Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Daerah » Kajian Balitbangda MBD, Inovasi Teknologi Bawang Merah Lakor

Kajian Balitbangda MBD, Inovasi Teknologi Bawang Merah Lakor

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 10 Sep 2021
  • visibility 187
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tiakur, EXPO MBD

Sebuah kajian yang telah dilakukan oleh Badan penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) pada tahun 2020 lalu. Tentang penerapan inovasi teknologi  pengembangan bawang merah lakor, menunjukan hasil yang baik dengan potensi sebesar 5,71 ton/ha. Peningkatan produksivitas bawang dan mengatasi kelangkaan dimusim hujan, dengan penerapan rain shelter (Plastik naungan).

Hal ini ditulis berdasarkan press release  yang diterima media ini dari Balitbangda kabupaten MBD belum lama ini. Bawang merah lakor populer dengan sebutan bawang lakor, sebagai warisan keraifan lokal berperan sebagai penyumbang ekonomi strategis dari sektor pertanian. Bawang lakor memberikan kontribusi masif terhadap pendapatan rumah tangga dan penerimaan daerah.

Ternyata dari total luas panen bawang lakor yaitu 34 ha hanya ada produksi sekali panen setahun sebanyak 29,8 ton dengan produksivitas 0,88 ton/ha. Dari data tersebut ternyata produksi bawang merah masih jauh dari potensi hasil yang mestinya dicapai yaitu 12 ton/ha. Dengan estimasi kebutuhan konsumsi daerah setahun sebesar 203 ton, maka dilakukan inpor dari Surabaya, Makasar, Kupang dan Ambon.

Kondisi ini memperlihatkan produksi bawang merah lakor belum mumpuni untuk menjawab kebutuhan dalam daerah. Dengan demikian sangatlah diperlukan perhatian serius untuk pengembangan bawang merah lakor yang lebih difokuskan pada upaya peningkatan produksi. Rendahnya produksi adalah karena frekuensi tanam rendah, dengan aktivitas tanam satu kali setahun tepatnya pada musim kemarau.

Menjawab rendahnya produksivitas bawang merah lakor dapat diatasi dengan sentuhan inovasi teknologi yaitu rain shelter (Plastik naungan). Ini merupakan budidaya diluar musim atau diluar kebiasaan, dan ini memiliki tantangan jauh lebih besar dari pada musim kemarau. Tantangan musim penghujan berupa curah hujan dan ancaman hama penyakit lebih tinggi yang menyebabkan kematian dan produksi hasil rendah.

Teknologi inovasi yang diujicobakan pada lahan percobaan (demplot) di pulau Lakor yaitu rain shelter (Plastik naungan). Berfungsi melindungi tanaman bawang dari musim hujan, sehingga tidak terjadi kelebihan air atau genangan pada lokasi tanam yang dapat mengakibatkan busuk umbi.  Selain itu, teknologi budidaya seperti pengaturan pemupukan, jarak tanam, pemberantasan hama penyakit dengan metode ramah lingkungan.

Rendahnya produksi bawang Lakor juga dipengaruhi oleh tidak tersedianya infrastruktur pertanian. Antara lain irigasi dan jalan usaha tani (JUT). Tidak adanya sistem irigasi berupa pipanisasi, sehingga energi dan waktu yang dibutuhkan petani semakin besar sedangkan produksinya rendah. JUT yang belum tersedia mempersulit petani mengangkut bibit, pupuk dan hasil pertanian. (VQ)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harapan Bupati Pada Pelantikan Pengurus IDI MBD

    Harapan Bupati Pada Pelantikan Pengurus IDI MBD

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pelantikan pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Maluku Barat Daya (MBD) jadi awal yang baik untuk para dokter agar lebih meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, terutama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sehingga terwujud MBD yang sejahtera, mandiri, berdaya saing, berbasis sumberdaya lokal dalam wadah NKRI yang berbhineka tunggal ika. Hal ini disampaikan Bupati […]

  • Masyarakat Pulau Luang Butuh Dermaga

    Masyarakat Pulau Luang Butuh Dermaga

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2020
    • account_circle admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Keluhan masyarakat pulau Luang kecamatan Mdona Hyera, kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) sampai saat ini belum juga ditindaklanjuti. Bagaikan terisolir, namun pemerintah kabupaten (Pemkab) terus saja “tutup mata”. Jangankan akses jalan untuk transportasi darat yang nyata-nyata tidak ada, bahkan sebuah dermaga untuk transportasi lautpun tidak dimiliki. Hal ini disampaikan salah satu masyarakat […]

  • Setelah “Benyamin-Ary” Menyusul “Jodo” dan “Kalwedo”

    Setelah “Benyamin-Ary” Menyusul “Jodo” dan “Kalwedo”

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2020
    • account_circle admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Setelah bakal calon (Balon) pasangan Benyamin Thomas Noach dan Agustinus Lekwarday Kilikily (Benyamin-Ary) dinyatakan diterima oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Maluku Barat Daya (MBD) pada hari pertama, jumat (04/09). Menyusul dinyatakan diterima balon pasangan John N. Leunupun dan Dolfina Markus (Jodo) pada perbaikan di hari kedua, sabtu (05/09). Serta balon pasangan […]

  • Kembangkan Literasi, Perpustakaan Hadir di Taman Kota Tiakur

    Kembangkan Literasi, Perpustakaan Hadir di Taman Kota Tiakur

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2022
    • account_circle admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) terus berupaya lewat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten MBD untuk masyarakat, pelajar dan mahasiswa yang berada kota Tiakur. Salah satu bentuk nyata adalah dengan memacu minat baca lewat aksi menghadirkan mobil perpustakaan keliling di Taman Kota Tiakur, ini terkait juga dengan pengembangan literasi. Hal […]

  • Pelantikan Pengurus KONI, Pemkab MBD Dukung Pembinaan Olahraga

    Pelantikan Pengurus KONI, Pemkab MBD Dukung Pembinaan Olahraga

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Semangat baru mengalir di dunia olahraga Maluku Barat Daya (MBD) saat jajaran pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten MBD periode 2024-2028 resmi dilantik. Bertempat di Gedung serbaguna Tiakur, Rabu (15/10/2025). Momentum ini bukan sekadar seremonial belaka, tetapi juga menjadi titik awal pembinaan olahraga. Pelantikan berlangsung penuh khidmat dihadiri oleh Bupati MBD, […]

  • Gandong Moain Hadiri Penthabiskan Gereja Ebenhaezer Letpey-Ketty

    Gandong Moain Hadiri Penthabiskan Gereja Ebenhaezer Letpey-Ketty

    • calendar_month Jumat, 24 Mar 2023
    • account_circle admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Lakor, EXPO MBD Ikatan Persaudaraan Pela-Gandong antara Desa Ketty-Letpey dan Moain sudah terbangun sejak dulu dari leluhur, sulit terpisahkan dengan kondisi dan kepentingan apapun. Hal ini terbukti ketika dithabiskannya gedung gereja Ebenhaezer Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Letpey-Ketty, Klasis Pulau-pulau Leti Moa Lakor (Lemola) yang dihadiri oleh saudara segandong dari desa Moain. Hal ini ditulis […]

expand_less