Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mencari Pemimpin Memahami Arti Kalwedo

Mencari Pemimpin Memahami Arti Kalwedo

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
  • visibility 114
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tulisan dengan thema besar ini pernah saya bicarakan dengan beberapa rekan yang telah duduk sebagai wakil rakyat di Maluku Barat Daya. Bahwasanya, Bumi Kalwedo ini harus dibangun dengan vondasi utamanya adalah Kultur dan Budaya yang dilihat hari ini dalam bentuk simbol Kalwedo itu. Mengapa, karena sebelum negara ini hadir, leluhur kita membangun peradaban itu hanya dengan mengandalkan kehidupan berbudaya tidak dengan lainnya. Simbol besar kita Pancasila saja hadir setelah tatanan ini sudah dibentuk para leluhur. Karena itu, jika pemimpin salah memahami arti kalwedo itu dalam ruang kebijakan politik, sama artinya memperuncing/memperbesar sentimen kelompok dan lainnya.

Kita harus belajar dari Provinsi Papua Barat atau Papua yang mampu melakukan terobosan politik menghadirkan satu lembaga yang namanya Majelis Rakyat Papua (MRP). Lembaga ini adalah representasi kultural orang Papua yang mampu menjaga dan melindungi tatanan kehidupan orang disana. Hal ini saya bicarakan bukan karena mereka memiliki otonomi khusus kemudian lembaga itu hadir, tetapi niat dan pikiran mereka untuk menjaga kekuatan kultural itu ada dan mereka lakukan itu. Mengapa Maluku Barat Daya tidak bisa lakukan itu? Apakah daerah kita harus memiliki otonomi khusus baru hal itu terwujud? Tentu tidak. Semua ini sangat tergantung bagaimana pemimpin itu sendiri. Bagi saya sangat mungkin itu dilakukan.

Oleh. Freni Lutruntuhluy, S.Pd*)

Saya secara pribadi belum melihat para elit dan politisi kita berbicara kearah sana. Mereka masih terpola dengan model/gaya berpolitik yang biasanya, alias mempesona dimana-mana yang mengatur kekuatan “balas dendam” dan kemudian mendapat keuntungan. Model ini menurutku hanya akan mebuahkan generasi yang ikut mengikis atau bahkan merusak peradaban kultural Maluku Barat Daya.

Dipertengahan hingga akhir tahun 2020 ini kita pasti lebih sering disuguhkan dengan berita-berita menarik soal politik itu, karena tepat pada agenda pergantian kepala daerah. Banyak elit politik dan pegiatnya ikut bertebaran dan menebar pesona bahkan berpotensi banyak hal masuk ke ranah hukum jika akhirnya ada yang memilih lajur itu, apakah model ini yang kita inginkan? Tentu tidak.

Saya mengambil thema besar bagaimana kita mampu mendesain makro pembangunan dengan dasar simbol daerah kita Kalwedo itu. Artinya visi dan misi pemimpin kita bisa mengukur sampai dimana kadar Kalwedo itu dalam arah dan kebijakan pembangunan lima tahun mendatang. Maksudnya agar dikemudian hari, kita jangan selalu menggunakan alasan Kalwedo itu hanya untuk menutupi aib yang sudah terjadi. Kalwedo, harusnya bukan sekedar simbol, slogan atau kata/ucapan yang mempersatukan, tetapi harus bisa menyelesaikan masalah pada jalur kulturalnya. Kira-kira pendapat saya begitu.

Pada hari ini, saya juga mengatakan luar biasa kepada generasi milenial kita yang begitu cepat mereka menanggapi apa yang terjadi di jagat maya. Begitulah kira-kira dunia sekarang mengalami pergeseran zaman dengan pendekatan teknologinya. mereka tidak sulit untuk bertemu dan bertatap muka, tetapi sangat rumit menjelaskan alasan dan tujuan apa harus bersama. Mereka masih lupa bahwa komunikasi jalur maya terlalu bersifat konkrit dan tidak tuntas. Tetapi apa yang terjadi di maya kita ikut sadari ternyata memiliki daya dorong yang kuat dan mampu mempengaruhi psikologi komunikasi politik. Yang menjadi persoalan adalah generasi milenial masih sulit memisahkan antara ruang praktis politik dan ruang idealisme. Semoga ini tidak melunturkan kultur dan budaya Kalwedo kita meski berbeda politik.

Kembali pada thema besar kita soal Mencari Pemimpin Memahami Arti Kalwedo. Kita sangat berharap kepada rakyat, semoga dengan proses politik yang ada, rakyat lebih cerdas, dewasa dan berani mengambil sikap untuk satu kebaikan bagi generasi berikutnya.

