Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Camat dan Latupati Mdona Hyera Angkat Suara

Camat dan Latupati Mdona Hyera Angkat Suara

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 19 Mei 2021
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tiakur, EXPO MBD

Camat dan Latupati akhirnya angkat suara, terkait polemik pasca pemilihan ketua Latupati kecamatan Mdona Hyera, kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Ketika menjadi trending topik di media online, telah dijelaskan bahwa semua mekanisme yang dibangun sudah berdasarkan prosedur. Sebab terkait Latupati itu sebenarnya ansi hanya gaum para kepala desa.

Menurut Camat Mdona Hyera, Imanuel J. Maupula kali ini dikemasi dengan sedikit membuka ruang, dengan istilah trennya bersinergi guna memberi masukan dan bobot. Ada pemerintahnya, DPRD, Latupati, Ketua Persekutuan Luang Sermatang (Luser) dan tokoh masyarakat. Sebab hari ini ada kebanggaan, ketika pucuk pimpinan DPRD kabupaten MBD adalah anak asli kecamatan Mdona Hyera.

Dikatakannya, sebab ketika berbicara soal tanggungjawab Latupati era dulu dan sekarang sudah sedikit berbeda kapasitasnya. Dimana Latupati di era dulu, mungkin saja hanya ada pada level berbicara soal perkawinan, sanksi adat dan tapal batas. Tetapi Latupati era sekarang, sudah dapat berbicara juga soal pembangunan fisik dan non fisik. Salah satu contohnya soal jalan trans lingkar pulau.

Pasalnya, sampai pada soal pemilihan ketua Latupati dibatasi hanya untuk para kepala desa (Kades) definitif. Mekanisme yang terbangun dalam pemilihan Ketua Latupati Mdona Hyera saat itu adalah musyawarah untuk mencapai mufakat. Sebab ini merupakan ciri demokrasi untuk sebuah tatanan budaya, adat istiadat dan kebiasaan di bumi bertajuk Kalwedo ini.

Ketua Latupati terpilih yang adalah Kades Romdara, Yohanes Menora juga mengatakan hal yang sama. Bahwa soal Ketua Latupati Mdona Hyera itu hanya kapasitasnya para Kades definitif. Seperti dikisahkan saat pemilihan lalu, hanya dihadiri oleh 4 (empat) Kades. Mampu mencapai mufakat untuk jabatan Ketua Latupati adalah Kades Luang Barat. Sah dan tidak dipolemikan seperti saat ini.

Setelah ini janjinya untuk mengundang tokoh-tokoh adat yang ada di pulau Luang Sermatang, untuk berbicara soal adat istiadat dan keberadaban. Keselarasan diperlukan sehingga budaya itu tidak terkikis habis terhadap peradaban. Semoga saja persoalan ini dapat direstui, sehingga menjadi panduan untuk dipadukan sebagai orang saudara “Luang itu Sermatang dan Sermatang itu Luang”.

Kades Regoha, Isakh Alerbitu dalam kesempatan yang sama juga meyampaikan bahwa desakan pembentukan Latupati itu dipandang penting karena ada kefakuman dan hal urgent. Sehingga dilaksanakan di Tiakur pulau Moa, tetapi pengukuhannya pasti di Mdona Hyera. Ambil misal, percepatan pengusulan pergantian perubahan nama kecamatan Mdona Hyera yang dipakai saat ini.

Kades Romkisar, Johan Tarekar mengungkapkan bahwa inilah saatnya Luang dan Sermatang itu baik. Dimulai dari terbentuknya dua Pulau ini, itu dikenal dengan Hakim Pulau dan dilanjutkan hingga kini dengan Latupati. Sehingga ada historisnya kalau Hakim Pulau pernah ada di pulau Luang dan ada juga dari pulau Sermatang, begitu juga dengan Ketua Latupati dari Luang dan dari Sermatang juga.

