MBD Raih Juara I TP2DD Wilayah Nusampua 2026
- account_circle admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, EXPO MBD
Komitmen Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) dalam mendorong transformasi digital pemerintahan kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. MBD berhasil meraih Juara I Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2026 tingkat kabupaten untuk wilayah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua (Nusampua).
Penghargaan tersebut diumumkan dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPID, Rakornas TP2DD, serta Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Dalam ajang Championship TP2DD 2026, MBD menjadi salah satu daerah yang berhasil masuk dalam jajaran kabupaten terbaik bersama Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Kotawaringin Timur, dan Kabupaten Gorontalo.
Prestasi tersebut mencerminkan keseriusan Pemerintah Kabupaten MBD dalam mempercepat Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), memperluas penggunaan sistem pembayaran digital, sekaligus membangun ekosistem ekonomi dan keuangan digital di daerah.
Bupati MBD, Benyamin Th. Noach, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan itu merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah dengan dukungan masyarakat dan berbagai pihak yang selama ini turut mendorong percepatan transformasi digital di MBD.
“Digitalisasi merupakan salah satu kebijakan penting dalam memastikan pengelolaan keuangan daerah secara akuntabilitas dan transparan,” ujar Noach.
Pemkab MBD selama ini terus memperluas pemanfaatan transaksi digital, antara lain melalui penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk pembayaran sejumlah pajak dan retribusi daerah. Pemerintah daerah juga mendorong penerapan ASN Go Digital sebagai bagian dari upaya modernisasi pelayanan dan transaksi pemerintahan.
Percepatan digitalisasi tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan Bank Indonesia, perbankan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Sinergi ini diarahkan untuk memperluas akses transaksi digital sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Bagi MBD yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan, transformasi digital memiliki peran strategis. Pemanfaatan teknologi pembayaran dan layanan digital diharapkan mampu mengurangi hambatan geografis serta memperpendek jarak pelayanan antara pemerintah dan masyarakat di berbagai pulau.
Ke depan, Pemkab MBD berkomitmen menjadikan penghargaan tersebut sebagai pemacu untuk memperluas digitalisasi hingga tingkat kecamatan dan desa. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat tata kelola keuangan daerah, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Capaian Juara I TP2DD wilayah Nusampua 2026 sekaligus menegaskan arah MBD dalam membangun pemerintahan yang semakin digital, transparan, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. (tim)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar