Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Disleksia : Mengenal Lebih Dekat Tantangan dan Solusinya

Disleksia : Mengenal Lebih Dekat Tantangan dan Solusinya

  • account_circle admin
  • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh :

Vensca Miryam Wakim, S. Pd.,Gr.

Mahasiswa Magister Administrasi Pendidikan

Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga

Pendidikan adalah hal yang mendasar dalam kehidupan manusia. Dengan adanya pendidikan seseorang dapat mengembangkan potensi diri yang dimilikinya. Sesuai dengan tujuan dari pendidikan menurut UU Nomor 20 Tahun 2003 bahwa “Pendidikan bertujuan untuk berkembangnya potensi siswa agar menjadi manusia yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”. Jika demikian, maka siswa harus memiliki kemampuan dasar untuk menerima informasi ataupun pengetahuan dalam proses pembelajaran yang baik agar dapat berkembang sesuai harapan orang tua maupun guru.

Salah satu bentuk kemampuan dasar tersebut adalah kemampuan membaca. Dengan membaca maka dapat membantu siswa untuk dapat menerima maupun menggali lebih dalam mengenai informasi ataupun pengetahuan. Hodgson (Tarigan, 2008:7) menjelaskan bahwa “membaca adalah suatu proses yang dilakukan serta dipergunakan oleh pembaca untuk memperoleh pesan yang hendak disampaikan penulis melalui media kata – kata atau bahasa tulis, suatu proses yang menuntut agar kelompok kata yang merupakan suatu satu kesatuan akan terlihat dalam suatu pandangan sekilas dan makna kata – kata secara individual akan dapat diketahui”. Sehingga jika dalam proses mendapatkan pesan dalam membaca tidak terlaksana dengan baik, maka pesan secara tersurat dan tersirat yang diberikan oleh penulis tidak akan dipahami. Apabila siswa mengalami kesulitan dalam membaca, maka proses mendapatkan informasi pun akan ikut terganggu sehingga bisa timbul ketertinggalan dalam proses belajar.

Kesulitan membaca adalah bentuk yang paling umum dari ketidakmampuan belajar. Karena hal ini terkait dengan pemahaman, pengejaan, dan penulisan. Siswa yang mengalami kesulitan membaca biasanya mengalami kesulitan dengan memori kerja, perhatian dan keterampilan organisasi. Dampak dari kesulitan membaca meliputi masalah pembelajaran dikelas, kemampuan untuk berpatrtisipasi dalam komunikasi sosial, perilaku dan tantangan sosial-emosional. Kesulitan membaca ini biasanya disebabkan oleh sebuah gangguan pada syaraf otak. Gangguan ini yang kita kenal dengan Disleksia.

Disleksia adalah sebuah kondisi yang mempengaruhi kemampuan seseorang dalam membaca, menulis, dan mengeja, meskipun memiliki kecerdasan yang normal atau di atas rata-rata. Selain itu orang dengan Disleksia sering mengalami kesulitan dalam membunyikan kata-kata, memahami kata-kata tertulis dan menamai objek dengan cepat (Hulme & Snowling, 2016). Mereka sering kali mengalami kesulitan dalam memproses informasi yang didengar atau dilihat, khususnya yang berkaitan dengan bahasa. Kemudian, Mereka juga memiliki perbedaan dalam memproses informasi bahasa yaitu bagaimana mengambil informasi (input), bagaimana mereka memahami informasi tersebut, mengingatnya dan mengaturnya dalam pikiran mereka (cognitive processing) sehingga menghasilkan tanggapan (response) serta bagaimana mereka menyampaikan tanggapan tersebut (output). Hal ini terjadi karena adanya gangguan dalam fungsi neurologis.

Tanda-tanda umum dari kesulitan membaca meliputi kosakata yang terbatas, ejaan yang buruk, kesulitan dalam pemahaman, kesulitan mengartikan kata-kata, pembalikan dan penggantian serta tantangan dalam pengurutan. Kesulitan membaca seringkali berasal dari masalah mendasar pada kemampuan literasi dasar siswa. Yang mana membutuhkan cakupan dan urutan sistematis yang memperkenalkan setiap keterampilan fonik berkembang dari yang paling sederhana ke yang lebih kompleks menggunakan teks yang terkontrol. Untuk membantu siswa yang memiliki kesulitan membaca ini guru perlu melakukan strategi intervensi membaca pada area kesulitan mereka. Penerapan strategi sangat penting untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan membaca siswa.

Ada beberapa strategi praktis yang telah terbukti dapat membantu siswa mengatasi kesulitan membaca, contohnya membangun kosakata membaca dan terpapar dengan buku secara konsisten dapat mengenalkan siswa pada berbagai macam kata, membaca dengan keras, mengidentifikasi petunjuk konteks, menggunakan teknologi bantuan Text to Speech (TTS) dan alat bantu visual. Selain dengan strategi tersebut, guru juga bisa mencoba beberapa kegiatan untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan membaca. Kegiatan yang dapat dilakukan seperti memodelkan membaca lancar secara lisan, membaca dengan bantuan, membaca lisan terbimbing dan membaca berpasangan. Strategi dan kegiatan yang dilakukan pastinya membutuhkan media untuk membantu mempermudah guru.