Sekilas mengingatkan kita anak-anak yang dibesarkan oleh adat. Dalam sejarah hidup saya, almarhum opa saya Romelus Alerbitu sewaktu masih hidup, dalam banyak pertemuan Ia selalu menjadi orang pertama disuguhkan satu sloki Sopi, Ia kemudian bertutur dalam bahasa adatnya. Setelah selesai, sopi itu kemudian tiba-tiba saja diambil oleh salah satu anak yang berada di sampingnya dan langsung diminum. Pulang dari tempat itu saya kemudian bertanya kepada almarhum, “Apa maksud anak itu mengambil sopi itu dari tangan Opa dan ia menum tadi? Opa kemudian menjawab, “anak itu memahami dan ingin melanjutkan apa yang opa sudah lakukan suatu saat nanti”. Pemahaman ini memiliki arti yang begitu dalam bahwa sebagai orang yang di besarkan dari adat, menjadi satu kewajiban untuk menjaga dan merawat adat itu sendiri.

Kalwedo!

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • GMBK Hadir Berperan Dukung Pembangunan MBD

    GMBK Hadir Berperan Dukung Pembangunan MBD

    • calendar_month Selasa, 23 Jan 2024
    • account_circle admin
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Membangun Bumi Kalwedo (GMBK) melantik Dewan Pengurus Cabang (DPC) Tiakur Periode 2024-2026 di Aula PSDKU UNPATTI Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Senin (22/01/2024). Tema “Melalui  Semangat Kalwedo, kita memperkuat persaudaraan untuk membangun  Maluku Barat Daya”. Dalam sambutan Bupati MBD yang dibacakan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik […]

  • Wabup MBD Pimpin Rapat Pemeriksaan Dokumen Lingkungan dan Rencana Pengembangan Pelabuhan

    Wabup MBD Pimpin Rapat Pemeriksaan Dokumen Lingkungan dan Rencana Pengembangan Pelabuhan

    • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Wakil Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Drs. Agustinus L. Kilikily, M.Si membuka sekaligus memimpin Rapat Pemeriksaan Dokumen Lingkungan Kegiatan Operasional dan Kegiatan Rencana Pengembangan Pelabuhan Eray Kecamatan Wetar Utara dan Pelabuhan Mahaleta Kecamatan Mdona Hyera, Kabupaten MBD yang berlangsung pada Ruang Rapat Kantor Bupati, Jumat (06/10/2023). Wakil Bupati dalam sambutannya menyampaikan perkembangan […]

  • Kejari MBD Sita Uang Korupsi Proyek Jalan Rp. 1,023 Miliar

    Kejari MBD Sita Uang Korupsi Proyek Jalan Rp. 1,023 Miliar

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Kejaksaan Negeri Maluku Barat Daya menggelar konferensi pers terkait penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi sektor infrastruktur, Rabu (19/08/2026). Penyidik Kejari MBD berhasil menyita uangTunai sebesar Rp. 1.023.3000 (satu miliar dua puluh tiga juta tiga ratus ribu rupiah) yang merupakan barang bukti hasil korupsi proyek pembangunan dan peningkatan jalan. ​​Barang bukti uang […]

  • Harapan Wabup Kilikily di Sidang Ke-X Jemaat GPM Tiakur

    Harapan Wabup Kilikily di Sidang Ke-X Jemaat GPM Tiakur

    • calendar_month Minggu, 18 Feb 2024
    • account_circle admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Wakil Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Drs. Agustinus Lekwarday Kilikily, M.Si menghadiri pembukaan Jemaat Ke-X Jemaat GPM Tiakur, Klasis Leti Moa Lakor (Lemola). Sebelum didasari dengan ibadah bersama, bertempat di gedung gereja Eliora Jemaat GPM Tiakur, Minggu (18/02). Mengawali sambutannya, Wabup Kilikily menyampaikan rasa kehangatan dan kasih saying yang telah ditanamkan oleh […]

  • Pesan Wabup MBD Setelah Disuntik Vaksin Booster

    Pesan Wabup MBD Setelah Disuntik Vaksin Booster

    • calendar_month Minggu, 13 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Vaksinasi tahap 3 mulai disuntikan di kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) yakni vaksin Booster. Wakil Bupati (Wabup) MBD, Drs. Agustinus Lekwarday Kilikily, M.Si dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) MBD, Herwin Adriono, SH disuntik vaksin Booster. Kegiatan ini berlangsung di kantor Kejaksaan Negeri MBD berkat kerjasama dengan pemerintah daerah dan semua stekholder pada, […]

  • Bawaslu MBD Hadiri Pembukaan Pleno Rekapitulasi Suara

    Bawaslu MBD Hadiri Pembukaan Pleno Rekapitulasi Suara

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) hadir dalam pembukaan pleno rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara dan penetapan hasil pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati tingkat Kabupaten MBD Tahun 2024. Ini adalah bagian dari pengawasan. Bertempat di aula penginapan Tiakur Beach, Senin (29/11/2024). Ketua Bawaslu Kabupaten MBD, […]

expand_less