Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Daerah » Embung Moa Dibangun Senilai Rp. 22 Miliar Lebih

Embung Moa Dibangun Senilai Rp. 22 Miliar Lebih

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
  • visibility 231
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Moa, EXPO MBD

Pemerintah Pusat kembali membangun Embung Moa di bawah kaki gunung kerbau, kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara senilai Rp. 22.531.924.015,21. Waktu pelaksaaan 240 hari kalender dengan tanggal kontrak sejak 3 Januari 2024 dalam 1 tahap pekerjaan.

Site Manager PT Sabar Jaya Karyatama, Ahadiar Galih Herlambang, ST, ketika dijumpai wartawan, Kamis (27/6/24) mengatakan Embung Moa adalah embung konservasi langsung by dekrit Presiden, Dimana secara teknis kapasitas tampungannya adalah 400.000 kubik/per liter. strukturnya dilengkapi dengan kolam genangan ada main dam (tubuh embung ), spillway, rumah jaga, reservoir dan kubangan kerbau.

Pembangunan Embung Moa merupakan proyek staretis nasional oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air SM/T pemanfaatan jaringan air Provinsi Maluku. Dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja  Negara (APBN) tahun 2024. PT Sabar Jaya Karyatama, selaku Eksekutor pelaksana pembangunan Embung Moa. Telah mengejerkan kurang lebih 62 persen pembangunan.

Galih menjelaskan,  embung ini fungsionalnya adalah untuk menjaga kelangsungan hidup ternak untuk masyarakat . Dimana diketahui dulu ternak kerbau mati hingga ratusan ekor, sehingga dengan adanya embung tersebut maka ternak ada yang dapat bertahan hidup lebih lama dan berkembangbiak lebih banyak.  Agar dapat menghidupkan daerah setempat dari sektor peternakanan, juga embung diharapkan dapat menghidupkan lahan sekitar yang mati akibat kekeringan.

Lanjutnya, adapaun pemilihan lokasi saat ini sebagai lahan pembangunan embung. Karena memang diapit dua gunung , tepat di kaki gunung kerbau dengan debit intensitas tada hujan yang luar biasa. Kemudian fungsionalnya juga akan menampung dari air-air hujan yang dari gunung, agar dapat mengatasi musim kemarau, Dimana air tersebut  nantinya akan langsung dialirkan ke reservoir.

Galih menambahkan,  pada reservoir nanti akan ada dua filterisasi. Jadi fungsi filter tersebut, agar air dapat langsung diminum oleh kerbau sehingga disediakan kubangan kerbau. Bahkan air tersebut dapat dikonsumsi oleh gembalanya.

“jadi air yang dihasilkan embung nantinya dapat diminum langsung oleh manusia sekaligus dapat mengakomodir kebutuhan kerbau. Dimana kita tahu bahwa, kerbau membuthkan 40 liter per hari untuk minum. Selain itu untuk kubangan yang dibangun, memiliki kapasitas tampung minimal 2000 ekor,” terangnya.

Ia mengatakan, selain pemenuhan kebutuhan ternak. Tujuan kedua pembangunan Embung Moa adalah destinasi wisata.Dimana pembangunan seluruh infrastruktur embung, full dengan estetika arsitektur yang memang di desain sedemikian rupa untuk bisa jadi percontohan nasional dan daya tarik dari desa setempat.

Terkait dengan struktur Embung Moa lanjutnya, didesain sebagai penahan tebing tepat di kolam genangan. Ada talud di sisi kanan kiri kolam untuk antisipasi longsor, kemudian ada grosil di hulu. Tujuannya untuk mereda sedimen-sedimen tanah yang terbawa oleh aliran air, jadi yang ditampung airnya itu sudah air bersih yang sebelumnya tergenang atau terkumpul kemudian di filter kembali lewat reservoir.

“Adapun infrastruktur lain yang dibangun yakni, rumah jaga yang didesain secantik mungkin , karena di situ akan menjadi simbol dari MBD. Nanti akan ada taman dengan vegetasi, kemudian ada bangunan sarana prasarana untuk toilet , paving block untuk ruang parkir, ruang publik dan kemudian di sekitar genangan akan kita pasangkan Handraill,” paparnya.

Fungsi henril tersebut katanya, sebagai batas pada aksesjalan bagi masyarakat di sekitar kolam genangan. Dimana jalannya akan dibuat dengan beton tebal 20 cm, agar masyarakat dapat mengintari kolam genangan.

Dalam pelaksanaan proyek ungkapnya, pihak Perusahaan selalu berkoordinasi dengan pemerintah-perintah desa sekitar, baik Desa klis maupun Desa Touwawan. Agar dapat menerima aspisari masyarakat  terkait pemanfaatan Embung Moa untuk disampaikan ke pemerintah daerah.

