Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Embung Moa Dibangun Senilai Rp. 22 Miliar Lebih

Embung Moa Dibangun Senilai Rp. 22 Miliar Lebih

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Moa, EXPO MBD

Pemerintah Pusat kembali membangun Embung Moa di bawah kaki gunung kerbau, kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara senilai Rp. 22.531.924.015,21. Waktu pelaksaaan 240 hari kalender dengan tanggal kontrak sejak 3 Januari 2024 dalam 1 tahap pekerjaan.

Site Manager PT Sabar Jaya Karyatama, Ahadiar Galih Herlambang, ST, ketika dijumpai wartawan, Kamis (27/6/24) mengatakan Embung Moa adalah embung konservasi langsung by dekrit Presiden, Dimana secara teknis kapasitas tampungannya adalah 400.000 kubik/per liter. strukturnya dilengkapi dengan kolam genangan ada main dam (tubuh embung ), spillway, rumah jaga, reservoir dan kubangan kerbau.

Pembangunan Embung Moa merupakan proyek staretis nasional oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air SM/T pemanfaatan jaringan air Provinsi Maluku. Dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja  Negara (APBN) tahun 2024. PT Sabar Jaya Karyatama, selaku Eksekutor pelaksana pembangunan Embung Moa. Telah mengejerkan kurang lebih 62 persen pembangunan.

Galih menjelaskan,  embung ini fungsionalnya adalah untuk menjaga kelangsungan hidup ternak untuk masyarakat . Dimana diketahui dulu ternak kerbau mati hingga ratusan ekor, sehingga dengan adanya embung tersebut maka ternak ada yang dapat bertahan hidup lebih lama dan berkembangbiak lebih banyak.  Agar dapat menghidupkan daerah setempat dari sektor peternakanan, juga embung diharapkan dapat menghidupkan lahan sekitar yang mati akibat kekeringan.

Lanjutnya, adapaun pemilihan lokasi saat ini sebagai lahan pembangunan embung. Karena memang diapit dua gunung , tepat di kaki gunung kerbau dengan debit intensitas tada hujan yang luar biasa. Kemudian fungsionalnya juga akan menampung dari air-air hujan yang dari gunung, agar dapat mengatasi musim kemarau, Dimana air tersebut  nantinya akan langsung dialirkan ke reservoir.

Galih menambahkan,  pada reservoir nanti akan ada dua filterisasi. Jadi fungsi filter tersebut, agar air dapat langsung diminum oleh kerbau sehingga disediakan kubangan kerbau. Bahkan air tersebut dapat dikonsumsi oleh gembalanya.

“jadi air yang dihasilkan embung nantinya dapat diminum langsung oleh manusia sekaligus dapat mengakomodir kebutuhan kerbau. Dimana kita tahu bahwa, kerbau membuthkan 40 liter per hari untuk minum. Selain itu untuk kubangan yang dibangun, memiliki kapasitas tampung minimal 2000 ekor,” terangnya.

Ia mengatakan, selain pemenuhan kebutuhan ternak. Tujuan kedua pembangunan Embung Moa adalah destinasi wisata.Dimana pembangunan seluruh infrastruktur embung, full dengan estetika arsitektur yang memang di desain sedemikian rupa untuk bisa jadi percontohan nasional dan daya tarik dari desa setempat.

Terkait dengan struktur Embung Moa lanjutnya, didesain sebagai penahan tebing tepat di kolam genangan. Ada talud di sisi kanan kiri kolam untuk antisipasi longsor, kemudian ada grosil di hulu. Tujuannya untuk mereda sedimen-sedimen tanah yang terbawa oleh aliran air, jadi yang ditampung airnya itu sudah air bersih yang sebelumnya tergenang atau terkumpul kemudian di filter kembali lewat reservoir.

“Adapun infrastruktur lain yang dibangun yakni, rumah jaga yang didesain secantik mungkin , karena di situ akan menjadi simbol dari MBD. Nanti akan ada taman dengan vegetasi, kemudian ada bangunan sarana prasarana untuk toilet , paving block untuk ruang parkir, ruang publik dan kemudian di sekitar genangan akan kita pasangkan Handraill,” paparnya.

Fungsi henril tersebut katanya, sebagai batas pada aksesjalan bagi masyarakat di sekitar kolam genangan. Dimana jalannya akan dibuat dengan beton tebal 20 cm, agar masyarakat dapat mengintari kolam genangan.

Dalam pelaksanaan proyek ungkapnya, pihak Perusahaan selalu berkoordinasi dengan pemerintah-perintah desa sekitar, baik Desa klis maupun Desa Touwawan. Agar dapat menerima aspisari masyarakat  terkait pemanfaatan Embung Moa untuk disampaikan ke pemerintah daerah.

“sejauh ini kami telah berprogres sebesar 62 persen, mayornya adalah pekerjaan tanah dan tanahnya pun posisinya juga kami menggunakan tanah-tanah pilihan yang memang uji laboratoriumnya sudah keluar teruji melalui UKI maupun Poltek Ambon,” jelasnya.

