DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku, Ridwan Rahman Marasabessy kepada media di penginapan Tiakur Beach, Selasa (22/09/2026) menyebut dinamika tersebut sebagai bagian dari proses demokrasi internal. Namun, seluruh tahapan Musda dinyatakan telah selesai.
“Kalau ada dinamika, itu hal biasa dan biasanya terjadi di 11 kabupaten/kota di Maluku. Bentuk Prosesnya adalah bagian dari demokrasi untuk memilih pemimpin,” ujarnya.
Meski keputusan telah diketuk palu, kader yang merasa keberatan tetap memiliki ruang untuk menempuh mekanisme organisasi sesuai AD/ART, termasuk mengajukan persoalan ke Mahkamah Partai.
“Kalau ada kader yang tidak setuju atau merasa dirugikan, ada ruang untuk melaporkan dan menaikkannya hingga ke Mahkamah Partai,” tegasnya.
Pengurus Golkar juga akan mengevaluasi seluruh tahapan Musda. Hasilnya akan dibawa ke Ambon untuk dikaji, termasuk upaya memperbaiki komunikasi internal yang sempat mengalami kebuntuan.
Di sisi lain, kepengurusan Golkar MBD menghadapi target politik yang tidak ringan. Golkar saat ini memiliki tiga kursi di DPRD MBD, termasuk posisi wakil ketua, serta satu kursi di DPRD Provinsi Maluku. Golkar MBD menargetkan sedikitnya ada penambahan suara pada pemilu mendatang.
Setelah Musda, konsolidasi internal menjadi agenda berikutnya. Penyelesaian perbedaan melalui mekanisme partai dinilai penting agar energi organisasi kembali diarahkan pada penguatan struktur dan persiapan menghadapi agenda politik berikutnya. (exp01)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar