Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » BKP–BTR Perkuat Pemberdayaan Nelayan Lokal di Pulau Wetar

BKP–BTR Perkuat Pemberdayaan Nelayan Lokal di Pulau Wetar

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tiakur, EXPO MBD

PT Batutua Kharisma Permai (BKP) dan PT Batutua Tembaga Raya (BTR), dua anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MCG), terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir melalui program pemberdayaan nelayan lokal di Pulau Wetar, Kabupaten Maluku Barat Daya.

Melalui kerja sama yang dijalankan bersama Yayasan Ama Kefe di Desa Uhak, dan Yayasan Ina Rifa di Desa Lurang, hasil tangkapan nelayan seperti ikan batu-batu dan ikan tuna kini secara rutin disuplai ke pihak katering perusahaan. Langkah ini tidak hanya memastikan pasokan bahan makanan segar untuk karyawan, tetapi juga membuka peluang pendapatan tambahan bagi nelayan di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Salah satu nelayan dari Desa Uhak, Samuel Moses, mengaku terbantu dengan adanya kerja sama tersebut.

“Dengan adanya kerja sama melalui dua Yayasan tersebut, kami para nelayan bisa mendapatkan penghasilan yang lebih pasti. Hasil tangkapan seperti ikan batu-batu dan tuna kami jual langsung ke pihak katering perusahaan,” ujar Samuel saat ditemui di Pantai Gresel, Desa Lurang, Kecamatan Wetar Utara, Senin (27/10/2025).

Samuel menambahkan, keberadaan perusahaan turut membantu menstabilkan hasil tangkapan nelayan di Desa Uhak dan Desa Lurang.

“Kalau kuota tangkapan sudah terpenuhi, kami bisa langsung melakukan penimbangan ke pihak BKP–BTR melalui katering. Jadi prosesnya jelas dan cepat,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager Operation BKP–BTR, Jimmy Bob Suroto, menyampaikan bahwa perusahaan akan terus memberikan dukungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat setempat, khususnya para nelayan.

Menurutnya, pemberdayaan masyarakat merupakan bagian dari implementasi Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) sebagaimana diamanatkan oleh pemerintah.

“Kami tetap menghormati dan memberikan dukungan kepada para nelayan lokal agar mereka bisa terus berusaha dan memperoleh penghasilan yang layak. Tentu bantuan dan kerja sama yang kami lakukan disesuaikan dengan kemampuan perusahaan.”

Ketika jumlah karyawan meningkat, permintaan pasokan ikan juga naik. Namun jika aktivitas produksi menurun yang berdampak adanya efisiensi pekerja, maka pembelian ikan sementara disesuaikan sampai kondisi kembali stabil,” jelas Jimmy, yang juga merupakan alumnus STM Siwalima Langgur–Tual, Maluku Tenggara.

Senada dengan itu, Randi Frans, nelayan asal Desa Lurang, mengaku bersyukur atas kehadiran perusahaan di wilayahnya. Ia menilai harga ikan yang dibeli perusahaan cukup baik dan membantu menambah penghasilan keluarga.

“Kami tetap bersyukur ada perusahaan di sini. Hasil tangkapan kami dibeli dengan harga yang cukup baik. Kalau sekarang pembelian sedang dibatasi karena kondisi tertentu, kami tetap bisa menjual hasil tangkapan ke masyarakat atau kirim ke daerah terdekat seperti Kupang dan Alor,” ujar Randi.

Randi juga menegaskan bahwa insiden patahnya tongkang di tepian Pantai kali kuning beberapa waktu lalu tidak mempengaruhi aktivitas melautnya.

“Dengan adanya insiden patah tongkang itu, sama sekali tidak mengganggu kegiatan kami untuk melaut. Saya tetap melaut seperti biasa,” tambahnya.

Ia berharap keberadaan BKP–BTR dapat terus memberikan manfaat bagi warga Uhak dan Lurang. “Dari hasil penjualan ikan ke perusahaan, kebutuhan sehari-hari kami bisa terbantu. Kami berharap BKP–BTR tetap ada di sini untuk menghidupkan banyak orang,” tutupnya.