“sejauh ini kami telah berprogres sebesar 62 persen, mayornya adalah pekerjaan tanah dan tanahnya pun posisinya juga kami menggunakan tanah-tanah pilihan yang memang uji laboratoriumnya sudah keluar teruji melalui UKI maupun Poltek Ambon,” jelasnya.

Selain itu kata Galih, ada juga penggunaan rumput sintetik untuk memperindah dan mempercantik. Fungsinya juga untuk mendistribusikan air, bilamana skala air pada kolam genangan terjadi kelebihan  maka air dapat langsung menuju ke reservoir dan untuk pemanfaatan tahap duanya, jadi dibekali main dam dan sub dam.

Jelasnya, proges 62 persen tersbeut majoritinya pekerjaan tanah, sisanya adalah pekerjaan arsitektur. Direncanakan proyek tersebut dapat selesai pada akhir Agustus. Karena dalam pelkasanaan proyek perusahaan membrdayakan sekitar 82 persen masyarakat lokal.

“Selain pembangunan infrastruktur, Perusahaan kami juga memiliki program pembelajaran kepada rekan-rekan pekerja. Harapannya adalah dari masyarakat yang tadinya belum tahu konstruksi, dari hanya di level pekerja kemudian bisa naik ke level mandor atau ke level tukang, karena memang dibekali ilmu seperti itu. Untuk massyarakat non lokal sendiri hanya sekitar 9 sampai 10 persen, yang bertugas untuk  memberikan pelatihan terkait konstruksi embung, bendungan dan lain sebagainya,” ucap Galih.

Pengawasan terhadap proyek Embung Moa lanjutnya, supervisi engineering ada di CV Srikandi yang sangat intens mengawasi pelaksanaan proyek. “Kita berharap, proyek ini bisa tepat guna, tepat mutu, tepat waktu dan tepat estetikanya,” harapnya. (Tim)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Masyarakat Pulau Luang Butuh Dermaga

    Masyarakat Pulau Luang Butuh Dermaga

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Keluhan masyarakat pulau Luang kecamatan Mdona Hyera, kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) sampai saat ini belum juga ditindaklanjuti. Bagaikan terisolir, namun pemerintah kabupaten (Pemkab) terus saja “tutup mata”. Jangankan akses jalan untuk transportasi darat yang nyata-nyata tidak ada, bahkan sebuah dermaga untuk transportasi lautpun tidak dimiliki. Hal ini disampaikan salah satu masyarakat […]

  • KPU Tetapkan 3 Paslon Bupati dan Wabup di Pilkada MBD

    KPU Tetapkan 3 Paslon Bupati dan Wabup di Pilkada MBD

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menetapkan 3 (Tiga) Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024. Berdasarkan rapat pleno tertutup dan tertuang dalam berita acara nomor : 205/PL.02.2-BA/8108/2024 tentang penetapan pasangan calon peserta Bupati  dan Wakil Bupati Kabupaten MBD tahun 2024. Hal […]

  • Lima Fraksi DPRD MBD Setujui Perubahan APBD 2026

    Lima Fraksi DPRD MBD Setujui Perubahan APBD 2026

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Lima fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menyatakan persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten MBD dalam rangka penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi yang berlangsung pada Sabtu (26/9/2026). Lima […]

  • Pemda MBD Senam Bersama dan Periksa Kesehatan Gratis

    Pemda MBD Senam Bersama dan Periksa Kesehatan Gratis

    • calendar_month Sabtu, 15 Jul 2023
    • account_circle admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Memperingati Hari Ulang Tahun Ke-15 Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) Tahun 2023, Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach, ST bersama Ketua PKK Kabupaten MBD, Relly Loblobly Noach, Ketua DPRD MBD, Aswerus Tunay, A.Md beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dharmawanita, Persit Chandra Kirana dan Bhayangkari di Kabupaten MBD. Mengikuti senam pagi bersama dan […]

  • Kadis Japeky Apresiasi MBG Perdana di MBD

    Kadis Japeky Apresiasi MBG Perdana di MBD

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Roberth Japeky mengapresiasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) perdana untuk 3.487 siswa-siswi yang ada di 19 sekolah TK, SD, SMP dan SMA Sederajat yakni kelurahan Tiakur, Kampung Babar, Desa Wakarlely dan Kaiwatu, Senin (24/02/2025). “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Republik […]

  • Dinas PUPR MBD Gelar Bimtek dan Sertifikasi K4

    Dinas PUPR MBD Gelar Bimtek dan Sertifikasi K4

    • calendar_month Minggu, 2 Jun 2024
    • account_circle admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Penjabat Sekertaris Daerah kabupaten Maluku Barat Daya, Drs. Daud Reimialy secara resmi membuka kegiatan bimbingan Teknis (Bimtek) dan Sertifikasi bagi Petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi (K4) yang di gelar oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) yang bertempat di Aula Kantor Dinas PUPR MBD. Jumat, […]

expand_less