Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Rahakbauw : RS Pratama Letwurung Belum Terdaftar di Kemenkes

Rahakbauw : RS Pratama Letwurung Belum Terdaftar di Kemenkes

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 23 Jan 2023
  • visibility 47
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tiakur, EXPO MBD

Keberadaan Rumah Sakit (RS) Pratama Letwurung Kecamatan Babar Timur yang dibangun pada Tahun 2017 silam hingga saat ini belum dapat digunakan karena saat ini RS tersebut belum terdaftar di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.

Hal ini disampaikan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Marthen Rahakbauw, AMK, ketika dikonfirmasi wartawan media ini di ruang kerjanya, Sabtu (22/01).

“Terkait dengan informasi yang beredar melalui media sosial tentang RS Pratama Letwurung di MBD yang belum difungsikan hingga saat ini, maka kami perlu memberikan klarifikasi dan tanggapan, sehingga tidak menjadi perdebatan ditengah-tengah masyarakat”, jelasnya.

Rahakbauw mengungkapkan, perlu diketahui bersama bahwa pada tahun 2017, Rumah Sakit Pratama Letwurung tidak disetujui oleh Kemenkes sehingga tidak tertuang dalam Berita Acara Dana Alokasi Khusus (DAK) Afirmasi, Dinas Kesehatan Kab. MBD Tahun 2017.

Hasil desk DAK Tahun 2017, Kemenkes menyetujui kegiatan fisik yakni Pembangunan Puskesmas DTPK (Daerah Tertinggal Perbatasan dan Kepulauan) yang ada di MBD sesuai dengan usulan rencana kegiatan yakni Puskesmas Serwaru, Ustutun (P. Lirang), Puskesmas Marsela, Puskesmas Wonreli, Puskesmas Ilwaki dan Puskesmas Lelang.

Lebih lanjut Ia mengatakan, anggaran yang disetujui untuk Pembagunan 6 Puskesmas DTPK tersebut kemudian dialihkan pimpinan daerah saat itu , untuk membangun RS Pratama Letwurung tanpa ada koordinasi dengan Kemenkes.

“Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan atau sejenisnya tentang petunjuk teknis penggunaan dana DAK, mengatur bahwa bilamana Pemerintah Daerah ingin untuk merubah rencana kegiatan/Menu yang telah disetujui oleh Kemenkes maka, Pemerintah Daerah wajib menyertakan beberapa dokumen”, ungkapnya.

Rahabauw menjelaskan, apabila ada perubahan rencana kegiatan maka perlu disampaikan Surat usulan perubahan yang ditandatangani oleh Kepala Daerah, Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM), Surat rekomendasi dari Dinas Kesehatan Provinsi bagi kabupaten, Telaah usulan perubahan dari Kepala dinas Kesehatan dan data pendukung lainya.

Kebijakan merubah alokasi dana dari 6 puskesmas tersebut dengan sebagian dananya diperuntukan untuk membangun rumah sakit Pratama Letwurung dengan tidak mengajukan persyaratan sesuai dengan point diatas maka hal ini tentunya melanggar aturan yang ditetapkan Kemenkes.

Ia mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus berupaya agar RS Pratama Letwurung dapat dioperasikan. Misalnya dengan mengusulkan penerimaan formasi tenaga kesehatan (Nakes) seleksi CPNS Tahun 2019 baik itu dokter, apoteker, perawat dan bidan untuk ditempatkan di RS Pratama Letwurung. Namun para Nakes yang lulus seleksi tersebut kemudian ditempatkan di RSUD Tiakur karena RS Pratama Letwurung belum memiliki dasar hukum pengoperasiannya.

Selain itu, Pemda MBD sudah mengusulkan anggaran untuk Peralatan Kesehatan (Alkes) dan Meubeleir serta sarana dan prasarana lain yang mendukung operasional RS Pratama Letwurung namun tidak bisa dilakukan karena tidak terintegrasi dalam data Kemenkes.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, Pemda MBD juga sudah berupaya agar RS Pratama Letwurung dapat dilakukan registrasi di Kemenkes sehingga dapat difungsikan, namun, Kemenkes hingga saat ini tidak menyetujui untuk dilakukan registrasi.

Ia menambahkan terdapat sejumlah upaya yang sudah melakukan untuk pengoperasian RS Pratama Letwurung dan itu membuktikan bahwa Pemda MBD tidak menelantarkan rumah sakit tersebut.

