Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Daerah » Kekla Luang Sermata Bersuara Soal Keributan Elo

Kekla Luang Sermata Bersuara Soal Keributan Elo

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 22 Nov 2021
  • visibility 165
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Lelang, EXPO MBD

Ketua Klasis (Kekla) Luang Sermata Gereja Protestan Maluku (GPM), Pdt. K Mose, S.Th bersuara soal kronologi keributan masal di desa Elo, kecamatan Mdona Hyera, kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) tanggal 16 dan 17 Nopember 2021 lalu. Antara sekelompok yang mengatasnamakan Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) dan pemberitaan media yang dirasa miring dan merugikan GPM.

Menurut Pdt. K Mose, S.Th dalam rilis yang disampaikan kepada media ini, Senin (21/11) bahwa tanggal 16 Nopember 2021 pukul 13.30 Wit rombongan tidak dikenal datang ke desa Elo. Informasi berkembang hendak melaksanakan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR). Kenyataannya Pemerintah Desa dan Majelis Jemaat GPM Elo belum mendapat pemberitahuan secara lisan maupun tulisan.

Dikatakannya sekira pukul 14.00 WIT bertempat di rumah Kepala Desa (Kades), berkumpul Perangkat Desa dan Perangkat Majelis Jemaat GPM Elo untuk membahas kedatangan, berdiskusi, menanti dan mempertimbangkan kehadiran dari luar wilayah dalam kaitan dengan pandemi Covid-19 untuk rombongan tersebut. Tetapi hingga pukul 17.00 WIT tidak ada pemberitahuan terkait kegiatan itu.

Setelah itu pertemuan kembali dilanjutkan di pastori jemaat GPM Elo. Dengan maksud untuk memastikan apakah benar akan ada kegiatan sesuai informasi yang berkembang, karena lokasinya berdekatan dengan gedung yang biasanya digunakan oleh sekelompok orang yang mangatasnamakan GSJA di desa Elo untuk melakukan aktivitas peribadahan.

Saat yang bersamaan ada pemuda desa, Penias Delly menyampiri Kades seraya menyampaikan informasi bahwa Yenmorce Ley (Yang katanya Pendeta GSJA) dan seseorang tidak kenal ingin bertemu. Kades kemudian menyampaikan bahwa kades sedang melakukan pertemuan, sehingga kalau ingin bertemu di pastori saja, ungkapnya.

Tidak lama berselang Penias Delly kembali dan menyampaikan lagi bahwa keduanya ingin bertemu di kediaman Kades. Kades kemudian memanggil pemuda desa yang lain yakni Karel Tarekar untuk menemui kedua orang dimaksud. Untuk menyampaikan bahwa kebetulan Kades berada di Pastori sehingga kalau dapat bertemu untuk menyampaikan maksudnya, ujarnya.

Pertemuan yang diinginkan tidak terwujud, Karel Tarekar kembali dan menyampaikan pikiran keduanya bahwa kalau begitu tidak mengapa karena sudah menghargai dan kalaupun Kades tidak menghargai tidak mengapa. Selanjutnya sekira pukul 18.30 WIT terdengar aktifitas peribadahan berlangsung, Kades bersama staf dan perangkat majelis bersepskat untuk tidak mengizinkan kegiatan itu, tuturnya.

Pukul 18.45 WIT ada niat dari Pemerintah Desa dan Majelis Jemaat GPM Elo untuk menanyakan kegiatan apa yang dilakukan dan sudah izin atau belum karena melibatkan orang luar desa. Ketua pemuda desa Elo, Atrius Maloky langsung menuju gedung tersebut diikuti oleh beberapaorang pemuda desa, staf desa, majelis jemaat dan beberapa warga jemaat, imbuhnya.

Sementara itu ketika ditanya salah satu staf desa, Marthen Yakup Saleky kepada Abner Ley dan Yermonce Ley bahwa dapat izin dari siapa? Abner Ley secara spontan menjawab bahwa “Saya yang kasi izin” beberapa saat kemudian tiba-tiba Yenmorce Ley memukul Marthen Yakup Saleky dan langsung terjatuh. Kejadian itu memicu amarah dan warga kemudian membunyikan tiang listrik, ucapnya.

Masa yang mendengar bunyi tiang listrik berkumpul, sehingga terjadi keributan masal. Masa mencoba mendekati gedung tersebut tetapi ada lemparan batu dari arah gedung, maka masa kemudian mundur dan membalas dengan lembaran batu juga. Sehingga keributan masal tidak terelakan, pelemparan batu terjadi dari kedua arah, tegasnya.

Dalam keributan itu, bukan korban hanya Marthen Yakup Saleky saja tetapi ada juga beberapa orang yang menjadi korban dipukul maupun kena lemparan batu. Korban yang dipukul yakni Swingly Belmin yang juga dipukul Yenmorce Ley sehingga luka pada mata kanan. Ifan Tiotor dipukul Ades Ley, dan Johnreksi Tarekar dipukul Yerto Ley. Korban lemparan batu yakni, Econg Unenor memar pada bagian punggung dan Amus Esau Saleky memar pada bagian lutut kanan, tandasnya.

Sebagai akibat dari pemukulan maka keesokan harinya tanggal 17 Nopember 2021 terjadi adu mulut terjadi karena ada larangan mengambil air bak dekat pastori jemaat GPM Elo, oleh Marthen Yakup Saleky untuk kelompok GSJA. Sebab kelompok GSJA ini tidak pernah mendukung program pemerintah desa, bahkan Yermonce Ley dan istrinya tidak terdaftar dalam register desa Elo, ulasnya.

Tetapi atas permintaan pihak kepolisian, Kades memberikan izin untuk kelompok GSJA dapat mengambil air hingga saat ini. Sore hari pukul 15.00 WIT Kades Elo, Maxeminus Tiotor bersama Ketua Majelis Jemaat GPM Elo beserta beberapa pemuda desa menuju gedung gereja tersebut, beberapa yang melihat kemudian membunyikan tiang listrik.

Tetapi hanya beberapa orang saja yang berdatangan ke lokasi, salah satu warga menendang pintu dan membanting gitar serta kursi diluar gedung. Sementara Ketua Majelis Jemaat GPM Elo dan beberapa pemuda yang berada di lokasi kejadian berupaya menghentikan aksi.

Peristiwa itu terjadi karena ketidakpuasan Kades terhadap prilaku yang sudah sangat meresahkan pemerintah, gereja GPM dan pendidikan. Kejadian serupa juga pernah terjadi pada tanggal 31 desember 2018, penyelesaiannya dimediasi oleh Camat dan Kapolsek Mdona Hyera dihadiri oleh Kekla Luang Sermata, Majelis Jemaat GPM Elo, Yenmorce Ley dan Abner Ley. Pernyataan melarang aktifitas kelompok tersebut sampai mengantongi izin resmi terlampir. (VQ)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakor Deteksi Cegah Dini Ciptakan Pilkada MBD Aman dan Kondusif

    Rakor Deteksi Cegah Dini Ciptakan Pilkada MBD Aman dan Kondusif

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) deteksi dini dan cegah dini dalam rangka menciptakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024 yang aman dan kondusif. Kegiatan ini menghadirkan Kepala Badan Intelejen Negara Daerah (KABINDA) Maluku, Harys Doeryo Mahhendro. Bertempat di ruang rapat kantor Bupati MBD, Jumat (22/11/2024). Pjs. Bupati […]

  • KPU Tetapkan Benyamin-Ary Paslon Terpilih Pilkada MBD

    KPU Tetapkan Benyamin-Ary Paslon Terpilih Pilkada MBD

    • calendar_month Senin, 22 Feb 2021
    • account_circle admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), menetapkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Benyamin Thomas Noach, ST dan Drs. Agustinus Lekwarday Kilikily, M.Si (Benyamin-Ary) sebagai paslon terpilih. Pemenang pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) kabupaten MBD tahun 2020. “Maka ditetapkan pasangan calon terpilih dalam pemilihan kepala daerah […]

  • Causeway Dermaga Lakor Rusak Diterjang Gelombang Tinggi

    Causeway Dermaga Lakor Rusak Diterjang Gelombang Tinggi

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2022
    • account_circle admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Lakor, EXPO MBD Causeway dermaga di pulau Lakor, kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), provinsi Maluku rusak diterjang gelombang tinggi pada malam hari, Selasa (22/02) waktu setempat. Dermaga ini merupakan satu-satunya di pulau Lakor, menjadi tempat bersandar Kapal barang, kapal penumpang dan semua armada laut yang menuju pulau Lakor. Hal ini di tulis berdasarkan pantauan langsung […]

  • 2 Terpidana Kasus Pemilu Dieksekusi Ke Lapas Wonreli

    2 Terpidana Kasus Pemilu Dieksekusi Ke Lapas Wonreli

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Kisar, EXPO MBD Tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) yang terdiri dari Kejaksaan, Kepolisian dan Bawaslu melaksanakan eksekusi 2 terpidana tindak pidana pemilu yakni berinisial AU (30) dan Devi (18) ke Lapas Kelas III Wonreli, Senin (01/07/2024). Hal ini disampaikan Koordinator Devisi Sengketa Bawaslu Kabupaten MBD, Anthony Sopacua saat dihubungi […]

  • Kemah Bhakti Pengabdian Kepada Masyarakat dan Alam

    Kemah Bhakti Pengabdian Kepada Masyarakat dan Alam

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
    • account_circle admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Kemah Bhakti Gerakan Pramuka Kwarcab Maluku Barat Daya (MBD) selama tiga hari sejak tanggal 12 Juli hingga 14 Juli 2024 merupakan rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Adhyaksa. Kegiatan ini merupakan wujud pengabdian kepada masyarakat dan alam sekitar, sebagai sarana untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan keterampilan dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan. Hal ini […]

  • DPD PPNI MBD Tidak Pernah Mengundang Kabid Fasyankes

    DPD PPNI MBD Tidak Pernah Mengundang Kabid Fasyankes

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2020
    • account_circle admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Sehubungan dengan pemberitaan media online EXPO MBD tertanggal (03/07) dengan judul sajiannya “Sesama Undangan PPNI, DPRD Usir Kabid Fasyankes”. Maka lewat surat Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasioal Indonesia (PPNI) kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), nomor : 06/DPD.PPNI/K.P/K.S/VII/2020, tertanggal (14/07) perihal klarifikasi pemberitaan. Menyampaikan bahwa DPD PPNI kabupaten MBD dalam acara […]

expand_less