Panas! Jelang Musda Golkar MBD, 13 PK Mengaku Siap “Bertarung” Pasang Badan untuk Johand Mose
- account_circle admin
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 286
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tiakur, EXPO MBD
Peta politik menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) kian memanas. Ketegangan terlihat jelas setelah rombongan pengurus dan kader melontarkan pernyataan sikap yang tegas di tengah penundaan agenda Musda.
Dalam sebuah rekaman video yang beredar, perwakilan dari 13 Pimpinan Kecamatan (PK) bersama 3 organisasi pendiri dan didirikan menegaskan komitmen tunggal mereka untuk mengusung Johand Alexius Mose sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Maluku Barat Daya.
Solid Dukung Johand Alexius Mose
Ketua tim pemenangan Marthen Isach Tiwery menyatakan bahwa mereka memegang kendali atas mayoritas suara sah yang ada di Musda.
”Terima kasih, kami dari pimpinan kecamatan ada 13 kecamatan, ditambah dengan organisasi pendiri dan didirikan ada 3 organisasi. Dari total 22 suara pada Musda, kami yang ada ini siap bertarung memenangkan Saudara Johand Alexius Mose sebagai Ketua DPD Golkar MBD,” tegasnya.
Bantah Isu Kemenangan Kandidat Lain
Di tengah klaim dan pemberitaan yang beredar sebelumnya mengenai kemenangan kandidat lain, pihak pendukung Johand Alexius Mose memberikan bantahan keras. Menurut mereka, Musda sendiri sebenarnya belum resmi digelar dan sempat mengalami penundaan.
”Soal pemberitaan-pemberitaan kemarin yang bilang bahwa ada kandidat lain sudah memenangkan, hari ini saya pastikan sebelum pelaksanaan Musda kemarin baru pembukaan dan hari ini kita datang untuk Musda namun ditunda lagi besok hari jam 09.00,” tambahnya.
Siap Melawan Segala Bentuk Pelanggaran Konstitusi Partai
Guna mengawal hak dan aspirasi mereka, pimpinan kecamatan dan organisasi sayap menyatakan tidak akan mundur sedikit pun. Ia menegaskan siap berhadapan dengan siapa saja yang mencoba menghalangi atau bermain di luar koridor aturan partai.
”Dalam kondisi apa pun, kami siap bertarung melewati mekanisme organisasi yang tertuang dalam AD/ART Partai Golkar dan Juklak 02. Kami siap berhadapan dengan siapa pun yang mencoba menghalangi kami di luar konstitusi organisasi. Kami siap melawan sampai kapan pun!” pungkasnya. (exp01)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar