Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mencari Pemimpin Memahami Arti Kalwedo

Mencari Pemimpin Memahami Arti Kalwedo

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2020
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tulisan dengan thema besar ini pernah saya bicarakan dengan beberapa rekan yang telah duduk sebagai wakil rakyat di Maluku Barat Daya. Bahwasanya, Bumi Kalwedo ini harus dibangun dengan vondasi utamanya adalah Kultur dan Budaya yang dilihat hari ini dalam bentuk simbol Kalwedo itu. Mengapa, karena sebelum negara ini hadir, leluhur kita membangun peradaban itu hanya dengan mengandalkan kehidupan berbudaya tidak dengan lainnya. Simbol besar kita Pancasila saja hadir setelah tatanan ini sudah dibentuk para leluhur. Karena itu, jika pemimpin salah memahami arti kalwedo itu dalam ruang kebijakan politik, sama artinya memperuncing/memperbesar sentimen kelompok dan lainnya.

Kita harus belajar dari Provinsi Papua Barat atau Papua yang mampu melakukan terobosan politik menghadirkan satu lembaga yang namanya Majelis Rakyat Papua (MRP). Lembaga ini adalah representasi kultural orang Papua yang mampu menjaga dan melindungi tatanan kehidupan orang disana. Hal ini saya bicarakan bukan karena mereka memiliki otonomi khusus kemudian lembaga itu hadir, tetapi niat dan pikiran mereka untuk menjaga kekuatan kultural itu ada dan mereka lakukan itu. Mengapa Maluku Barat Daya tidak bisa lakukan itu? Apakah daerah kita harus memiliki otonomi khusus baru hal itu terwujud? Tentu tidak. Semua ini sangat tergantung bagaimana pemimpin itu sendiri. Bagi saya sangat mungkin itu dilakukan.

Oleh. Freni Lutruntuhluy, S.Pd*)

Saya secara pribadi belum melihat para elit dan politisi kita berbicara kearah sana. Mereka masih terpola dengan model/gaya berpolitik yang biasanya, alias mempesona dimana-mana yang mengatur kekuatan “balas dendam” dan kemudian mendapat keuntungan. Model ini menurutku hanya akan mebuahkan generasi yang ikut mengikis atau bahkan merusak peradaban kultural Maluku Barat Daya.

Dipertengahan hingga akhir tahun 2020 ini kita pasti lebih sering disuguhkan dengan berita-berita menarik soal politik itu, karena tepat pada agenda pergantian kepala daerah. Banyak elit politik dan pegiatnya ikut bertebaran dan menebar pesona bahkan berpotensi banyak hal masuk ke ranah hukum jika akhirnya ada yang memilih lajur itu, apakah model ini yang kita inginkan? Tentu tidak.

Saya mengambil thema besar bagaimana kita mampu mendesain makro pembangunan dengan dasar simbol daerah kita Kalwedo itu. Artinya visi dan misi pemimpin kita bisa mengukur sampai dimana kadar Kalwedo itu dalam arah dan kebijakan pembangunan lima tahun mendatang. Maksudnya agar dikemudian hari, kita jangan selalu menggunakan alasan Kalwedo itu hanya untuk menutupi aib yang sudah terjadi. Kalwedo, harusnya bukan sekedar simbol, slogan atau kata/ucapan yang mempersatukan, tetapi harus bisa menyelesaikan masalah pada jalur kulturalnya. Kira-kira pendapat saya begitu.

Pada hari ini, saya juga mengatakan luar biasa kepada generasi milenial kita yang begitu cepat mereka menanggapi apa yang terjadi di jagat maya. Begitulah kira-kira dunia sekarang mengalami pergeseran zaman dengan pendekatan teknologinya. mereka tidak sulit untuk bertemu dan bertatap muka, tetapi sangat rumit menjelaskan alasan dan tujuan apa harus bersama. Mereka masih lupa bahwa komunikasi jalur maya terlalu bersifat konkrit dan tidak tuntas. Tetapi apa yang terjadi di maya kita ikut sadari ternyata memiliki daya dorong yang kuat dan mampu mempengaruhi psikologi komunikasi politik. Yang menjadi persoalan adalah generasi milenial masih sulit memisahkan antara ruang praktis politik dan ruang idealisme. Semoga ini tidak melunturkan kultur dan budaya Kalwedo kita meski berbeda politik.

Kembali pada thema besar kita soal Mencari Pemimpin Memahami Arti Kalwedo. Kita sangat berharap kepada rakyat, semoga dengan proses politik yang ada, rakyat lebih cerdas, dewasa dan berani mengambil sikap untuk satu kebaikan bagi generasi berikutnya.

