Komisi III DPRD MBD Temukan Takaran BBM Bermasalah
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 255
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tiakur, EXPO MBD
On The Spot Komisi III DPRD Kabupaten Maluku Barat Daya ke SPBU dan sejumlah pengecer BBM, Senin, 29 Juni 2026. Pengawasan dilakukan untuk memastikan distribusi dan ketersediaan stok BBM tetap terjaga hingga pasokan berikut tiba.
Dalam sidak tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten MBD menyampaikan bahwa ada sejumlah ketidaksesuaian pada takaran. Di SPBU Tribers, takaran satu liter BBM hanya mencapai sekitar 900 mililiter. Sementara pada sejumlah pertamini atau pengecer, volume BBM yang dijual berkisar antara 750 mililiter hingga satu liter.
Selain persoalan takaran, tim juga mendapati harga jual eceran yang bervariasi, yakni mulai dari Rp18.000 hingga Rp20.000 per liter.
Menurutnya, Komisi III DPRD Kabupaten Maluku Barat Daya akan mengagendakan pertemuan bersama Bagian Ekonomi Pembangunan dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya, pihak SPBU, serta para pengecer.
Pertemuan itu bertujuan untuk menyamakan komitmen agar takaran BBM yang dijual sesuai standar, yakni tepat satu liter sehingga memberikan kepastian dan perlindungan bagi masyarakat sebagai konsumen.
Komisi III menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi dan penjualan BBM guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai ketentuan dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. (exp01)
- Penulis: admin








Saat ini belum ada komentar