Randi akui, Komitmen BKP–BTR dalam memperkuat ekonomi masyarakat lokal menjadi bukti nyata sinergi antara industri pertambangan dan sektor perikanan rakyat.

Program supply ikan lokal melalui Yayasan Ama Kefe dan Ina Rifa ke Perusahaan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan membangun kesejahteraan dan kemandirian masyarakat pesisir di Pulau Wetar dan khususnya untuk para nelayan dari Desa Uhak juga Desa Lurang. (tim)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab MBD Gelar Upacara Peringati Harkitnas Ke-117

    Pemkab MBD Gelar Upacara Peringati Harkitnas Ke-117

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggelar upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke-117, dengan Tema “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat”. Bertempat di lapangan upacara kantor Bupati MBD, Selasa (20/05/2025) Inspektur Upacara, Dandim 1511/Pulau Moa, Galih Perkasa membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia bahwa Tepat di tanggal 20 Mei 2025, […]

  • Beragam Kegiatan IBI MBD Peringati HUT Ke-73

    Beragam Kegiatan IBI MBD Peringati HUT Ke-73

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Tanggal 24 Juni 2024, Ikatan Bidan Indonesia Cabang Maluku Barat Daya (MBD) menggelar beragam kegiatan dan acara resepsi yang berlangsung di aula kelurahan Tiakur, Jumat (28/06/2024). Menurut Ketua IBI Cabang Kabupaten MBD, Teli F. Etwiory bahwa ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan yakni […]

  • Pemda MBD Hadirkan “Resolusi” Sopi Jadi Gula dan Kilang Penampungan

    Pemda MBD Hadirkan “Resolusi” Sopi Jadi Gula dan Kilang Penampungan

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2020
    • account_circle admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pemerintah daerah (Pemda) kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) hadirkan Focus Group Discussion (FGD) untuk Realita dan Solusi (Resolusi) Sopi di MBD. Dari cerita hadirnya FGD untuk resolusi sopi di MBD ini menghasilkan dua hal yakni pengembangan sopi menjadi gula untuk komsumsi masyarakat dan setelah ijin industri PT. Sinar Nusa Companny keluar akan […]

  • Hadiri Dies Natalis GMKI Tiakur, Wabup MBD Beri Apresiasi

    Hadiri Dies Natalis GMKI Tiakur, Wabup MBD Beri Apresiasi

    • calendar_month Kamis, 6 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tiakur Kembali melaksanakan Ibadah Syukur dalam rangka merayakan Dies Natalis Ke-3 di Gedung Gereja GBI Jemaat Focus On Christ Tiakur, Kamis (06/10/2022). Wakil Bupati MBD, Drs. Agustinus L. Kilikily, M.Si dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) berterima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi […]

  • Anos Yermias Pertaruhkan segalanya Menangkan “Kalwedo”

    Anos Yermias Pertaruhkan segalanya Menangkan “Kalwedo”

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2020
    • account_circle admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Salah satu putera terbaik asal pulau Kisar yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Maluku, Anos Yermias berkomitmen mempertaruhkan segalanya memenangkan pasangan Nikolas Johan kilikily dan Desianus Orno dengan akronim “Kalwedo”. Pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) bulan desember mendatang. Tiem pemenangan sangat optimis akan […]

  • Dibangun Ratusan Juta, Pasar Rakyat Lakor Mubazir

    Dibangun Ratusan Juta, Pasar Rakyat Lakor Mubazir

    • calendar_month Senin, 9 Nov 2020
    • account_circle admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Lakor, EXPO MBD Keberadaan sejumlah proyek pembangunan pasar yang ada di kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), terkesan mubazir. Lantaran proyek senilai ratusan juta ini justru tidak digunakan oleh masyarakat, karena pasar yang dibangun tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Salah satunya pasar rakyat Lakor, bangunannya tidak pernah dipakai untuk aktivitas jual beli hingga rusak. Hal ini […]

expand_less