Wabup MBD, Siklas Itu Forum Gumulan Strategis
Wakil Bupati Maluku Barat Daya Agustinus Lekwarday Kilikily pada Persidangan Ke-42 Klasis Gereja Protestan Maluku Pulau-Pulau Letti Moa Lakor di Gereja Yabok Jemaat GPM Letoda-Letwaru, Minggu, (19/4/2026) menyampaikan bahwa persidangan merupakan forum pergumulan yang strategis untuk mengevaluasi pelayanan yang telah berjalan sekaligus merencanakan langkah kedepan.
Wabup Kilikily menegaskan bahwa persidangan klasis merupakan forum strategis sekaligus lembaga pengambilan keputusan tertinggi di tingkat klasis. Ia mengingatkan agar kegiatan tahunan tersebut tidak dimaknai sekadar seremoni, melainkan sebagai ruang evaluasi dan perumusan arah pelayanan gereja ke depan.
Menurutnya, kualitas perencanaan program sangat ditentukan oleh evaluasi yang komprehensif terhadap kinerja sebelumnya. Karena itu, peserta sidang diharapkan mampu mengidentifikasi kelemahan serta merumuskan solusi yang tepat guna menghadapi berbagai tantangan pelayanan.
Ia juga menekankan pentingnya persidangan sebagai proses pembelajaran dalam membangun sistem pembinaan umat yang partisipatif dan berkelanjutan. Hasil sidang, kata dia, diharapkan dapat selaras dengan program pembangunan pemerintah daerah.
Kilikily menyebutkan, salah satu tantangan utama pembangunan di Maluku Barat Daya saat ini adalah mengubah pola pikir masyarakat agar lebih terbuka terhadap perubahan dan kemajuan.
“Pemerintah daerah menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak lepas dari peran berbagai pihak, termasuk Gereja Protestan Maluku sebagai mitra strategis,” katanya.
Ia menambahkan, daerah masih menghadapi persoalan kemiskinan serta ketertinggalan di bidang kesehatan, pendidikan, dan sektor lainnya. Untuk itu, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam mendorong percepatan pembangunan.
Kilikily mengajak seluruh peserta sidang untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun daerah dengan memanfaatkan seluruh potensi yang ada. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi kesejahteraan masyarakat.
“Harapan kami, klasis tetap menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang bermartabat, sejahtera, dan berkeadilan,” ujarnya (exp01)

