Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Daerah » Mengherankan Jika Marsela dan Babar Diabaikan Dalam Pembicaraan Blok Masela

Mengherankan Jika Marsela dan Babar Diabaikan Dalam Pembicaraan Blok Masela

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2020
  • visibility 62
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON, EXPOMBD.COM – Rakyat di Pulau Marsela dan kepulauan Babar tentu merasa sangat tersinggung jika kepentingan besar pemerintah untuk mengeksplorasi Migas Marsela itu tidak memperhatikan gugusan pulau disini. Banyak pembicaraan Blok Masela yang dinilai lalai dari kontrol masyarakat.

Organisasi Perkumpulan Masyarakat Kepulauan Babar (Pemaskerbar) kemudian mengambil sikap tegasnya dengan melakukan pertemuan bersama legislatif provinsi Maluku untuk membicarakan keadilan bagi wilayah MBD, lebih khusus Pulau Marsela dan Babar yang persis di area Migas itu.

Organisasi ini menilai dalam perjuangan Blok Marsela ada point kesepatakan bersama Inpex dan Pemda yang tidak disinggung serta Bupati Maluku Barat Daya hampir tidak dilibatkan dalam banyak pembahasan Blok Marsela ini.

Dalam dokumen Pemaskebar yang di terima Aliansi Wartawan Indonesia Timur (AWIT) pada rabu, (12/08),  pihak Pemaskebar juga telah melakukan penyerahan dokumen yang diserahkan langsung oleh ketua umum Pusat Prof .Ir.J.W. Mosse, kepada ketua  DPRD Provinsi Maluku.

Dalam dokumen tersebut merupakan bentuk aspirasi dan tuntutan masyarakat Maluku Barat daya, untuk mendapat perhatian serus dari Pemprov, Pemerintah Pusat, SKK Migas, Inpex dan DPRD Maluku.

Dalam dokumen itu, Pemaskebar menuntut kepada DPRD Provinsi Maluku terkait PI 10 %.

“Kemudian menyangkut 4 progres yang berupa MoU bupati MBD, SKK Migas dan INPEX  yang tidak dijalankan oleh bupati MBD oyang Nohak”, tegas Pemaskebar dalam dokumennya.

Dalam pertemuan Pemaskebar itu, pihak DPRD Maluku berharap bupati MBD harus dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan terkait Blok marsela.

Alasan lain yang menjadi spirit Pemaskebar yakni MBD adalah daerah miskin dari seluruh wilayah Maluku, hal itu bisa dilihat dari kondisi faktual MBD dan Index Pembangunan Manusia (IPM). Selain itu, kemiskinan di rakyat MBD yang mencapai 29,43 % pada tahun 2019.

“Dengan alasan-alasan inilah, kita berharap Blok Marsela bisa menjadikan kesejahteraan”. (tim)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serka Yusran Dampingi Pembuatan Longbot Bantuan KASAD

    Serka Yusran Dampingi Pembuatan Longbot Bantuan KASAD

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Moa, EXPO MBD Sersan Kepala (Serka) Yusran Rumakat Batuud, Koramil 1511-04/Serwaru, melaksanakan pendampingan penuh dalam proses pembuatan longbot bantuan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Kamis (9/7/2026). Pendampingan sejak tahap pembuatan cetakan (mal), pemasangan mesin, hingga pengujian akhir untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar. Longbot tersebut merupakan bantuan langsung dari KASAD yang diperuntukkan bagi satuan […]

  • Pjs. Bupati MBD Sebut Keputusan Berlian Bangun Gedung CAT

    Pjs. Bupati MBD Sebut Keputusan Berlian Bangun Gedung CAT

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Barat Daya (MBD) untuk membangun gedung tes Computer Assisted Test (CAT) yang representatif, sebagai langkah strategis pengembangan sumber daya manusia di wilayah perbatasan adalah merupakan keputusan berlian. Hal ini disampaikan oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Maluku Barat Daya Melkias M. Lohy saat jumpa pers di ruang kerjanya […]

  • Satgas TMMD Ke-128 Bangun Kandang Jepit Ternak

    Satgas TMMD Ke-128 Bangun Kandang Jepit Ternak

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Moa, EXPO MBD Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim Moa segera membangun kandang jepit ternak di desa Poliwu Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Sebagai salah satu upaya mendukung aktivitas peternakan masyarakat di Pulau Moa. Hal ini disampaikan Dandim 1511/Pulau Moa, Letkol Infanteri, Nuriman Siswandi kepada wartawan di desa Moain, Kecamatan […]

  • Ruimasa Ditunjuk Jadi Karateker DPD KNPI MBD

    Ruimasa Ditunjuk Jadi Karateker DPD KNPI MBD

    • calendar_month Kamis, 14 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Ambon, EXPO MBD Yusuf Ruimasa ditunjuk menjadi Karateker Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Penunjukan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor : 008/SK/DPD.KNPI-Maluku/VII/2022, yang ditandatangani oleh Ketua DPD KNPI Provinsi Maluku, Umar Souwakil dan Sekretaris, Muhamad Gurium tertanggal 7 Juli 2022. Ketua DPD KNPI Provinsi Maluku, Umar […]

  • DPRD MBD Bentuk Pansus PSDKU Unpatti MBD

    DPRD MBD Bentuk Pansus PSDKU Unpatti MBD

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) membentuk Panitia Khusus (Pansus), untuk menelusuri penggunaan anggaran yang selama diperuntukan bagi Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Pattimura (Unpatti) MBD. Sebab ada tata kelola keuangan yang salah, untuk kemasan dana hibah dari pemerintah daerah dan dana pembangunan yang dibebankan […]

  • Harapan Bupati Pada Pelantikan Pengurus IDI MBD

    Harapan Bupati Pada Pelantikan Pengurus IDI MBD

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pelantikan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Maluku Barat Daya (MBD) jadi awal yang baik untuk para dokter agar lebih meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, terutama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sehingga terwujud MBD yang sejahtera, mandiri, berdaya saing, berbasis sumberdaya lokal dalam wadah NKRI yang berbhineka tunggal ika. Hal ini disampaikan Bupati […]

expand_less