Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Noach Minta Sekolah YPPK Jadi Model Unggulan

Noach Minta Sekolah YPPK Jadi Model Unggulan

  • account_circle admin
  • calendar_month Minggu, 24 Apr 2022
  • visibility 65
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lakor, EXPO MBD

Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Benyamin Thomas Noach, ST meminta Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) menjadikan Sekolah Yayasan Pembinaan Pendidikan Kristen (YPPK) Dr. J. B. Sitanala sebagai sekolah model unggulan pada pembukaan sidang ke-38 Klasis GPM Leti Moa Lakor (Lemola) di Jemaat GPM Yamluli, Minggu (24/04). Seiring konsep GPM menjadikan YPPK sebagai sekolah model.

Menurut Bupati Noach, dapat saja dari kuantitasnya mungkin saja tidak banyak tetapi ketika mendengar informasi soal sekolah YPPK Dr. J. B. Sitanala sudah terpatri dalam benak bahwa itu sekolah unggulan. Belajar dari yayasan lainnya bahwa 1 (satu) yayasan 1 (sekolah) yakni, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Umum (SMU) hingga Perguruan tinggi.

Dikatakan Noach, kalau fokus pendidikan terarah hanya satu, sudah pasti semua potensi akan diarahkan untuk konsentrasi meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan menjadi sekolah unggulan. Dapat dipastikan akan menjadi sekolah favorit yang banyak diminati. Menjadi rebutan dengan konsep biaya pendidikan yang mahal sekalipun.

Permintaan untuk menjadikan sekolah YPPK Dr. J. B. Sitanala menjadi sekolah model unggulan dari kuantitasnya tidak banyak. Beralasan karena regulasi yang tidak lagi memungkinkan ruang untuk banyak membantu sekolah yayasan dan hanya fokus untuk sekolah negeri. Misalnya tidak lagi diberikan kewenangan melakukan pembelian aset yang bukan milik pemerintah, ungkapnya.

Kewenangan hanya diberikan untuk melakukan melakukan hibah kepada pihak ketiga yang tidak boleh dilakukan secara kontinyu. Contoh, ketika panitia pembangunan menyampaikan proposal dengan bantuan Rp. 100 juga untuk tahun 2022 maka pada tahun depan (2023 Red) tidak diperbolehkan lagi untuk dibantu, nanti setelah tahun berikut baru kemudian diperbolehkan, ucapnya.

Sekolah YPPK Dr. J. B. Sitanala presentasinya terbanyak di kabupaten MBD, sehingga berdampak juga pada kuota guru untuk beberapa tahun terakhir. Sebab perhitungan guru berdasarkan variable berdasarkan sekolah negeri yang dimiliki pemerintah kabupaten MBD, sudah melebih hitungan kapasitas kebutuhan akan tenaga pendidik, tutup Noach. (NK)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kader Posyandu Rotnama Ikut Jambore Nasional 2024

    Kader Posyandu Rotnama Ikut Jambore Nasional 2024

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Buang Helnia Salah satu perempuan berusia 30 Tahun merupakan Kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) desa Rotnama, Kecamatan Mdona Hyera, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), terpilih oleh Dinas Kesehatan Kabupaten MBD untuk mengikuti Jambore Kader Posyandu Tingkat Nasional Tahun 2024 dari Provinsi Maluku. Hal ini disampaikan Kepala Desa Rotnama, Stevi Hadulu kepada redaksi […]

  • Taekwondo MBD Jaring Bakat Menuju Popmal 2026

    Taekwondo MBD Jaring Bakat Menuju Popmal 2026

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Memperkuat persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Maluku (Popmal) Tahun 2026, Pengurus Taekwondo Maluku Barat Daya (MBD) menggelar kejuaraan menghadirkan atlet berbakat. Ajang ini tidak hanya menjadi panggung kompetisi, tetapi wadah pencarian talenta terbaik MBD. Berlangsung selama 3 hari, di Gedung serbaguna Tiakur sejak, Minggu (7/12/2025). Asisten III Setda Kabupaten MBD, Yafet Lelatobur […]

  • Audit Kasus Stunting, Wetang Tertinggi Kisut Terendah

    Audit Kasus Stunting, Wetang Tertinggi Kisut Terendah

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Sesuai audit kasus stunting bahwa meskipun jumlah balita stunting sebanyak 26 orang terdapat di desa Tela Masbuar, Kecamatan Babar Barat namun prevalensi stunting tertinggi yakni 23,56% ada pada Kecamatan Pulau Wetang, sedangkan prevalensi stunting terendah yakni 1,09% ada pada Kecamatan Kisar Utara, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Hal ini disampaikan Wakil Bupati […]

  • Apel Akbar ASN “Toko Gratis Kepeng” dan Penandatanganan MoU “Penanganan ASN Bermasalah Hukum”

    Apel Akbar ASN “Toko Gratis Kepeng” dan Penandatanganan MoU “Penanganan ASN Bermasalah Hukum”

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) melaksanakan Apel Akbar Aparatur Sipil Negara (ASN) “Toko Gratis Kepeng” (Tolak Korupsi, Gratifikasi dan Benturan Kepentingan) dan Penandatanganan Momorandum of Understanding “Penanganan ASN Bermasalah Hukum” antara Pemerintah Kabupaten MBD dengan Kejaksaan Negeri MBD serta Kepolisian Resort MBD demi mewujudkan MBD bebas KKN, ASN Berintegritas, beretika dan […]

  • Kilikily, Usia ke-87 GPM Terus Berkiprah

    Kilikily, Usia ke-87 GPM Terus Berkiprah

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Usia ke-87 Tahun Gereja Protestan Maluku (GPM) terus berkiprah meningkatkan kualitas iman kristiani di wilayah Maluku, sekalipun banyak mengalami goncangan dan tantangan hidup. Salah satu contoh, pandemi Covid-19 yang selama 2 tahun terakhir melanda dunia, termasuk Indonesia dan Maluku. Namun tetap dapat dilewati dengan kemurahan Tuhan. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Maluku […]

  • Bupati MBD Lantik 6 Kades Pulau Babar

    Bupati MBD Lantik 6 Kades Pulau Babar

    • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Babar, EXPO MBD Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Benyamin Th. Noach, S.T melantik enam Kepala Desa (Kades) di pulau Babar yakni Kades Yatoke, Mezak Anaktototy, Kades Nakarhamto, Thomas J. Dewis, Kades Tela, Leunard Imuly, Kades Imroing, Isbozed M. Jauply, Kades Manuwui, Marthen Teky dan Kades Yaltubung, Hiskia Kolelupun. di Lapangan Kalwedo, Desa Tepa Kecamatan Pulau-pulau […]

expand_less