Penahbisan dan Peresmian Kantor Klasis GPM Lemola
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 52
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tiakur, EXPO MBD
Kantor Klasis Gereja Protestan Maluku (GPM) Pulau-Pulau Leti Moa Lakor, Kabupaten Maluku Barat Daya, dithabiskan dan diresmikan di Tiakur, Jumat, 25 September 2026. Gedung ini diharapkan menjadi pusat pelayanan, koordinasi, dan pembinaan umat di wilayah Leti, Moa, dan Lakor.
Gedung yang kini resmi digunakan ini memiliki perjalanan pembangunan yang cukup panjang terhitung 11 tahun. Peletakan batu penjuru dilakukan pada September 2015, seiring dengan perpindahan pusat pemerintahan Kabupaten Maluku Barat Daya ke Tiakur.
Ketua Panitia, Daud Reimialy, dalam laporannya menyampaikan pembangunan Kantor Klasis terus berlanjut meski menghadapi berbagai proses dan tantangan. Hingga pada Mei 2025 dibentuk Panitia Penyelesaian dan Pentahbisan untuk menuntaskan pembangunan gedung tersebut.
“Gedung kantor klasis ini dirancang untuk menjadi rumah pelayanan, persekutuan, serta kesaksian bagi seluruh jemaat dan masyarakat sekitar,” ulasnya.
Ketua Umum Majelis Pekerja Harian Sinode GPM, Sacharias Izack Sapulette, memberikan apresiasi kepada seluruh pelayan dan jemaat yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan. Pentahbisan gedung ini disebut bukan sekadar peresmian fisik, tetapi menjadi bagian dari karya pelayanan gereja dalam menjawab kebutuhan umat di wilayah tiga pulau.
Keberadaan kantor klasis ini juga menegaskan komitmen GPM untuk terus menjadi mitra strategis dan kritis bagi pemerintah daerah dalam memajukan pembangunan serta mempercantik tata kota Tiakur sebagai ibu kota Kabupaten Maluku Barat Daya, Ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Thomas Noach, mengatakan keberadaan gedung baru tersebut merupakan wujud komitmen, kerja keras, dan kebersamaan seluruh jemaat serta pelayan Tuhan.
“Gereja merupakan mitra strategis pemerintah, tidak hanya dalam pembangunan spiritual, tetapi juga dalam mendukung pembangunan daerah secara menyeluruh,” ucapnya.
Kehadiran Kantor Klasis GPM Pulau-Pulau Leti Moa Lakor diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada jemaat dan masyarakat, sekaligus memperkuat pembinaan moral, etika, serta spiritualitas umat.
Pemerintah daerah juga berharap sinergi gereja dan pemerintah terus terjaga dalam membangun Kabupaten Maluku Barat Daya, memperkuat toleransi dan perdamaian, serta mendukung penataan Kota Tiakur sebagai ibu kota kabupaten. (exp01)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar