Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mari Bersama Dukung Inovasi “Siapa Merasa”

Mari Bersama Dukung Inovasi “Siapa Merasa”

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tiakur, EXPO MBD

Pembangunan komitmen bersama melalui proyek perubahan “Siapa Merasa” yakni Strategi Mengatasi Anak Putus Sekolah Melalui Kolaborasi Pentahelik di Kabupaten MBD. Digagas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten MBD, Roberth Japeky peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional II Angkatan XVIII BPSDMD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025.

Hal ini disampaikan Kadis Japeky dalam rapat bersama pentahelik, di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten MBD, Jumat (15/08/2025). Sesuai data dapodik ada angka anak putus sekolah sebanyak 485 orang. Dengan angka anak putus sekolah SMA 207 orang, SMK 49 orang anak smp 136 orang sedangkan SD 93 orang. Dengan berbagai alasan yakni budaya mempekerjakan anak dan adanya perkawinan dini.

Menurutnya, bukan hanya sekadar judul tetapi memiliki daya tarik, dengan tampilan logo yang dikemas memikat semua pihak terlibat guna mengambil keputusan bersama. Dengan demikan nilai ajakan untuk siapa saja merasa begitu peduli tentang anak putus sekolah di kabupaten MBD guna bersama membangun komitmen mendukung inovasi “Siapa Merasa”.

Inovasi “Siapa Merasa” berhasil dibutuhkan 4P1C yaitu produk, price, place, promosi dan custamer. Dibutuhkan juga landasan yudirisnya sehingga tidak diragukan. Lokus penangananan anak putus sekolah berada di Dusun Toinaman, desa Wakarlely, Kecamatan Moa, Kabupaten MBD, ungkapnya.

Pada kesempatan itu Pj. Sekda MBD, Daud Reimialy mengatakan kiranya ini bukan hanya sebatas prasyarat sehingga menjadi sebuah tulisan tentang inovasi semata. Proyek perubahan ini menjadi sebuah tugas nyata yang mestinya diimplementasikan di lingkungan kerja. Membuktikan pemimpin yang visioner, adaptif, strategis, inovatif dan transformatif.

Upaya mengatasi anak putus sekolah perlu melibatkan keluarga, sekolah, masyarakat dan pemerintah secara terpadu. Karena penyebabnya beragam, mulai dari factor ekonomi, lingkungan, hingga motivasi belajar. (exp01)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • 9 KKKS Besar Lampaui Target Lifting

    9 KKKS Besar Lampaui Target Lifting

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
    • account_circle admin
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Jakarta, EXPO MBD Ditengah pandemi Covid-19 yang masih terjadi yang menyebabkan belum optimalnya operasional hulu migas karena pembatasan mobilitas dan penerapan protokol kesehatan yang ketat, hulu migas masih bisa mencatatkan capaian lifting migas yang tinggi. Sampai triwulan 3 tahun 2021, realisasi lifting minyak dan gas sebesar 1,640 barel oil equivalent per day (BOEPD) atau sebesar […]

  • Pemkab MBD Dorong Peningkatan Capaian ETPD

    Pemkab MBD Dorong Peningkatan Capaian ETPD

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Perkembangan digitalisasi keuangan yang pesat beberapa tahun terakhir menyederhanakan transaksi keuangan menjadi lebih cepat, aman dan efisien. Digitalisasi keuangan telah mengubah pola hidup masyarakat melakukan transaksi keuangan. Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Benyamin Th. Noach melalui rilis, Selasa (08/07/2025) mengatakan, kebijakan Elektronikfikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), sejak 2021 telah dilaksanakan Pemkab MBD […]

  • BKP-BTR Buka Pelatihan Operator Alat Berat Bagi Perempuan

    BKP-BTR Buka Pelatihan Operator Alat Berat Bagi Perempuan

    • calendar_month Sabtu, 25 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Lurang, EXPO MBD Batutua Kharisma Permai dan Batutua Tembaga Raya (BKP-BTR), memiliki komitmen kuat terhadap kesetaraan gender. Untuk usaha pertambangan karena sering dianggap sebagai lapangan kerja untuk laki-laki saja. Perusahaan penambangan dan pengolahan tembaga tersebut mewujudkan komitmen melalui penyelenggaraan Mining Apprentice Program (MAP). Berupa pelatihan mengoperasikan berat yang dikhususkan bagi peserta perempuan. Dicky Murod, Senior […]

  • Audit Kasus Stunting, Wetang Tertinggi Kisut Terendah

    Audit Kasus Stunting, Wetang Tertinggi Kisut Terendah

    • calendar_month Rabu, 13 Sep 2023
    • account_circle admin
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Sesuai audit kasus stunting bahwa meskipun jumlah balita stunting sebanyak 26 orang terdapat di desa Tela Masbuar, Kecamatan Babar Barat namun prevalensi stunting tertinggi yakni 23,56% ada pada Kecamatan Pulau Wetang, sedangkan prevalensi stunting terendah yakni 1,09% ada pada Kecamatan Kisar Utara, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Hal ini disampaikan Wakil Bupati […]

  • Komisi C DPRD MBD Bahas 2 Ranperda Perumda Tirta Kalwedo

    Komisi C DPRD MBD Bahas 2 Ranperda Perumda Tirta Kalwedo

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggelar rapat guna membahas 2 (Dua) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Kalwedo Kabupaten MBD dan Penyertaan Modal Perumda Tirta Kalwedo Kabupaten MBD. Bertempat di ruang sidang DPRD Kabupaten MBD, Senin (16/10/2023). Hadir dalam […]

  • Coffee is health food: Myth or fact?

    Coffee is health food: Myth or fact?

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2020
    • account_circle admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Vivamus vestibulum ut magna vitae facilisis. Maecenas laoreet lobortis tristique. Aenean accumsan malesuada convallis. Suspendisse egestas luctus nisl, sit amet

expand_less