“Perlu dipertegas bahwa Pemda MBD saat ini telah berupaya agar RS Pratama Letwurung dapat difungsikan namun terkendala, karena tidak pernah terdaftar pada Kemenkes sehingga tidak akui sebagai Unit Kesehatan berskala Rumah Sakit”, ungkapnya.

Ia berharap, pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan dapat meninjau kembali keputusan yang sudah diambil sehingga suatu saat rumah sakit yang sudah dibangun dapat digunakan sebagai mestinya. (*)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • 538 ASN MBD Jalani Profiling dan Penilaian Kompetensi

    538 ASN MBD Jalani Profiling dan Penilaian Kompetensi

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle admin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Dalam upaya mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggelar kegiatan Profiling dan Penilaian Kompetensi bagi 538 Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2025. Bertempat di Ruang CAT BKPSDM Kabupaten MBD, Rabu (12/10/2025). Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari strategi manajemen talenta ASN yang sejalan […]

  • BKP-BTR Kirim Dua Perempuan Maluku ke Mining Indonesia Operator Championship 2025

    BKP-BTR Kirim Dua Perempuan Maluku ke Mining Indonesia Operator Championship 2025

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Lurang, EXPO MBD Batutua Kharisma Permai dan PT. Batutua Tembaga Raya (BKP-BTR) kembali menegaskan komitmennya dalam memberdayakan talenta lokal. Perusahaan tambang yang beroperasi di Maluku Barat Daya ini mengirimkan dua karyawan terbaiknya, Yanti Maryana PIO dan Kristiyanti Lendert, untuk berpartisipasi dalam ajang bergengsi Mining Indonesia Operator Championship 2025 di JIEXPO, Jakarta, 17–20 September mendatang. General […]

  • Pilkada, ASN Tetap Jalankan Tupoksi Profesional dan Netral

    Pilkada, ASN Tetap Jalankan Tupoksi Profesional dan Netral

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Bupati dan Wakil Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Benyamin Thomas Noach dan Agustinus Lekwarday Kilikily setelah melaksanakan cuti karena maju sebagai petahana dalam proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Tahun 2024. Maka dilantik Penjabat Sementara Bupati MBD, Melkias Mozes Lohy, dan mempunyai kewenangan mengatur semua proses pemerintahan. Oleh karena itu, Pj. Sekretaris […]

  • Pencanangan Vaksinasi Anak MBD di SDN Tiakur

    Pencanangan Vaksinasi Anak MBD di SDN Tiakur

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Maluku Barat Daya, Drs. A Siamiloy, M.Si membuka dengan resmi pencanangan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun di kabupaten MBD. Sekolah Negeri Tiakur (SDN) Tiakur sebagai tempat pelaksanaan pencanangan vaksinasi anak, Selasa (08/02). Sasaran vaksinasi kurang lebih 200 anak SDN Tiakur yang akan ikut dalam pencanangan vaksinasi saat […]

  • MBD Tuan Rumah Forum Koordinasi Kepegawaian Provinsi Maluku

    MBD Tuan Rumah Forum Koordinasi Kepegawaian Provinsi Maluku

    • calendar_month Senin, 19 Jun 2023
    • account_circle admin
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menjadi tuan rumah pelaksanaan Forum Koordinasi Kepegawaian Provinsi Maluku Tahun 2023. Kegiatan ini berlangsung di gedung serbaguna Tiakur dan dibuka langsung oleh Gubernur Maluku yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Maluku, Piter Rangkoratat, SH. Minggu (18/06/2023). Dalam sambutan Gubernur Maluku yang dibacakan oleh Asisten Administrasi […]

  • Bupati Noach Buka Rakor Regsosek BPS MBD

    Bupati Noach Buka Rakor Regsosek BPS MBD

    • calendar_month Minggu, 16 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Benyamnin Thomas Noach, ST membuka dengan resmi Rapat Koordinasi (Rakor) daerah Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten MBD. Bertempat di gedung serbaguna Tiakur, Jumat (14/10/2022). Regsosek adalah  upaya pemerintah untuk membangun data kependudukan tunggal, atau satu data. Dengan menggunakan data tunggal, pemerintah dapat melaksanakan […]

expand_less