Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » BWS Maluku Bakal Bangun 3 Embung di Moa

BWS Maluku Bakal Bangun 3 Embung di Moa

  • account_circle admin
  • calendar_month Sabtu, 29 Jun 2024
  • visibility 62
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tiakur, EXPO MBD

Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku. Berencana membangun tiga embung lagi di Pulau Moa. Yakni Embung Desa Kaiwatu, Desa Werwaru dan Desa Tounwawan, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Rencana ini telah memasuki tahapan pemeriksaan dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan -Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL), yang dibahas melalui rapat Virtual antara Pemerintah Kabupaten MBD, Pimpinan OPD dan Pimpinan Instansi Vertikal, Kepala BWS Maluku, Camat Moa, 4 Kepala Desa pada Lokasi pembangunan embung serta Tim Konsultan Penyusunan Dokumen UKL-UPL, Kamis (27/6).

Asisten II Setda Kabupaten MBD, Johzes Leunufna mengatakan, menindaklanjuti hasil dialog masyarakat dan Presiden RI, Joko Widodo  beberapa waktu lalu. Maka guna mendorong dan mendukung penanggulangan bencana. Kekeringan masih menjadi masalah utama dalam kehidupan masyarakat termasuk ternak kerbau di Pulau Moa, akibat tidak tersedia air pada kondisi tertentu sepanjang tahun.

Dikatakannya, pembangunan embung dapat digunakan sebagai bangunan konservasi sumber daya air untuk penanggulangan bencana kekeringan di Pulau Moa. Memenuhi kebutuhan air minum ternak kerbau Moa, menjadi kubangan tempat kerbau berendam, serta untuk jangka Panjang dimanfaatkan sebagai sumber air baku.

Lebih lanjut Ia mengatakan, guna menunjang operasional kegiatan pembangunan embung di Pulau Moa. Maka sangat diperlukan suatu aktivitas studi yang mampu memberikan Gambaran secara lebih komprehensif tentang pembahasan dampak lingkungan.

Kegiatan pembangunan embung di Pulau Moa, diperkirakan akan menimbulkan dampak terhadap lingkungan. Sehingga dalam upaya meminimalisasi dampak yang ditimbulkan,  Maka BWS selaku permakarsa telah menyusun dokumen UKL-UPL. Guna mengkaji seluruh dampak pelaksanaan kegiatan dari aspek lingkungan hidup, ungkapnya.

Ada beberapa hal penting yang disampaikan pada rapat tersebut yakni. BWS diminta wajib melaksanakan komitmen pengelolaan dan pemantauan lingkungan sesuai dokumen yang termuat dakam matriks formular UKL/UPL, agar korrdinasi lingkungan tetap terjaga dan dampak yang negative dapat diminimalisir, ujarnya.

Terhadap dampak lingkungan negative yang muncul, maka wajib ditangani atau ditanggulangi oleh pihak pemrakarsa kegiatan, baik pada tahap konstruksi, tahapan operasi dan tahap pasca operasi. Kepada tim teknis pemeriksaan dokumen lingkungan, agar wajib memberikan saran dan masukan baik secara langsung maupun tertulis, ucapnya.

Sehingga dapat ditanggapi oleh pemrakarsa kegiatan, guna perbaikan dan penyempurnaan penyusunan dokumen UKL-UPL kegiatan pembangunan Embung di Pulau Moa. Pada Waktu yang berbeda, ulasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten MBD, Dalma Eoh  mengatakan, dari ke tiga Lokasi embung yang akan di bangun, sesuai hasil rapat pemeriksaan dokumen  tersebut terdapat beberapa kegiatan yang masih terkendala dengan status lokasi lahan, karena masih termasuk dalam kawasan hutan, bukan merupakan lokasi pada Areal Penggunaan Lain (APL).

