Musda IV Golkar MBD Ricuh, Johand Mose Diklaim Terpilih sebagai Ketua
- account_circle admin
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 552
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tiakur, EXPO MBD
Musyawarah Daerah (Musda) IV DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) berlangsung di tengah dinamika dan kericuhan dalam persidangan. Dalam perkembangan tersebut, Johand Alexius Mose dinyatakan terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten MBD periode 2025–2030 oleh peserta sidang yang mengambil alih jalannya persidangan.
Perwakilan pimpinan sidang sekaligus kader DPD Golkar MBD, Ernie J. Mirpey, dalam keterangan pers, Selasa (22/09/2026) menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader dan simpatisan atas situasi yang terjadi selama pelaksanaan Musda.
Menurut Ernie, persoalan bermula ketika salah satu pimpinan sidang mengetuk palu untuk mengesahkan SK Sipol 2020 pada Paripurna tanpa terlebih dahulu memperoleh persetujuan peserta sidang.
Situasi tersebut kemudian mendorong pimpinan sidang dan peserta Musda untuk mengambil alih jalannya persidangan dan melanjutkan proses sesuai mekanisme organisasi dengan mengacu pada Juklak 02 serta tata tertib Partai Golkar.
Dalam persidangan yang disebut dihadiri 13 pimpinan kecamatan serta organisasi masyarakat pendiri dan didirikan Partai Golkar, peserta kemudian menetapkan Johand Alexius Mose sebagai Ketua Terpilih DPD II Partai Golkar Kabupaten MBD periode 2025–2030.
“Seluruh pimpinan kecamatan dan ormas Golkar se-Kabupaten MBD menyatakan komitmen penuh untuk mengamankan amanat DPP Partai Golkar,” ujar Ernie.
Ia menambahkan, dukungan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat konsolidasi partai menghadapi agenda politik mendatang, termasuk mendukung Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Umar Ali Lessy menuju DPR RI.
Sementara itu, Marthen Izak Tiwery menyatakan keputusan yang diambil secara sepihak sebelumnya dinilai tidak sah karena menurutnya tidak memenuhi ketentuan kuorum persidangan.
Sebaliknya, keputusan yang menetapkan Johand Alexius Mose sebagai Ketua Terpilih disebut mendapat dukungan mayoritas pemilik hak suara yang sah dari tingkat kecamatan.
Dengan demikian, hasil Musda IV DPD Golkar MBD kini menjadi bagian dari dinamika internal partai yang masih memerlukan penegasan melalui mekanisme dan kewenangan organisasi Partai Golkar sesuai ketentuan yang berlaku. (exp01)
- Penulis: admin


Saat ini belum ada komentar