Ada yang sudah meninggal dunia, tetapi masih tersisa juga. Sehingga menjadi saksi hidup sebagai fakta untuk dikisahkan dan menjadi cerita hari ini. Mereka cukup menjadi jawaban atas polemik terkait pemilihan Ketua Latupati saat ini. Yakni mantan Ketua Latupati Mdona Hyera adalah Yus Leha dan Demianus Pay, keduanya pernah menjabat sebagai Kades Lelang, ungkap Tarekat. (VQ)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resah Soal Penanganan, Keluarga Pasien Korona Ngamuk

    Resah Soal Penanganan, Keluarga Pasien Korona Ngamuk

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Sejak pertama kalinya diumumkan 3 warga yang terkonfirmasi positif virus korona, maka terhitung 2 bulan lamanya menjalani karantina dan perawatan di Mes Pemda kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Ternyata pada hari rabu (24/06/2020) publik dikejutkan dengan keluarga pasien yang datang ke Mes Pemda. Dengan tensi yang cukup, menyatakan keresahan soal penanganan yang […]

  • DPRD MBD Gelar Paripurna Penyampaian Rekomendasi Atas LKPJ Bupati

    DPRD MBD Gelar Paripurna Penyampaian Rekomendasi Atas LKPJ Bupati

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Barat Daya menyampaikan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati MBD Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna Istimewa di ruang Paripurna DPRD, Kamis (2/4/2026). Rekomendasi ini menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan kinerja pemerintahan kedepan. Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach dalam sambutannya menegaskan bahwa berbagai catatan rekomendasi […]

  • Wabup MBD Sampaikan Ranperda LPJ APBD 2025

    Wabup MBD Sampaikan Ranperda LPJ APBD 2025

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Maluku Barat Daya digelar di Ruang Paripurna DPRD, Rabu, (15/07/2026). Agenda rapat meliputi penyampaian pidato pengantar pemerintah daerah terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, serta penyampaian rekomendasi DPRD atas Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran […]

  • 2 Terpidana Kasus Pemilu Dieksekusi Ke Lapas Wonreli

    2 Terpidana Kasus Pemilu Dieksekusi Ke Lapas Wonreli

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Kisar, EXPO MBD Tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) yang terdiri dari Kejaksaan, Kepolisian dan Bawaslu melaksanakan eksekusi 2 terpidana tindak pidana pemilu yakni berinisial AU (30) dan Devi (18) ke Lapas Kelas III Wonreli, Senin (01/07/2024). Hal ini disampaikan Koordinator Devisi Sengketa Bawaslu Kabupaten MBD, Anthony Sopacua saat dihubungi […]

  • Noach Minta Sekolah YPPK Jadi Model Unggulan

    Noach Minta Sekolah YPPK Jadi Model Unggulan

    • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
    • account_circle admin
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Lakor, EXPO MBD Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Benyamin Thomas Noach, ST meminta Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) menjadikan Sekolah Yayasan Pembinaan Pendidikan Kristen (YPPK) Dr. J. B. Sitanala sebagai sekolah model unggulan pada pembukaan sidang ke-38 Klasis GPM Leti Moa Lakor (Lemola) di Jemaat GPM Yamluli, Minggu (24/04). Seiring konsep GPM menjadikan YPPK sebagai […]

  • Percepat Pembangunan, Satgas TMMD Kodim Moa Kerja Subuh

    Percepat Pembangunan, Satgas TMMD Kodim Moa Kerja Subuh

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Moa, EXPO MBD Satgas TMMD Ke-128 dari Kodim 1511/Pulau Moa kembali menunjukkan semangat pengabdian dengan memulai pekerjaan sejak dini hari di Desa Moain, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya, Senin (11/5/2026). Sejak subuh, personel Satgas sudah berada di lokasi untuk melanjutkan pembangunan fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) di rumah warga, salah satunya milik Jonadap Termutu. […]

expand_less