Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Ucapan Terima Kasih Perkara Ello Telah Dihentikan

Ucapan Terima Kasih Perkara Ello Telah Dihentikan

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tiakur, EXPO MBD

Perkara yang telah terjadi di desa Ello, kecamatan Mdona Hyera, kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) pada tanggal 6-7 Nopember 2021 lalu, telah selesai secara kekeluargaan dan dihentikan pihak Polres MBD. Berdasarkan kesepakatan damai diantara dua pihak yang bertikai, ditandai dengan adanya penantadatanganan surat pernyataan damai dan pencabutan perkara tanggal 25 Januari 2022.

Hal ini disampaikan Wakapolres MBD, Kompol. Hendrik A. Rumsory dalam jumpa pers yang di gelar di Polres MBD, Kamis (03/01). Dengan adanya penandatanganan surat pernyataan damai dan pencabutan perkara, maka Polres MBD telah menyelesaikan perkara melalui keadilan Restorasi Jastisi. Perkara desa Elo Telah dihentikan penyelidikan maupun penyidikannnya dan mempunyai kekuatan hukum.

Menurut Wakapolres, dengan adanya penyelesaian perkara di desa Ello agar tercipnya situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif. Untuk anggota masyarakat yang bertikai dapat kembali merujuk kehidupan berdampingan yang rukun. Dapat melaksanakan aktifitas dengan rasa aman dan tercipta kondisi kehidupan seperti sedia kala.

Selain itu Ketua Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) wilayah Lemola, Mdona Hyera dan Babar, Pdt. Josias Pera menyampaikan bahwa selaku pimpinan melakukan klarifikasi laporan pada Devisi Propam Mabes Polri. Dimana dalam surat tersebut menerangkan bahwa lambannya penanganan hukum di Polres MBD, dengan adanya konflik masyarakat di desa Ello.

“Saat ini selaku pimpinan GSJA menyampaikan bahwa laporan itu benar kami membuatnya. Itu dilakukan karena kekesalan disertai minimnya pemahaman tentang proses penanganan perkara secara hukum pihak kepolisiaan. Namun setelah mendapat penjelasan yang cukup baik dari Kapolres MBD, AKBP, Dwi Bachtiar Rivai barulah dipahami prosedur penanganan sebuah perkara,” ungkapnya.

Saat ini penanganan perkara sangat baik dan pada akhirnya menemukan solusi terbaik diantara kedua belah pihak yang bertikai di desa Ello, baik pelaku maupun korban. Dimana semua pihak merasa puas dengan penanganan perkara yang dilakukan oleh Polres MBD dan juga Polsek Mdona Hyera, tuturnya.

Ungkapan terima kasih disertai apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolres MBD beserta jajaran, sudah bekerja luar biasa keras menghadapi tantangan di medan tugas yang berat. Tetapi pada akhirnya hasil maksimal diperoleh dengan hasil memuaskan. Ungkapan terima kasih juga kepada Pemerintah Daerah kabupaten MBD yang sudah menolong dan memfasilitasi upaya perdamaian, ucapnya.

Ketua Klasis koordinator GPM di kabupaten MBD sekaligus ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) kabupaten MBD, Pdt. M. M. Timisela menyatakan bahwa konflik masyarakat yang terjadi telah diselesaikan secara kekeluargaan. Karena itu ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten MBD, Polres MBD, Pimpinan Agama, Tokoh Masyarakat, pihak keluarga dan semua yang terlibat.

Ini kesempatan langkah yang pernah diberikan, untuk proses damai alamiah dan semua diajak untuk belajar dari peristiwa ini. Guna membangun suatu sikap hidup yang mencerminkan dan menghadirkan kerukunan antara umat beragama di wialayah MBD. Belajar untuk menghargai satu dengan yang lain dari budaya syolilieta untuk membangun kepercayaan menghadapi masa depan lebih baik, imbuhnya.

Sementara itu, Plt. Kaban Kesbangpol kabupaten MBD, Ari Ezauw menambahkan bahwa masyarakat MBD memiliki kearifan lokal budaya. Kental dengan kultur budaya sejak leluhur datuk-datuk dengan budaya nyolilieta yang dibingkai dalam semboyan MBD yaitu Kalwedo. Nilai religius budaya ini yang selama ini diterapkan dalam menjaga keutuhan dan kerukunan masyarakat MBD.