Bagi siswa yang mempunyai kesulitan membaca, teknologi dapat menjadi salah satu media yang penting untuk membantu mereka. Buku audio misalnya membantu siswa untuk membaca cerita yang mungkin tidak dapat mereka baca dengan buku tradisional. Alat bantu untuk membaca tidak mahal dan mudah ditemukan karena alat-alat ini dapat diakses pada Komputer, Smartphone dan perangkat digital lainnya. Alat bantu yang bisa digunakan untuk meminimalisir kesulitan membaca adalah Text to Speech (TTS), buku audio dan buku TTS digital, pengenalan karakter optik OCR, alat anotasi, kontrol tampilan, kamus dan tesaurus.

Dengan pemahaman terhadap disleksia itu seperti apa, diharapkan semakin berkurang pula guru yang memiliki stigma negatif, bahwa siswa itu bodoh ketika belum mampu membaca dan menulis. Mengapa demikian, karena selalu ada alasan di balik ketidakmampuan seorang siswa. Mereka hanya perlu bimbingan dan perhatian lebih untuk bisa berkembang. Menyalahkan ketidakmampuan siswa dengan tidak dibarengi dengan pendampingan dari orang tua dan guru, hanya akan membuat siswa tersebut semakin tertekan dan tidak mampu berkembang untuk mengikuti ketertinggalannya dalam pembelajaran. Dengan diagnosis dan penanganan yang tepat, individu dengan disleksia dapat mencapai potensi penuh mereka dan meraih kesuksesan di sekolah dan kehidupan. Perlu diingat bahwa setiap anak itu memiliki keistimewaannya tersendiri. Disleksia bukanlah halangan untuk belajar dan berprestasi. Banyak individu dengan Disleksia telah mencapai kesuksesan dalam berbagai bidang, termasuk sains, seni, dan bisnis.

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kilikily, Usia ke-87 GPM Terus Berkiprah

    Kilikily, Usia ke-87 GPM Terus Berkiprah

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle admin
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Usia ke-87 Tahun Gereja Protestan Maluku (GPM) terus berkiprah meningkatkan kualitas iman kristiani di wilayah Maluku, sekalipun banyak mengalami goncangan dan tantangan hidup. Salah satu contoh, pandemi Covid-19 yang selama 2 tahun terakhir melanda dunia, termasuk Indonesia dan Maluku. Namun tetap dapat dilewati dengan kemurahan Tuhan. Hal ini disampaikan Wakil Bupati Maluku […]

  • IDL Pelaku Pencurian Ditangkap, BS Dalam Pengejaran

    IDL Pelaku Pencurian Ditangkap, BS Dalam Pengejaran

    • calendar_month Sabtu, 3 Apr 2021
    • account_circle admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Satu pelaku pencurian barang di Lima lokasi berbeda di pulau Moa, kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Berinisial IDL (21) berhasil ditangkap gabungan Polsek Serwaru dan Satreskrim Polres MBD, di desa Tomra kecamatan Leti kabupaten MBD, jumat (02/04) pukul 12.30 WIT. Sedangkan satu lagi pelaku pencurian berinisial BS masih dalam pengejaran pihak kepolisian. […]

  • Pasi Ops Kodim Moa Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

    Pasi Ops Kodim Moa Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Perwira Staf Operasi (Pasi Ops) Kodim 1511/Pulau Moa, Kapten Inf Sukamto, mewakili Komandan Kodim 1511/Pulau Moa Letkol Inf Nuriman Siswandi, menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang digelar di halaman Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Maluku Barat Daya, Senin (1/6/2026). Kehadiran Pasi Ops Kodim 1511/Pulau Moa menjadi wujud nyata soliditas […]

  • Wabup Kilikily, Diskusi dan Pelatihan Wirausaha Siapkan Pengusaha Muda

    Wabup Kilikily, Diskusi dan Pelatihan Wirausaha Siapkan Pengusaha Muda

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Kegiatan Diskusi dan Pelatihan Wirausaha menjadi penting untuk dilaksanakan sehingga dapat menyiapkan pengusaha muda yang tangguh di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD). Pemerintah Daerah membutuhkan kontribusi semua pihak dalam memotivasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat betapa pentingnya berwirausaha. Hal ini disampaikan Wakil Bupati MBD, Agustinus Lekwarday Kilikily dalam sambutannya saat membuka kegiatan […]

  • Guru Era Milenial, Antara Harapan dan Kenyataan

    Guru Era Milenial, Antara Harapan dan Kenyataan

    • calendar_month Rabu, 1 Des 2021
    • account_circle admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Oleh : Frejohn berbiru, S.Pd Pendidik SMAN 18 MBD (Bebar Timur) Dengan mengusung tema bergerak dengan hati, pulihkan pendidikan. Hari guru di peringati sebagai ucapan terimah kasih kepada para guru atas jasa mereka dalam memajukan pendidikan. Para guru hendaknya memaknai hari guru sebagai kesempatan merefleksikan jalan panjang, melayani siswa baik secara individu maupun secara kelompok […]

  • Bertugas Kembali Sebagai Bupati, Noach Terima Predikat Tinggi

    Bertugas Kembali Sebagai Bupati, Noach Terima Predikat Tinggi

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
    • account_circle admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Tiakur, EXPO MBD Acara serah terima pelaksanaan tugas Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Drs. Melky Mozes Lohy, MT kepada Bupati MBD, Benyamin Thomas Noach, ST. Kini bertugas kembali sebagai Bupati MBD. Sekaligus penyerahan piagam penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), atas prestasi penyelenggaraan pemerintahan dengan predikat tinggi di MBD. Hal ini […]

expand_less