Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Daerah » DAK Dihentikan, DLH Belum Siapkan Tiga Dokumen Wajib

DAK Dihentikan, DLH Belum Siapkan Tiga Dokumen Wajib

  • account_circle admin
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2020
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tiakur, EXPO MBD

Sejak tahun 2013 lalu Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diperuntukan untuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) telah dihentikan. Alasannya karena belum menyiapkan tiga prasyarat dokumen wajib. Yakni dokumen Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada), Kawasan Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dan Rencana Pedoman Pengolahan Lingkungan Hidup (RPPLH).

Hal ini disampaikan kepala dinas Lingkungan Hidup kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Dalma Eoh, SP ketika diwawancarai di ruang kerjanya, jumat (17/07). Terhitung sudah tujuh tahun lamanya DLH tidak pernah mendapatkan DAK. Demi untuk mendapatkan kembali DAK yang telah lama hilang itu, DLH menyiapkan anggaran sebesar Rp. 100 juta untuk pembuatan dokumen Jakstrada.

Menurut Dalma begitu sapaan akrabnya, untuk KLHS DLH menyiapkan anggaran sebesar Rp. 200 juta. Kalau RPPLH untuk tahun depan (2021 Red) DLH berencana akan mengusulkan anggaran sebesar Rp. 400 juta. Berharap dokumen wajib ini mestinya disiapkan oleh akademisi, agar tertanggungjawab dengan anggaran yang minim, tandasnya mengakhiri.

Dikatakan Dalma, untuk Jakstrada dan KLHS sudah akan disiapkan dokumennya pada tahun anggaran 2020, sedangkan RPPLH akan disiapkan pada tahun anggaran 2021. Sehingga saat ini tidak dapat dibuat peremajaan atau penambahan karena belum miliki dokumennya.

Ungkap Dalma, Jakstrada merupakan dokumen yang menggambarkan target capaian dan upaya pengelolaan sampah secara kuantitatif yang dilakukan pemerintah daerah sesuai dengan kapasitas dan kemampuan daerah masing-masing.

Tutur Dalma, KLHS merupakan suatu kajian yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah sebelum memberikan izin pengelolaan lahan maupun hutan. Pembuatan KLHS ditujukan untuk memastikan penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan dalam suatu wilayah serta penyusunan kebijakan dan program pemerintah.

Sedangkan terkait dengan RPPLH itu sediri merupakan perencanaan tertulis yang memuat potensi, masalah lingkungan hidup, serta upaya perlindungan dan pengelolaannya dalam kurun waktu tertentu, ulasnya mengakhiri. (VQ)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skakmat di Selatan Negeri, Catur MBD Tumbuh Untuk Indonesia

    Skakmat di Selatan Negeri, Catur MBD Tumbuh Untuk Indonesia

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Ketika senja sore itu tepatnya di Stand Dinas Pariwisata kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), berada di lapangan Kalwedo jantung kota Tiakur, deretan papan catur tersusun rapi. Bukan hanya sekadar permainan papan, catur menjadi simbol harapan. Suasana penuh konsentrasi, tetapi tidak tegang. Sebaliknya, wajah-wajah muda penuh semangat menunjukkan bahwa catur telah menjadi milik […]

  • GMKI Tiakur Imbau Masyarakat Jaga Ketentraman Dan Jangan Golput

    GMKI Tiakur Imbau Masyarakat Jaga Ketentraman Dan Jangan Golput

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2024
    • account_circle admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD PJs Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tiakur, Nusry Meikudy mengimbau seluruh warga Maluku Barat Daya (MBD) untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang akan digelar pada 27 November 2024, Minggu (24/11/2024). Meikudy menegaskan pentingnya partisipasi warga untuk memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan demokratis. “Seluruh masyarakat di Kabupaten […]

  • Bupati Minta Buka Kantor Bea Cukai di MBD ‎

    Bupati Minta Buka Kantor Bea Cukai di MBD ‎

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD ‎Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Benyamin Thomas Noach meminta Bea Cukai buka kantor di MBD. Sebab Kabupaten MBD sebagai daerah perbatasan memiliki potensi besar sekaligus tantangan tersendiri terkait pengawasan dan pengelolaan kepabeanan. Hal ini disampaikan Bupati Noach saat menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Maluku, Sodikin, di ruang kerjanya, Rabu […]

  • Benyamin-Ary “Birokrasi Sedang Sakit Itu Keliru Besar”

    Benyamin-Ary “Birokrasi Sedang Sakit Itu Keliru Besar”

    • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
    • account_circle admin
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Penataan birokrasi di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) sudah dilakukan dengan baik. Dibuktikan dengan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi melalui sistem akuntabilitas kinerja pemerintah yang meningkat dari tahun ke tahun. Sebelum nilainya C kemudian CC dan Tahun 2023 nilainya B. Maka kalau dikatakan birokrasi sedang sakit itu keliru […]

  • Pemkab MBD Sambut Positif Adhyaksa English Competitions

    Pemkab MBD Sambut Positif Adhyaksa English Competitions

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menyambut positif gelaran Adhyaksa English Competition perdana yang digelar Kejaksaan Negeri MBD sebagai langkah strategis mempersiapkan generasi muda untuk sektor pariwisata. Memotivasi siswa meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris sebagai modal menghadapi tantangan global. Hal ini disampaikan Pj. Sekda MBD, Daud Reimialy, ketika diwawancarai wartawan di kantor Kejaksaan […]

  • Manajemen Kapal Cepat Diminta Tinjau Waktu Tiba Moa

    Manajemen Kapal Cepat Diminta Tinjau Waktu Tiba Moa

    • calendar_month Kamis, 20 Apr 2023
    • account_circle admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Kaiwatu, EXPO MBD Manajemen KM. Cantika Lestari 77B atau kapal cepat diminta untuk mengevaluasi waktu tiba dan bongkar muat di Pelabuhan Moa dari Ambon Ibukota Provinsi Maluku. Hal ini disampaikan Warga Kota Tiakur, Jefry Rehiraky, A.Md saat dijumpai media ini pada beberapa waktu lalu. Rehiraky mengungkapkan, ada beberapa pertimbangan teknis yang perlu menjadi perhatian pihak […]

expand_less