Lewat budaya ini pula, konflik yang terjadi di desa Ello dapat terselesaikan dengan budaya kearifan local yang terus dijunjung tinggi. Semua ini mari dihargai dan dijaga bersama sebagai orang basudara di MBD. Sehingga tidak mencederai budaya leluhur sejak dahulu. Ucapan terima kasih kepada semua pihak yang sudah boleh menerima semua proses mediasi untuk perdamaian. (VQ)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati MBD Resmi Lapangan Tenis Hery Somantri

    Bupati MBD Resmi Lapangan Tenis Hery Somantri

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Benyamin Thomas Noach menutup Turnamen Tenis Lapangan Beregu Adhyaksa Tahun 2025 yang digelar untuk pertama kalinya di Lapangan Tenis Outdoor Kejari MBD, sekaligus meresmikan Lapangan Tenis Adhyaksa Kejaksaan Negeri MBD, diberi nama Lapangan Tenis Adhyaksa Hery Somantri, Senin (05/05/2025). “Pemberian nama ini untuk mengenang inisiatif yang luar […]

  • Pertama di Masela, SDK Lawawang Tuan Rumah ANBK

    Pertama di Masela, SDK Lawawang Tuan Rumah ANBK

    • calendar_month Minggu, 23 Okt 2022
    • account_circle admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Pertama kali kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dilaksanakan di Kecamatan Pulau Masela, pada Sekolah Dasar Kristen (SDK) Lawawang, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Walaupun sangat disadari bahwa masih terdapat banyak kekurangan, tetapi kiranya dapat memberikan manfaat yang baik untuk bagi perkembangan pendidikan di wilayah ini. Hal ini disampaikan Koordinator Wilayah (Korwil) […]

  • Tangis Bangga Jemaat Wakarlely Lahirkan Pemimpin Gereja

    Tangis Bangga Jemaat Wakarlely Lahirkan Pemimpin Gereja

    • calendar_month Minggu, 12 Sep 2021
    • account_circle admin
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Wakarlely, EXPO MBD Tangis haru jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Wakarlely, Klasis Leti Moa Lakor (Lemola) saat acara serah terima jabatan Ketua Majelis Jemaat (KMJ) dari Pdt. Rosalina Hitipeuw Lerick, S.Si kepada Pdt. Dece Teslatu Mananue, S.Si di gedung gereja Raapsary Wakarlely. Dengan kebanggaan bahwa dari jemaat GPM Wakarlely lahirkan pemimpin gereja. Hal ini disampaikan […]

  • Kajari MBD Launching Rumah Restorative Justice

    Kajari MBD Launching Rumah Restorative Justice

    • calendar_month Senin, 28 Mar 2022
    • account_circle admin
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Maluku Barat Daya (MBD), B. Rudi Hartoko, SH, MH melaksanakan launching Rumah Restorative Justice secara virtual oleh Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku diikuti oleh semua satuan kerja di wilayah Kejaksaan Tinggi Maluku. Pelaksanaan launching ini berlangsung di aula Kejaksaan Negeri MBD, Senin (28/03/2022). Kajari MBD, B. Rudi Hartoko, SH, […]

  • Berkerja Ilegal, Insentif Perawat Tidak Sesuai Standart

    Berkerja Ilegal, Insentif Perawat Tidak Sesuai Standart

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2020
    • account_circle admin
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Sejauh ini hadirnya Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) adalah semata untuk melihat persoalan perawat. Yang mana sesuai dengan regulasinya, insentif yang harus diterima sebulan yakni tiga kali standart Upah Minimum Regional (UMR). Sebagian besar perawat bekerja tanpa Surat Tanda Registrasi Perawat (STRP) […]

  • Rely Noach “Anak Jangan Diberi Makanan Instan”

    Rely Noach “Anak Jangan Diberi Makanan Instan”

    • calendar_month Rabu, 15 Jun 2022
    • account_circle admin
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Orang tua diharapkan tidak memberikan makanan instan bagi anak, sebab masih banyak sekali makanan lokal di kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) yang memiliki nilai gizi tinggi dan dapat disajikan untuk anak-anak. Jangan meracuni anak-anak dengan makanan seperti mie instan yang katanya makanan orang kota. Hal ini disampaikan Bunda PAUD MBD, Rely Loblobly […]

expand_less