Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » DAK Dihentikan, DLH Belum Siapkan Tiga Dokumen Wajib

DAK Dihentikan, DLH Belum Siapkan Tiga Dokumen Wajib

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2020
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tiakur, EXPO MBD

Sejak tahun 2013 lalu Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diperuntukan untuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) telah dihentikan. Alasannya karena belum menyiapkan tiga prasyarat dokumen wajib. Yakni dokumen Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada), Kawasan Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dan Rencana Pedoman Pengolahan Lingkungan Hidup (RPPLH).

Hal ini disampaikan kepala dinas Lingkungan Hidup kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Dalma Eoh, SP ketika diwawancarai di ruang kerjanya, jumat (17/07). Terhitung sudah tujuh tahun lamanya DLH tidak pernah mendapatkan DAK. Demi untuk mendapatkan kembali DAK yang telah lama hilang itu, DLH menyiapkan anggaran sebesar Rp. 100 juta untuk pembuatan dokumen Jakstrada.

Menurut Dalma begitu sapaan akrabnya, untuk KLHS DLH menyiapkan anggaran sebesar Rp. 200 juta. Kalau RPPLH untuk tahun depan (2021 Red) DLH berencana akan mengusulkan anggaran sebesar Rp. 400 juta. Berharap dokumen wajib ini mestinya disiapkan oleh akademisi, agar tertanggungjawab dengan anggaran yang minim, tandasnya mengakhiri.

Dikatakan Dalma, untuk Jakstrada dan KLHS sudah akan disiapkan dokumennya pada tahun anggaran 2020, sedangkan RPPLH akan disiapkan pada tahun anggaran 2021. Sehingga saat ini tidak dapat dibuat peremajaan atau penambahan karena belum miliki dokumennya.

Ungkap Dalma, Jakstrada merupakan dokumen yang menggambarkan target capaian dan upaya pengelolaan sampah secara kuantitatif yang dilakukan pemerintah daerah sesuai dengan kapasitas dan kemampuan daerah masing-masing.

Tutur Dalma, KLHS merupakan suatu kajian yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah sebelum memberikan izin pengelolaan lahan maupun hutan. Pembuatan KLHS ditujukan untuk memastikan penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan dalam suatu wilayah serta penyusunan kebijakan dan program pemerintah.

Sedangkan terkait dengan RPPLH itu sediri merupakan perencanaan tertulis yang memuat potensi, masalah lingkungan hidup, serta upaya perlindungan dan pengelolaannya dalam kurun waktu tertentu, ulasnya mengakhiri. (VQ)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disdikbud MBD Gelar Cerdas Cermat Tingkat SMP

    Disdikbud MBD Gelar Cerdas Cermat Tingkat SMP

    • calendar_month Jumat, 11 Agt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), lewat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten MBD menggelar kegiatan cerdas cermat tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Peserta kegiatan berasal dari pemenang atau juara 1 (Pertama) lomba cerdas cermat tingkat kecamatan. Pembukaannya berlangsung di aula Kodim 1511/Pulau Moa, Jumat (11/08/2023). Menurut Bupati MBD dalam sambutannya yang dibacakan […]

  • Lantik Bupati dan Wabup MBD, Gubernur Beri “Wejangan”

    Lantik Bupati dan Wabup MBD, Gubernur Beri “Wejangan”

    • calendar_month Senin, 26 Apr 2021
    • account_circle admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Ambon, EXPO MBD Gubernur Maluku, Murad Ismael melantik Benyamin Thomas Noach, ST dan Drs. Agustinus Lewarday Kilikily, M.Si sebagai Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Maluku Barat Daya (MBD) periode 2021-2026, di kantor Gubernur Maluku, senin (26/04). Dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor : 131.81-992 tahun 2021, tanggal 09 April 2021. Gubernur Maluku, […]

  • MBD Kembali Juara 1 LMSI Ketegori Menu Keluarga Provinsi Maluku

    MBD Kembali Juara 1 LMSI Ketegori Menu Keluarga Provinsi Maluku

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Ambon, EXPO MBD Setelah keluar menjadi Juara dan mewakili Provinsi di tingkat nasional tahun 2023, Tim Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) kembali meraih juara 1 (pertama) untuk Lomba Masak Serba Ikan (LMSI) kategori menu keluarga dengan menu ISAKOS (Ikan Saus Kosambi) dan mewakili Provinsi Maluku dalam Lomba Masak Serba Ikan […]

  • 99 Orang Terpapar Covid-19, 2 Meninggal dan 4 Dirawat

    99 Orang Terpapar Covid-19, 2 Meninggal dan 4 Dirawat

    • calendar_month Jumat, 29 Jan 2021
    • account_circle admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Seluruh SKPD kabupaten MBD di Rapidtest Senin (01/02) Tiakur, EXPO MBD Terhitung sudah di kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) ada sebanyak 99 orang yang dinyatakan terpapar Covid-19, 2 orang meninggal dunia dan 4 orang lainnya sampai saat ini masih menjalani perawatan. Ini angka yang cukup besar sehingga perlu diambil langkah, seiring dengan itu juga banyak […]

  • Nus Izach Dorong Pantai Wakarlely Jadi Destinasi Wisata

    Nus Izach Dorong Pantai Wakarlely Jadi Destinasi Wisata

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 508
    • 0Komentar

    Wakarlely, EXPO MBD Pantai Wakarlely diharapkan dapat dikembangkan menjadi salah satu obyek pariwisata yang menarik sekaligus ramah lingkungan. Harapan tersebut disampaikan anggota DPRD MBD asal partai Demokrat, Korinus  Izach kepada media ini saat pembersihan pantai desa Wakarlely, Rabu (26/08/2026) oleh DPC Partai Demokrat MBD. Nus Izach mendorong penataan kawasan pantai yang mengedepankan kebersihan, kenyamanan, dan […]

  • Latupati Moa Angkat Suara Soal Aksi Kimdevits dkk

    Latupati Moa Angkat Suara Soal Aksi Kimdevits dkk

    • calendar_month Rabu, 23 Nov 2022
    • account_circle admin
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Latupati Pulau Moa yakni Izak Markus Kades Patti, Elias Tenggawna Kades Werwaru, Rofinus Lerwanmeru Kades Kaiwatu, Yahya Tamneha Kades Moain, Festus Topurmera Kades Klis, Lowmuster Tetrapoik Kades Tounwawan dan Marnex Tanody Kades Wakarlely. Akhirnya angkat suara soal Aliansi Masyarakat Peduli MBD, Kimdevits Markus dkk untuk aksi demonstrasi maupun di Media Sosial (Medsos). […]

expand_less