Selain itu kata Galih, ada juga penggunaan rumput sintetik untuk memperindah dan mempercantik. Fungsinya juga untuk mendistribusikan air, bilamana skala air pada kolam genangan terjadi kelebihan  maka air dapat langsung menuju ke reservoir dan untuk pemanfaatan tahap duanya, jadi dibekali main dam dan sub dam.

Jelasnya, proges 62 persen tersbeut majoritinya pekerjaan tanah, sisanya adalah pekerjaan arsitektur. Direncanakan proyek tersebut dapat selesai pada akhir Agustus. Karena dalam pelkasanaan proyek perusahaan membrdayakan sekitar 82 persen masyarakat lokal.

“Selain pembangunan infrastruktur, Perusahaan kami juga memiliki program pembelajaran kepada rekan-rekan pekerja. Harapannya adalah dari masyarakat yang tadinya belum tahu konstruksi, dari hanya di level pekerja kemudian bisa naik ke level mandor atau ke level tukang, karena memang dibekali ilmu seperti itu. Untuk massyarakat non lokal sendiri hanya sekitar 9 sampai 10 persen, yang bertugas untuk  memberikan pelatihan terkait konstruksi embung, bendungan dan lain sebagainya,” ucap Galih.

Pengawasan terhadap proyek Embung Moa lanjutnya, supervisi engineering ada di CV Srikandi yang sangat intens mengawasi pelaksanaan proyek. “Kita berharap, proyek ini bisa tepat guna, tepat mutu, tepat waktu dan tepat estetikanya,” harapnya. (Tim)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musyawarah Cabang Pertama Ikatan Dokter Indonesia MBD

    Musyawarah Cabang Pertama Ikatan Dokter Indonesia MBD

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Maluku Barat Daya (MBD) melaksanakan musyawarah cabang pertama. Peserta adalah sejawat dokter sebanyak 23 orang yang telah bersepakat untuk membentuk Ikatan Dokter Indonesia Cabang MBD, dan yang berkesempatan hadir sebanyak 20 peserta. Bertempat di ruang rapat Bapedalitbang Kabupaten MBD, Kamis (26/09/2024). Hal ini disampaikan Ketua Panitia Musyawarah […]

  • Kemendikbud Bantu SMPN Rotnama Leptop, Proyektor dan Wireless

    Kemendikbud Bantu SMPN Rotnama Leptop, Proyektor dan Wireless

    • calendar_month Minggu, 6 Des 2020
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Rotnama, EXPO MBD Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menetapkan sejumlah kebijakan terkait dengan Dana Operasional Sekolah (BOS) dan Program Digitalisasi Sekolah. Maka pada tahun 2020 ini Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Satu Atap (Satap) Rotnama, berkesempatan mendapatkan bantuan 15 unit leptop, 1 unit proyektor dan 1 unit wireless. Hal ini disampaikan Kepala Sekolah (Kepsek) […]

  • Perumdam Pasang Pompa Baru di Reservoir Kaiwatu

    Perumdam Pasang Pompa Baru di Reservoir Kaiwatu

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kalwedo Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) kembali menunjukan komitmennya guna memberikan pelayanan air bersih yang optimal sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya dengan memasang pompa baru di reservoir Kaiwatu bagi masyarakat pelanggan di Desa Kaiwatu, Kota Tiakur dan sekitarnya. Senin (06/01/2025). Menurut Kepala Bagian (Kabag) Teknik […]

  • Pangdam XV/Pattimura Kunjungi Bumi Kalwedo

    Pangdam XV/Pattimura Kunjungi Bumi Kalwedo

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI, Putranto Gatot Sri Handoyo bersama Ketua Persit KCK PD XV/Pattimura mengunjungi Kabupaten Maluku Barat Daya bumi bertajuk Kalwedo menggunakan pesawat Casa 9144 TNI AD. Tiba di Bandara Jos Orno Imsula Moa, Rabu (13/8/2025). Kedatangan Pangdam XV/Pattimura disambut secara meriah oleh Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Thomas Noach, Ketua […]

  • Ina Parenting Ajak Pemangku Kepentingan Perangi Stunting

    Ina Parenting Ajak Pemangku Kepentingan Perangi Stunting

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2020
    • account_circle admin
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Upaya memerangi dan menurunkan angka stunting di kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), harus menjadi tanggungjawab bersama seluruh pemangku kepentingan di kabupaten MBD. Dimulai dengan merubah pola hidup bersih dan sehat serta banyak mengkonsumsi pangan lokal. Karena pangan lokal seperti ikan, daging, umbi-umbinan, kacang-kacangan dan sayur ajaib kelor sangat kaya akan nilai gizi. […]

  • Investasi Pembangunan SR MBD Diperkirakan Capai 250 Miliar

    Investasi Pembangunan SR MBD Diperkirakan Capai 250 Miliar

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle admin
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Moa, EXPO MBD Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) mendapatkan perhatian serius dalam sektor pendidikan melalui investasi pembangunan Sekolah Rakyat yang mencapai Rp250 miliar. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, khususnya bagi masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah terpencil. Hal ini disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda […]

expand_less