Sekilas mengingatkan kita anak-anak yang dibesarkan oleh adat. Dalam sejarah hidup saya, almarhum opa saya Romelus Alerbitu sewaktu masih hidup, dalam banyak pertemuan Ia selalu menjadi orang pertama disuguhkan satu sloki Sopi, Ia kemudian bertutur dalam bahasa adatnya. Setelah selesai, sopi itu kemudian tiba-tiba saja diambil oleh salah satu anak yang berada di sampingnya dan langsung diminum. Pulang dari tempat itu saya kemudian bertanya kepada almarhum, “Apa maksud anak itu mengambil sopi itu dari tangan Opa dan ia menum tadi? Opa kemudian menjawab, “anak itu memahami dan ingin melanjutkan apa yang opa sudah lakukan suatu saat nanti”. Pemahaman ini memiliki arti yang begitu dalam bahwa sebagai orang yang di besarkan dari adat, menjadi satu kewajiban untuk menjaga dan merawat adat itu sendiri.

Kalwedo!

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakor Kementerian PANRB, MBD Usulkan 3.934 Formasi ASN

    Rakor Kementerian PANRB, MBD Usulkan 3.934 Formasi ASN

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle admin
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Jakarta, EXPO MBD Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menggelar Rapat Koordinasi Pengadaan ASN Tahun 2024 dan Uji Publik Rancangan Undang-Undang ASN pada Kamis, 14 Maret 2024 yang dilaksanakan di Hotel Bidakara, di Kawasan Jakarta selatan . Menteri PAN-RB, Abdullah Azwar Anas dalam sambutannya mengatakan, rekrutmen ASN kali ini sangat penting dengan […]

  • Kodim 1511/Pulau Moa Bantu Amankan Perayaan Paskah

    Kodim 1511/Pulau Moa Bantu Amankan Perayaan Paskah

    • calendar_month Jumat, 2 Apr 2021
    • account_circle admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat khususnya umat nasarani yang sedang merayakan Jumat Agung Perjamuan Kudus dan menjelang Perayaan Paskah di kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Komando Distrik Militer (Kodim) 1511/Pulau Moa mendukung dan membantu Polres MBD, untuk melakukan pengamanan pada sejumlah gereja di wilayah teritorialnya. Hal ini disampaikan Komandan […]

  • Satgas TMMD Ubah Rumah Janda Lansia  Layak Huni

    Satgas TMMD Ubah Rumah Janda Lansia Layak Huni

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Moa, EXPO MBD Harapan baru kini dirasakan oleh Naomi Meykudi (68), seorang janda lansia yang tinggal di Desa Moain. Rumah sederhana yang selama ini ditempatinya perlahan berubah menjadi lebih aman dan nyaman berkat kepedulian anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 1511/Pulau Moa. Sebelumnya, kondisi rumah Naomi cukup memprihatinkan. Kusen, pintu, dan jendela yang terbuat dari kayu […]

  • KPU MBD Sukses Gelar Debat Publik Kedua

    KPU MBD Sukses Gelar Debat Publik Kedua

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) sukses menyelenggarakan Debat Publik Kedua dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024. Dengan tema “Mewujudkan Pemerintahan Yang Efektif dan Inovatif Melalui Pelayanan Publik Yang Eklusif dan Berkeadilan. Bertempat di gedung serbaguna TIakur, Sabtu (16/11/2024). Menurut Ketua KPU Kabupaten MBD, Yoma Naskay mengatakan […]

  • Babinsa Hadiri Kegiatan Musrembang Desa Tepa

    Babinsa Hadiri Kegiatan Musrembang Desa Tepa

    • calendar_month Sabtu, 20 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Tepa, EXPO MBD Bintara Pembina Desa (Babinsa) Komando Rayon Militer (Koramil) 1511-03/Tepa, Sersan Satu (Sertu) Jason Seai ikut menghadiri kegiatan tahunan. Musyawarah Pembangunan Desa (MusrembangDes) Tepa untuk menyepakati Rencana Kerja Desa (RKPDes), tahun anggaran yang direncanakan oleh para pemangku kepentingan. Kegiatan ini berlangsung di balai desa Tepa, kamis (18/02). Merupakan penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka […]

  • Musrenbang RKPD 2027 MBD Bahas Prioritas Pembangunan

    Musrenbang RKPD 2027 MBD Bahas Prioritas Pembangunan

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggelar Forum Lintas Perangkat Daerah dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Bappedalitbang, Senin (18/5/2026). Sebagai wadah strategis menyepakati arah kebijakan pembangunan daerah pada tahun kedua pelaksanaan RPJMD Kabupaten MBD 2025–2029. Wakil Bupati MBD, Agustinus Lekwarday Kilikily, mengatakan pelaksanaan […]

expand_less