Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mahoni dan Trambesi Jadi Andalan Penghijauan Kota Tiakur

Mahoni dan Trambesi Jadi Andalan Penghijauan Kota Tiakur

  • account_circle admin
  • calendar_month Selasa, 23 Jun 2020
  • visibility 82
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Taikur, EXPO MBD

Pemilihan soal jenis tanaman untuk penghijauan kota Tiakur dan sekitarnya menjadi kendala selama ini, alasannya soal tekstur tanah kebawah adalah batu cadas dan batu gampi. Kalau tanam tanaman itu harusnya meliputi dua faktor utama yakni faktor iklim dan genetik tanaman.

Andai saja dua faktor ini dalam kondisi optimum tidak akan menjadi kendala. Menjadikannya dilematis untuk memilih kondisi wilayah dan mengambil aturan yang mengatur tentang tanaman penghijauan untuk  kota. Sehingga saat ini di dapat sudah tanaman yang cocok dengan kondisi iklim dan tekstur tanah kebawah, yakni mahoni dan trambesi.

Hal ini disampaikan kepala dinas Lingkungan Hidup kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Dalma Eoh, SP ketika diwawancarai di ruang kerjanya belum lama ini. Pada faktor genetiknya sangat berhubungan dengan tekstur tanah ke bawahnya. Kalau ada batu cadas dan batu gampi dan topsoilnya paling tidak hanya kedalam tiga meter.

Dikatakan Dalma, sudah pasti ketika ditanam tanaman yang perakarannya lebih dalam dari tiga meter. Jawabannnya dipastikan tanaman tersebut tidak akan bertumbuh dengan baik dan pasti menuai problem. Olehnya arahan Sekertaris  Daerah (Sekda), Drs. A Siamiloy, M.Si untuk menanam tanaman yang punya spesifikasi sesuai kondisi iklim dan tekstur tanah.

Menurut Dalma, ambil misal tanaman bintanggur dan beringin. Akan tetapi jenis tanaman ini tidak cocok dijadikan sebagai tanaman kota. Dari segi teknisnya bukan tanaman kota, sebab harusnya berpedoman pada aturan. Sehingga menjadikannya dilematis untuk memilih kondisi wilayah dan mengambil aturan yang mengatur tentang tanaman penghijauan untuk  kota.

Tutur Dalma, dicontohkannya menanam tanaman pala di pulau Moa ini tidak akan cocok sudah pasti tidak dapat hidup pula. Sehingga mencari jenis genetik tanaman yang sesuai dengan peruntukan untuk jenis tanaman kota. Sehingga saat ini di dapat sudah tanaman yang cocok dengan kondisi iklim dan tekstur tanah kebawah, yakni mahoni dan trambesi.

Ungkap Dalma, pengadaan jenis tanaman untuk ruang terbuka hijau yang sesuai kondisi tidak akan sama dengan pengadaan alat mesin yang tentu pasti. Memilih jenis tanaman belum tentu sama, ambil misal tanaman mangga golek ketika ditanam di Tiakur tentu tidak akan sama hasilnya dengan menanam mangga golek di pulau Babar. (VQ)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Kilikily, Tagihan Utang Pajak dan Retribusi Bukan Amdal

    Wabup Kilikily, Tagihan Utang Pajak dan Retribusi Bukan Amdal

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Saat menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten MBD tahun 2019 ada kegiatan dilakukan untuk tagihan tunggakan utang pajak dan retribusi bukan soal pajak amdal dari perusahaan penambangan di pulau Wetar yakni PT. Batutua Kharisma Permai dan Batutua Tembaga Raya (BKP-BTR) lewat perjanjian kesepakatan untuk dibayarkan secara bertahap. Hal ini disampaikan […]

  • Singgah MBD, Komandan Guspurla Armada III Berbagi Kasih

    Singgah MBD, Komandan Guspurla Armada III Berbagi Kasih

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2020
    • account_circle admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Dalam operasi pengamanan perbatasan Republik Indonesia (RI) dengan negara tetangga. Memakai Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Kerapu 812, Komandan Gugus Tempur Laut Armada III, Laksamana Pertama Tentara Nasional Indonesia (TNI), Rudhi Aviantara sempatkan berbagi kasih dengan jemaat Tiakur dan jemaah masjid Kalwedo Tiakur, kamis (17/09). Menurut Laksamana Pertama TNI, Rudhi Aviantara bahwa […]

  • 2 Anggota Polres MBD Diberhentikan Tidak Hormat

    2 Anggota Polres MBD Diberhentikan Tidak Hormat

    • calendar_month Kamis, 9 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Kapolres Maluku Barat Daya (MBD), AKBP. Dwi Bachtiar Rivai, S.I.K, MH memimpin langsung upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH), dari dinas Polri terhadap 2 (Dua) personil Polres MBD. Keduanya terlibat dalam kasus penyalagunaan narkotika dan disersi. Kedua anggota Polres MBD yang di PTDH yakni Aipda SA dan Brigpol RT. dimaksudkan agar diketahui […]

  • Kadis Kominfostaper MBD Jelaskan Mekanisme Pengajuan Akses Internet, BTS Dan Penambahan Bandwidth

    Kadis Kominfostaper MBD Jelaskan Mekanisme Pengajuan Akses Internet, BTS Dan Penambahan Bandwidth

    • calendar_month Kamis, 4 Mei 2023
    • account_circle admin
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Dalam merespons keluhan masyarakat Maluku Barat Daya (MBD) terkait signal telekomunikasi dan akses internet, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostaper) Kabupaten MBD telah membuka nomor kontak hotline maupun grup whatsapp pemerintah desa dan kecamatan. Kepala Diskominfostaper Kabupaten MBD, Weruhair A. A. Petrusz, SE menjelaskan, dalam melayani pengajuan keluhan dan sanggahan selama […]

  • Kreatif Muda Tiakur Buka Open Turnamen Catur

    Kreatif Muda Tiakur Buka Open Turnamen Catur

    • calendar_month Sabtu, 19 Agt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Kreatif Muda Tiakur bekerjasama dengan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) membuka Open Turnamen Catur yang diselenggarakan di Rumah Makan Lekday, Sabtu (19/08/2023) pukul 11.00 WIT waktu setempat hingga selesai. Hal ini disampaikan Ketua PERCASI Kabupaten Maluku Barat Daya Semuel. S. F. Rupilu saat ditemui wartawan media ini […]

  • Kajian Balitbangda MBD, Inovasi Teknologi Bawang Merah Lakor

    Kajian Balitbangda MBD, Inovasi Teknologi Bawang Merah Lakor

    • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Sebuah kajian yang telah dilakukan oleh Badan penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) pada tahun 2020 lalu. Tentang penerapan inovasi teknologi  pengembangan bawang merah lakor, menunjukan hasil yang baik dengan potensi sebesar 5,71 ton/ha. Peningkatan produksivitas bawang dan mengatasi kelangkaan dimusim hujan, dengan penerapan rain shelter (Plastik naungan). […]

expand_less