Oleh karena itu, BWSMB perlu mengurus Izin Pinjam Pakai Kawasan di Kementerian Lingkungan hidup dan Kehutanan RI,  sebelum diterbitkan Persetujuan Izin Lingkungan (PKPLH) oleh pemerintah daerah. Hal ini sesuai ketentuan yg berlaku, karena kegiatan tersebut  wajib memenuhi persyaratan adminstrasi dan substansi, katanya.

Oleh karena itu, keberadaan kegiatan tersebut nantinya, dapat memberikan manfaat dan hasil secara komprehensif dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi kelayakan teknis, ekonomi, sosial dan lingkungan, tuturnya. (Tim)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panen Raya Bawang Lakor “Rubah Batu Karang Jadi Tanah Gembur”

    Panen Raya Bawang Lakor “Rubah Batu Karang Jadi Tanah Gembur”

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Lakor, EXPO MBD Sebuah momentum bersejarah untuk pertama kali terjadi di desa Yamluli, kecamatan Lakor, kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Wakil Bupati MBD, Drs. Agustinus Lekwarday Kilikily, Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten MBD, Rely Loblobly Noach,  Sekda MBD, Drs. A. Siamiloy, M.Si bersama rombongan melaksanakan panen raya bawang merah. Konsep untuk memotivasi masyarakat di pulau […]

  • Cerita Solagratia Jemaat Wakarlely Hingga Puncak HUT Perempuan

    Cerita Solagratia Jemaat Wakarlely Hingga Puncak HUT Perempuan

    • calendar_month Rabu, 5 Mei 2021
    • account_circle admin
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Wakarlely, EXPO MBD Rangkaian kegiatan sederhana penuh hikmat, dikemas menghiasi perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Perempuan ke-53, tanggal 5 Mei 2021. Jalan pagi, senam bersama, lomba kreasi pangan lokal dan tiktok. Menjadikan sumber daya perempuan sektor solagratia jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Wakarlely, Klasis Leti Moa Lakor (Lemola) kreatif sesuai konteks. Hal ini disampaikan ketua […]

  • Wabup MBD Buka Kegiatan PBD Jenjang SD

    Wabup MBD Buka Kegiatan PBD Jenjang SD

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle admin
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Wakil Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Drs. Agustinus L. Kilikily, M.Si hadiri dan membuka secara resmi Kegiatan Perencanaan Berbasis Data (PBD) untuk jenjang Sekolah Dasar di Kabupaten MBD, bertempat di Gedung Serbaguna Tiakur, Rabu, (23/08/2023). Dalam Sambutannya Wakil Bupati menyampaikan Kabupaten MBD melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terus melakukan upaya dan terobosan […]

  • Setelah “Benyamin-Ary” Menyusul “Jodo” dan “Kalwedo”

    Setelah “Benyamin-Ary” Menyusul “Jodo” dan “Kalwedo”

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2020
    • account_circle admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Setelah bakal calon (Balon) pasangan Benyamin Thomas Noach dan Agustinus Lekwarday Kilikily (Benyamin-Ary) dinyatakan diterima oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Maluku Barat Daya (MBD) pada hari pertama, jumat (04/09). Menyusul dinyatakan diterima balon pasangan John N. Leunupun dan Dolfina Markus (Jodo) pada perbaikan di hari kedua, sabtu (05/09). Serta balon pasangan […]

  • Bupati MBD Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

    Bupati MBD Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
    • account_circle admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Benyamin Thomas Noach, ST telah menetapkan status tanggap darurat penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di wilayahnya. Terhintung berlangsung selama 14 hari kalender yakni sejak tanggal 30 Juni hingga 13 Juli 2022. Hal ini dilakukan sebagai upaya penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi […]

  • Pemkab MBD Gelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional

    Pemkab MBD Gelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang berlangsung di halaman kantor Bupati, Senin (04/05/2025). Mengusung tema ”Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”. Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Yafet Lelatobur membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menyampaikan […]

expand_less